• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Recoil Sempurna, Kunci Menyelamatkan Nyawa Seseorang Saat Henti Jantung

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 10 Oktober 2025 - 15:48
in Nasional
WhatsApp Image 2025-10-10 at 15.32.20

Kompresi dada dengan teknik recoil sempurna membantu memulihkan sirkulasi darah dan menjadi penentu hidup atau mati pada kasus henti jantung. Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Henti jantung bisa terjadi kapan saja, bahkan pada orang yang tampak sehat. Dalam situasi darurat seperti ini, kemampuan memberikan pertolongan pertama yang tepat sering menjadi penentu hidup atau mati.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Hasjim Hasbullah, Sp.JP, FIHA, AIFO-K,menekankan pentingnya menguasai Bantuan Hidup Dasar (BHD) dengan teknik recoil sempurna.

BacaJuga:

Respons Desakan DPR, Kemenkes Siapkan Pendampingan Medis dan Psikis Santriwati di Pati

Kuota Tetap, Pendaftar Terus Bertambah: Muslim Pro Soroti Urgensi Daftar Haji Lebih Cepat

Perkuat Komitmen ESG, PGN Transformasikan Sampah Plastik Menjadi Produk Bernilai Guna

“Recoil sempurna berarti setiap kali kita menekan dada korban saat melakukan kompresi, setelah tekanan dilepaskan, dada harus dibiarkan kembali mengembang sepenuhnya ke posisi semula sebelum dilakukan tekanan berikutnya,” jelas dr. Hasjim ditemui INDOPOSCO, Selasa (7/10/2025).

“Jadi Anda memompa, Anda membiarkan dadanya mengembang sendiri lagi. Pompa, mengembang, pompa, mengembang, dan terus konsisten, tanpa terputus,” sambungnya.

Kompresi dada yang dilakukan dengan benar, lanjutnya, harus konsisten sampai pasien menunjukkan tanda kesadaran, seperti membuka mata atau mengerang.

“Tujuan kita adalah mengembalikan sirkulasi darah. Begitu sirkulasi kembali, baru pasien layak dipindahkan ke rumah sakit. Jangan buru-buru menggotong pasien ke mobil, karena 15 menit tanpa BHD bisa fatal,” tegasnya.

Selain teknik, dokter yang berpraktik di Siloam Hospitals Lippo Village, Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village, dan Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya itu juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak terjebak mitos pertolongan.

“Masih banyak orang percaya pasien serangan jantung yang sudah siuman harus dikerokin. Itu hoaks. Pada henti jantung, tidak ada istilah dikerokin. Kesalahan kecil seperti ini justru meningkatkan angka kematian,” tambahnya.

Henti jantung memang tidak bisa diprediksi sepenuhnya, tetapi tindakan preventif dan kesiapan masyarakat membuat perbedaan antara hidup dan mati. Kesadaran, disiplin, dan keterampilan pertolongan pertama menjadi investasi nyawa yang tak ternilai. (her)

Tags: Bantuan Hidup DasarBHDjantungkesehatanNyawaRecoilsiloam hospitals

Berita Terkait.

Perempuan
Nasional

Respons Desakan DPR, Kemenkes Siapkan Pendampingan Medis dan Psikis Santriwati di Pati

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:44
Layanan-Haji
Nasional

Kuota Tetap, Pendaftar Terus Bertambah: Muslim Pro Soroti Urgensi Daftar Haji Lebih Cepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:04
Pelatihan
Nasional

Perkuat Komitmen ESG, PGN Transformasikan Sampah Plastik Menjadi Produk Bernilai Guna

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:42
peradi
Nasional

Peradi SAI Dorong Revisi UU Advokat dan Regenerasi Profesi di Era Modern

Sabtu, 9 Mei 2026 - 03:30
dr
Nasional

Cegah Kasus Dokter Meninggal, Menkes Percepat Pemberlakuan Aturan Baru Internsip

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:30
Guru
Nasional

Sebut Negara Pilih Kasih, JPPI Kritik Pembatasan Masa Tugas Guru Non-ASN

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:53

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.