• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Tutup SPPG Bermasalah Imbas Marak Kasus Keracunan MBG

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 26 September 2025 - 09:15
in Nasional
1000301062

Korban keracunan akibat MBG berada di Posko Penanganan di Kantor Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (23/9/2025). Foto: Antara/Abdan Syakura

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) menutup dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai bermasalah dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG), menyusul kasus keracunan makanan akibat menu program tersebut.

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang mengatakan, penutupan terhadap dapur MBG bermasalah itu merupakan bentuk pemberian sanksi setelah muncul kasus keracunan makanan menu MBG di sejumlah wilayah Indonesia.

BacaJuga:

Revitalisasi Pangan Lokal Jadi Sorotan, DPR Minta Peran Bulog Dievaluasi

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Menangkap Pergeseran Dunia

“Hari ini, sudah kita keluarkan surat kepada semua dapur yang kemarin bermasalah dimulai karena yang paling banyak di bulan September, kita tutup,” kata Nanik S. Deyang di Jakarta dikutip, Jumat (26/9/2025).

Penghentian operasional dapur MBG yang tidak memberikan jaminan nilai gizi itu bakal dilakukan hingga menantikan investigasi selesai. Upaya investigasi yang dilakukan meliputi pemeriksaan sampel makanan, inspeksi dapur MBG hingga penanganan korban keracunan.

“Per hari ini, yang tadinya cuma sekedar tutup sementara, kita tutup (SPPG) dalam batas waktu yang tidak ditentukan,” ujar Nanik S. Deyang.

Di sisi lain, mencegah kasus keracunan makanan program MBG bakal dilakukan verifikasi ulang syarat SPPG. Syarat bagi penyedia makanan diperketat dalam proses pemeriksaan ulang dilakukan oleh BGN.

“Kemudian persyaratan sekarang kita perketat dalam verifikasi ini, semua harus berdasarkan petunjuk teknis (juknis),” ucap Nanik.

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengatakan, tren kasus keracunan akibat menu makanan program makan bergizi gratis mengalami kenaikan belakang ini. Berdasar data dikantonginya tercatat ada seribu kasus keracunan makanan selama sepekan terakhir.

“Hanya dalam waktu 7 hari korban keracunan MBG bertambah 1.092 kasus,” ucap Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji terpisah dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

“Per 14 September 2025 ditemukan 5.360 kasus keracunan MBG. Per 21 September 2025 kasus bertambah menjadi 6.452 kasus,” tambahnya.

Kasus keracunan MBG terbaru terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Korbannya tembus 842 orang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari tiga kejadian sejak Senin (22/9/2025) hingga Rabu (24/9/2025), yaitu di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas. (dan)

Tags: keracunanmbgSPPG

Berita Terkait.

jagung
Nasional

Revitalisasi Pangan Lokal Jadi Sorotan, DPR Minta Peran Bulog Dievaluasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:08
Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:21

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    4791 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1453 shares
    Share 581 Tweet 363
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1532 shares
    Share 613 Tweet 383
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.