• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Cucunya Jadi Korban, Mahfud MD Kupas Risiko Hukum dalam Program MBG

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 2 Oktober 2025 - 13:25
in Headline
IMG-20251002-WA0065

Ilustrasi - Petugas sedang menyiapkan menu program makan bergizi gratis (MBG). ( Indonesia.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara terkait kasus keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, khususnya di Yogyakarta dimana kedua cucunya turut menjadi korban.

Melalui kanal YouTube pribadinya, Mahfud MD Official, ia menekankan pentingnya perbaikan tata kelola agar program unggulan Presiden tersebut tidak berujung pada persoalan hukum maupun kerugian masyarakat.

BacaJuga:

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Klaim Kantongi Bukti Valid Keterlibatan 41 Nama

Polda Jabar Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Penganiayaan Brutal oleh Taufik Hidayat

Polisi Ringkus Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Majalaya

Menurut Mahfud, semangat Presiden dalam mendorong MBG sangat mulia, namun implementasi di lapangan perlu pengawasan lebih ketat.

“Presiden ingin memberi makan anak-anak, jangan dihalangi. Itu kan bagus sekali, sangat mulia. Tapi ini (kasus keracunan massal) jangan dianggap sepele,” ujar Mahfud dalam tayangan berjudul ‘Bereskan Tata Kelola MBG’, dikutip pada Kamis (2/10/2025).

Mahfud juga menyinggung bahwa selama ini narasi pemerintah cenderung berfokus pada angka penerima manfaat, bukan pada kualitas pelaksanaan.

“Kalau kita lihat, Presiden sering menyebut sudah ada puluhan juta penerima manfaat. Tapi di sisi lain makin banyak korban yang muncul. Kesannya lebih mengejar jumlah (penerima manfaat) daripada memastikan keamanan dan kualitas,” ungkapnya.

Mahfud menekankan bahwa kasus keracunan MBG bisa dibawa ke ranah hukum, baik pidana maupun perdata, jika ada bukti kelalaian atau penyelewengan anggaran.

“Kalau pertanggungjawabannya Rp15.000 per paket, tapi yang sampai ke siswa hanya bernilai Rp7.000–Rp8.000, itu jelas bisa masuk kategori korupsi. Ada selisih yang besar, dan kalau skalanya triliunan, dampaknya juga besar,” tutur tokoh hukum dan politik itu.

Ia menjelaskan, aspek pidana dapat menjerat pihak yang lalai hingga mengakibatkan keracunan meski tanpa korban jiwa. “Kalau menurut ilmu kesehatan, (jika itu) jelas berpotensi beracun tapi masih dipaksakan, itu kan pidana jadinya. Bisa pidana meskipun tidak menimbulkan kematian, (tetapi) menimbulkan kesakitan (keracunan), itu kan bisa (dipidana),” jelasnya.

Selain jalur pidana, Mahfud mengingatkan bahwa penyelesaian bisa dilakukan lewat pendekatan restoratif maupun perdata. “Hukum itu bisa saja ditempuh secara restoratif, yaitu pemakluman (penyelesaian di luar pengadilan dengan cara baik-baik). Tapi kalau ada pihak yang ingin menempuh jalur hukum, bisa juga perdata. Dasarnya Pasal 1365 KUH Perdata tentang perbuatan melawan hukum, yang mewajibkan orang yang melawan hukum itu untuk memberi ganti rugi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mahfud menekankan bahwa program MBG harus segera diperbaiki dari sisi tata kelola, kepastian hukum, hingga standar pelayanan. “Kita harus mulai dari awal. Harus dimaklumi pasti ada masalah, tapi jangan dianggap sepele. Tata kelola, kepastian hukum, dan standar pelayanan harus jelas agar semua nyaman,” tambah Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008–2013 itu. (her)

Tags: Keracunan MassalKeracunan MBGMahfud MDMakan Bergizi Gratismbg

Berita Terkait.

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Klaim Kantongi Bukti Valid Keterlibatan 41 Nama
Headline

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Klaim Kantongi Bukti Valid Keterlibatan 41 Nama

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:15
Polda Jabar Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Penganiayaan Brutal oleh Taufik Hidayat
Headline

Polda Jabar Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Penganiayaan Brutal oleh Taufik Hidayat

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:15
Polisi Ringkus Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Majalaya
Headline

Polisi Ringkus Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Majalaya

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:51
Rudi
Headline

Kapolda Jawa Barat Ungkap Kondisi Terkini Korban Penyekapan di Bandung

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:27
Taufik-Hidayat
Headline

MUI Desak Polisi Segera Ringkus Pelaku Penyekapan di Bandung

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:16
Taufik-Hidayat
Headline

Polisi Tetapkan Taufik Hidayat Tersangka Penganiayaan Brutal di Bandung

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:14

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1314 shares
    Share 526 Tweet 329
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1133 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1098 shares
    Share 439 Tweet 275
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
Jude-bellingham
Olahraga

Hasil Piala Dunia : Jude Bellingham Ungkap Suasana Ruang Ganti Inggris Tidak Ada Drama

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 12:54

INDOPOSCO.ID - Gelandang Timnas Inggris Jude Bellingham menegaskan, suasana ruang ganti tim tetap kondusif meski ditahan imbang Ghana 0-0 pada...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Timnas-Kolombia

Hasil Piala Dunia: Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Amankan Tempat di 32 Besar

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:43
Tuchel

Hasil Piala Dunia : Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:12
Ronaldo

Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:50
Kroasia

Hasil Piala Dunia: Bungkam Panama 1-0, Kroasia Hidupkan Asa ke Fase Gugur

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.