• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

DPR Tolak Pendekatan Militeristik jadi Solusi untuk Anak “Nakal”

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 2 Mei 2025 - 14:54
in Headline
tawuran

Ilustrasi - Tawuran antarpelajar. Foto : Antara/Dhoni Setiawan.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wacana Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi yang akan memasukan anak-anak nakal atau bermasalah ke barak militer terus menuai penolakan dari sejumlah Anggota DPR RI. Pasalnya mengatasi problem tersebut tidak serta merta bisa diselesaikan melalui jalur pendidikan militer.

Menurut Anggota Komisi X Ledia Hanifa, pendekatan disiplin bisa dilakukan dengan pendekatan yang lebih mendalam dan menyeluruh sebab-musababnya.

BacaJuga:

Di Balik Tragedi Truk Jalan Raya: Saat Nyawa Rakyat Digadaikan demi Efisiensi Logistik

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Untuk itu Anggota DPR RI dari Fraksi PKS itu menekankan bahwa salah satu hal utama yang harus dilihat adalah peran orang dewasa di sekitar anak.

“Kita lihat begini, anak disebut nakal tentu karena dia sudah melanggar peraturan yang ada. Ada banyak sebabnya, kita harus lihat sebabnya,” ujar Ledia kepada wartawan, ikutip Jumat (2/10/2025).

“Pertama, apakah orang dewasa di sekitarnya, orang dewasa yang dalam pandangan dan pantaunya, itu memberikan contoh teladan yang baik. Kalau yang tidak memberikan contoh, memang pasti mereka meniru orang-orang yang tidak bisa menjadi contoh yang baik,” smabungnya.

Selain itu, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat I itu menegaskan pentingnya komunikasi antara sekolah, keluarga, dan pihak-pihak terkait. “Yang kedua tentu harus dibincang dengan kedua orang tuanya, apa masalahnya, sampai anak-anak melakukan hal-hal tersebut. Ketiga, dibincang dengan sekolahnya, apa yang terjadi. Hal-hal seperti ini harus didialogkan terlebih dahulu,” sebutnya.

Ia menilai, perlu dialog untuk memastikan persoalan-persoalan yang ada. “Supaya dengan demikian kita punya, katakanlah obatnya dari penyakit. Kan didiagnosa dulu ya, penyakit apa gitu. Dapat, oh ini ternyata persoalannya A, B, C, jadi lebih tepat,” ucapnya.

Ledia juga menolak anggapan bahwa semua masalah perilaku anak harus diselesaikan dengan pendekatan militeristik. “Tidak semua persoalan anak-anak yang dipandang nakal itu cukup diselesaikan dengan pendidikan militer. Tidak, belum tentu. Karenanya itu harus dilihat, kemudian juga harus dipastikan bahwa ekosistem pendidikan kita bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dalam pandangannya, ekosistem pendidikan harus melibatkan semua pihak sesuai dengan konsep yang sudah lama digaungkan oleh Ki Hajar Dewantara. “Ki Hajar Dewantara sudah mengingatkan tiga elemen. Yang pertama adalah sekolah, yang kedua orang tua, yang ketiga lingkungan. Lingkungan itu termasuk masyarakat di lingkungan sekolah, di sekitar rumahnya, termasuk juga pemerintah daerah punya tanggung jawab untuk itu,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Ledia mengajak semua pihak untuk introspeksi dan berperan aktif dalam menyelesaikan akar permasalahan anak. “Jadi ayo saja semua melakukan tugasnya masing-masing, memperbaiki, menggali lebih dalam akar persoalan-persoalan itu,” pungkasnya. (dil)

Tags: anakDPRmiliternakal

Berita Terkait.

Truk
Headline

Di Balik Tragedi Truk Jalan Raya: Saat Nyawa Rakyat Digadaikan demi Efisiensi Logistik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:49
Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan
Headline

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:40
Assaat
Headline

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:47
Silmi-Karim
Headline

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27
Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2434 shares
    Share 974 Tweet 609
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1990 shares
    Share 796 Tweet 498
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1943 shares
    Share 777 Tweet 486
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2611 shares
    Share 1044 Tweet 653
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1360 shares
    Share 544 Tweet 340
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.