• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gubernur Banten Andra Soni: Memperkuat Ketahanan Pangan Diawali Dari Membangun Desa

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 25 Juni 2025 - 21:21
in Nusantara
andra

Andra Soni usai menyaksikan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman Pelaksanaan Program Jaksa Garda Desa Untuk Memperkuat Ketahanan Pangan di Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. (humas Pemprov Banten)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, untuk memperkuat ketahanan pangan diawali dari membangun desa. Ketahanan merupakan sebuah keniscayaan yang harus menjadi prioritas.

Hal itu diungkap Andra Soni usai menyaksikan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman Pelaksanaan Program Jaksa Garda Desa Untuk Memperkuat Ketahanan Pangan di Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Rabu (25/6/2025).

BacaJuga:

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

MoU melibatkan empat Pemerintah Daerah (Pemda) bersama Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, PT Pupuk Indonesia (Persero), Universitas Telkom Indonesia, Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas) Indonesia, dan Bank BRI.

MoU itu terkait metode pola tanam untuk memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Banten yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kabupaten Serang, Pemerintah Kabupaten Lebak, dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dengan mengoptimalkan lahan milik desa. Di lahan Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang ditanami bawang merah, cabai merah, dan cabai keriting dengan menggunakan pola tanam yang modern berbasis teknologi artificial intelligence (AI). Metode itu akan dimassifkan ke sekitar 1.200 desa yang ada di Provinsi Banten.

Andra Soni meyakini, program ini akan membawa dampak yang cukup signifikan dalam memperkokoh ketahanan pangan di Provinsi Banten. Apalagi dalam pelaksanaan program ini semua pihak terkait terlibat dari mulai hulu sampai hilir.

“Memperkuat ketahanan pangan dari desa ini juga merupakan implementasi dari Asta Cita keenam Presiden Prabowo terkait dengan membangun dari desa. Andra Soni menilai ketahanan pangan merupakan sebuah keniscayaan yang harus menjadi prioritas dan Presiden Prabowo sudah membuktikan itu,” tegasnya.

“Saya melihat seluruh Lembaga, kementrian, TNI/Polri sampai daerah semua ikut andil dalam mensukseskan program ketahanan pangan ini,” tambah Andra Soni.

Dikatakan, di Kabupaten Lebak dengan luas hampir sepertiga wilayah Provinsi Banten, banyak lahan yang nantinya bisa dioptimalkan. Hal serupa juga pada lahan – lahan yang ada di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Tangerang.

“Dengan kolaborasi dan koordinasi kuat yang dibangun, saya yakin program ini akan berkesinambungan dan berkelanjutan. Dimana pada akhirnya nanti akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, JAM-Intel Kejagung RI Reda Manthovani mengatakan, program itu sengaja diluncurkan di Provinsi Banten karena Provinsi Banten ini mempunyai kesan tersendiri bagi dirinya. Selain itu potensi pertanian di Provinsi Banten juga cukup tinggi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. “Potensi itu harus dioptimalkan agar masyarakat semakin berdaya, perekonomian meningkat dan kesejahteraan terwujud,” ucapnya.

“Setelah dari Banten ini kita akan launching juga di daerah lainnya. Tergantung daerah mana yang sudah siap, dengan formula yang kita terapkan ini. Sehingga kita targetkan tahun 2025 ini semua daerah bisa menerapkan pola ini,” tambah Reda.

Sementara Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menambahkan, program itu melibatkan banyak pihak. Hal itu akan mempercepat Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan.

“Jadi ini setali tiga uang. Selain desanya berdaya, juga memastikan bahan baku MBG tersedia di Provinsi Banten tanpa ada kendala,” jelasnya. (yas)

Tags: Andra SonidesaGubernur BantenKetahanan Pangan

Berita Terkait.

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Nusantara

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:33
LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi
Nusantara

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05
Andra-Soni
Nusantara

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:48
karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:11
gempa
Nusantara

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5287 shares
    Share 2115 Tweet 1322
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1536 shares
    Share 614 Tweet 384
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1542 shares
    Share 617 Tweet 386
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.