• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa Dorong Giat Menyusui dalam Bingkai Budaya Nusantara

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 26 Agustus 2025 - 22:42
in Nasional
dd

Memperingati Pekan Menyusui Sedunia 2025, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menggelar seminar bertema "Prioritaskan Menyusui: Ciptakan Sistem Pendukung yang Berkelanjutan," di Sasana Budaya Gedung Philanthropy, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2025). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Memperingati Pekan Menyusui Sedunia 2025, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa akan menggelar seminar bertema “Prioritaskan Menyusui: Ciptakan Sistem Pendukung yang Berkelanjutan.”

Seminar ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif serta bagaimana menciptakan sistem pendukung yang berkelanjutan agar para ibu dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayi mereka tanpa kendala.

BacaJuga:

Gen Z Jadi Kunci Bonus Demografi, Wamen Isyana Minta Duta Genre Tebar Dampak Nyata

Gempur Penyelundupan Rp27 Miliar, Bea Cukai Sita 30 Kontainer Beras-Garam Ilegal dan Ribuan Ballpress

KIP Kuliah Diperkuat, Mendiktisaintek Sampaikan Tambahan Anggaran Rp1,267 Triliun

Acara ini berlangsung pada hari Selasa, 26 Agustus 2025, di Sasana Budaya Gedung Philanthropy, Jakarta Selatan. Seminar ini menghadirkan Andi Makmur Maka dan Yudi Latif selaku Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika, dr. Lovely Daisy, MKM., selaku Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes RI, dr. Asti Praborini selaku Dokter Spesialis Anak Konsultan Laktasi sekaligus relawan LKC Dompet Dhuafa, Nia Umar, S.SOS,. selaku Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia, dr. Yeni Purnamasari, MKM., selaku General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa.

Tri Estriani selaku Bendahara & Operasional Yayasan Dompet Dhuafa Republika dalam sambutannya mengatakan, “Dompet Dhuafa melalui LKC sejak tahun 2010 hingga 2025 terus memberikan program pendampingan ASI Eksklusif dan memberikan dampak yang nyata. Pada data terbaru di tahun 2023 hingga 2025 LKC Dompet Dhuafa mendampingi ibu hamil dan menyusui pada jenis tiga program yang pertama melalui program Kawasan sehat, lalu program ibu dan anak serta bidan untuk negeri”.

“Pada perkembangan program dan sasaran dalam memberikan aksi ekseklusif menujukan perkembangan yang patut di apresiasi pada tahun 2023 tercapai berada di angka 70% kemudian meningkat signifikan menjadi 83% ditahun 2024 dan 2025”, tambah Tri Estriani.

Sementara itu dr. Lovely Daisy MKM., mengatakan “Tantangan dalam mendorong kapasitas Ibu menyusui yang harus diatasi segera mulai dari kurangnya pengetahuan para ibu, keluarga tentang bahwa ASI ibu yang terbaik untuk anak dan juga turut serta peran keluarga. Kemudian ada faktor sosial budaya atau juga masih dengan mitos-mitos yang belum benar sumber informasinya”.

“Maka itu dukungan keluarga dan lingkungan sangat penting dalam peran ibu serta ASI yang dihasilkan. Dukungan juga penting hadir dari sang suami yang merupakan keluarga terdekat serta termasuk lingkungan kerja. Maka itu peran lingkungan kerja juga harus memperhatikan dan mendorong terciptanya zona nyaman bagi ibu-ibu menyusui maupun dalam memproduksi ASI”, ujar dr.Lovely Daisy MKM.

Seminar dengan membahas berbagai isu penting seputar menyusui eksklusif. Di antaranya adalah peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan menyusui, serta bagaimana akses terhadap fasilitas kesehatan yang terjangkau dapat mendukung ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Selain itu, acara ini juga akan mengangkat tantangan yang dihadapi oleh penggiat ASI di lapangan, termasuk kendala yang sering kali muncul dalam proses menyusui.

Yudi Latif dalam diskusinya mengatakan,”Pola pemberian ASI yang benar dapat menentukan perilaku kesehatan yang baik sehingga secara keseluruhan bagi kita bisa meningkatkan kualitas manusia dan kesehatan masyarakat”.

Selanjutnya Nia Umar juga mendorong peran ASI karena ASI merupkan blueprint anak untuk masa depan. Prioritaskan menyusui untuk membangun sistem lingkungan berkelanjutan, sehingga pondasi akan kesehatan sudah terbangun dari awal”.

Disisi lain dr. Asti Praborini mengatakan, “Memberikan ASI secara langsung dapat menimbulkan hormon cinta dari Ibu kepada anak. Selain itu ASI mendorong tumbuh kembang anak secara sehat dan kuat”.

Acara ini juga akan memperkenalkan budaya lokal Banten, khususnya budaya Baduy, yang memiliki praktik menyusui yang sangat erat dengan tradisi mereka. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam mengembangkan budaya menyusui di Indonesia. Seminar ini turut mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang telah diterapkan, seperti Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2012 tentang pemberian ASI eksklusif, serta UU Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak, yang menekankan pentingnya hak ibu dan anak dalam proses menyusui.

Tentang Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (32 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR. Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) dan memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan-ketentuan lainnya. (adv)

Tags: Budaya NusantaraDompet DhuafaLayanan Kesehatan Cuma-Cumamenyusui

Berita Terkait.

isyana
Nasional

Gen Z Jadi Kunci Bonus Demografi, Wamen Isyana Minta Duta Genre Tebar Dampak Nyata

Selasa, 22 September 2026 - 14:04
bc2
Nasional

Gempur Penyelundupan Rp27 Miliar, Bea Cukai Sita 30 Kontainer Beras-Garam Ilegal dan Ribuan Ballpress

Selasa, 22 September 2026 - 12:42
brian
Nasional

KIP Kuliah Diperkuat, Mendiktisaintek Sampaikan Tambahan Anggaran Rp1,267 Triliun

Selasa, 22 September 2026 - 12:32
rafly
Nasional

Menteri Ekraf dan PANDI Dorong Aksara Nusantara Masuk Ruang Digital, Targetkan Nilai Ekonomi Baru

Selasa, 22 September 2026 - 12:22
brahma
Nasional

Gugat UU DKJ ke MK, Pemuda Betawi Pertanyakan Kejelasan Lembaga Adat

Selasa, 22 September 2026 - 12:02
maman
Nasional

Jadi Pencipta Solusi, Menteri UMKM Dorong Mahasiswa Bangun Usaha dengan 3 Prinsip

Selasa, 22 September 2026 - 11:31

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5539 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.