• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Festival Solo Menari 2025, Ajang Tumbuhnya Inovasi Seni Budaya dan Ekonomi Kreatif

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 30 April 2025 - 15:20
in Nusantara
nari

Kota Surakarta kembali menyelenggarakan Festival Solo Menari 2025 yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Tari Dunia bertema “Daun Menari”. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kota Surakarta kembali memukau publik dengan penyelenggaraan Festival Solo Menari 2025 yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Tari Dunia. Bertema “Daun Menari”, festival ini tidak hanya merayakan keindahan seni tari, namun juga membawa pesan kuat tentang pelestarian alam, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan ekonomi kreatif.

Lebih dari 2 ribu penari tampil di berbagai titik di Kota Solo, dengan panggung utama berlokasi di Balai Kota Surakarta. Acara ini menampilkan 60 kelompok tari dari berbagai kota di Indonesia, serta menyuguhkan kegiatan edukatif seperti Jelajah Daun, berbagai workshop kreatif, sarasehan seni, dan pasar festival usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

BacaJuga:

Update Gempa Pangandaran M 5,3, Getaran Susulan Berulang Hingga Pagi Ini

Riset Turun ke Lapangan, Bomberay-Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan

Groundbreaking Kantor DPD RI Banten, Ketua: Perkuat Jalur Aspirasi Daerah ke Pusat

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, pada Minggu (27/4/2025), dalam sambutannya menyampaikan, Solo Menari bukan hanya perayaan estetika tari, tetapi juga refleksi mendalam akan pentingnya menjaga kelestarian alam melalui seni.

“Tema ‘Daun Menari’ merupakan refleksi tentang hubungan antara alam dan seni. Melalui gerak tari yang penuh makna, kita diingatkan untuk menjaga kelestarian alam sebagai warisan bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Astrid menekankan kegiatan ini menjadi ajang pengembangan kreativitas masyarakat sekaligus media promosi pariwisata Kota Solo. Ia juga menyoroti peran seni tari sebagai kekuatan dalam ekonomi kreatif.

“Seni tari bukan sekadar ekspresi budaya, tetapi juga model sosial yang mampu mendongkrak sektor ekonomi kreatif. Ini adalah tanggung jawab kita sebagai Kota Kreatif United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) di bidang seni dan kerajinan untuk terus melestarikan budaya serta menjadikannya daya tarik wisata nasional dan internasional,” tambahnya.

Festival ini mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Agustin Peranginangin, Direktur Utama Badan Otorita Borobudur yang hadir mewakili Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan kebanggaannya karena Solo Menari kembali masuk dalam 110 besar Karisma Event Nusantara (KEN) 2025, untuk ketiga kalinya berturut-turut.

“Solo Menari membuktikan diri sebagai event budaya yang berkualitas dan konsisten. Ini berkat kolaborasi pentahelix antara komunitas, pelaku seni, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang terlibat,” ujar Agustin.

Ia juga menyampaikan bahwa event seperti ini menjadi bagian penting dalam pencapaian target nasional pariwisata tahun 2025, yakni 1,08 miliar pergerakan wisatawan nusantara, 16 juta kunjungan wisatawan mancanegara, dan kontribusi sektor pariwisata sebesar 4,6 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

“Tarian bukan hanya ekspresi seni. Ia adalah media untuk membangun karakter bangsa, memperkuat persatuan, dan menjadikan budaya sebagai motor penggerak pembangunan pariwisata berkelanjutan,” ucap Agustin.

Dengan melibatkan pelaku seni dari berbagai daerah dan latar belakang, Solo Menari 2025 berhasil menampilkan keragaman budaya Indonesia sebagai kekuatan yang luar biasa.

Sebagai bagian dari kalender tahunan yang selalu dinanti, Solo Menari 2025 kembali membuktikan bahwa Kota Surakarta bukan hanya panggung seni tradisi, tetapi juga ruang tumbuhnya inovasi dan ekonomi kreatif yang mendunia.

Ajang Aksi Seni dan Tari

Hampir dua ribu penari berpartisipasi mensukseskan ajang Solo Menari 2025, para penari tersebut menampilkan berbagai aksi dan seni tari di sejumlah titik Kota Solo, mulai dari pentas tari, pemutaran film, hingga diskusi.

Rangkaian acara Solo Menari 2025 kali ini dimulai dengan “Jelajah Daun” yang digelar di Taman Balekambang Solo. Jelajah Daun adalah sebuah petualangan botani yang mengajak para peserta untuk mengenal potensi tumbuhan dari berbagai perspektif, seperti kreativitas, kesehatan, dan kuliner. Acara ini memadukan pengetahuan, sains, budaya, dan gaya hidup.

Dalam acara ini, peserta diajak untuk mengikuti berbagai workshop yang menarik, seperti “Inside Flow Gold Teacher” dengan Dian Oetrip, workshop tari “Solah Bowo”, serta workshop menggambar dan bercerita dengan media tulang daun.

Selain itu, ada juga workshop “Tegalland” yang berfokus pada pembuatan ramuan daun herbal, serta workshop “Zjumbuh” yang mengajarkan cara membuat dupa aroma terapi. Selain itu, peserta dapat mengikuti workshop Ecoprint dan “Kreasi Janur” bersama Sigit Paripurno. Acara ini ditutup dengan jamuan daun, yang menawarkan makanan dan minuman vegan yang sehat.

Menjelang siang, acara dilanjutkan di Pendhapi Gede, Bali Kota Solo dengan menggelar Sarasehan Film dan Tari. Tema yang diangkat dalam sarasehan ini adalah “Film sebagai Media Alternatif Ruang Presentasi Seni Pertunjukan Tari”. Acara ini menghadirkan beberapa pemateri, antara lain Hari Suryanto, M. Raudy Gathmyr, Muhammad Farid, Arda Muhlisiun, dan Danu Murti.

Memasuki agenda utama dari rangkaian kegiatan Solo Menari 2025, berlokasi di Koridor Ngarsopuro Mangkunegaran acara dimulai dengan sambutan dari Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani sekaligus menyatakan event Solo Menari 2025 secara resmi dibuka, selanjutnya Direktur Utama Badan Otorita Borobudur Agustin Paranginangin menyampaikan sambutan serta penyerahan Piagam KEN kepada Pemerintah Kota Solo sebagai penyelenggara kegiatan.

Acara dilanjutkan dengan pagelaran tari massal yang melibatkan 500 penari dari berbagai sanggar, komunitas, dan masyarakat umum di Solo dan seluruh Nusantara.

Puncak acara Solo Menari 2025 dipusatkan di area Balai Kota Solo, diikuti sekitar 60 grup tari menampilkan, para penari pertunjukkan tarian estetik yang memadukan kekayaan tradisi dengan nilai-nilai ekologi. Malam puncak juga dimeriahkan dengan special performance penyanyi Keroncong kelahiran Solo, Sruti Respati yang berkolaborasi dengan para penari.

Tumbuhkan Ekonomi Kreatif
Solo Menari 2025 masuk dalam KEN Kementerian Pariwisata. Gebyar Solo Menari diharapkan memberikan dampak ekonomi positif terutama bagi pelaku UMKM lokal serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Solo.

Sambil menikmati pertunjukan, pengunjung juga bisa menjelajahi Pasar Festival yang ada di halaman Balai Kota Solo. Di sini, komunitas crafting, fesyen, artisan, serta UMKM akan memamerkan produk-produk kreatif mereka.

Di pasar Festival ini, pengunjung dapat membeli cenderamata atau sekedar menikmati karya-karya unik yang ditawarkan sambil menunggu pertunjukan atau acara berikutnya.

“Sebagaimana kita ketahui, sektor ekonomi kreatif mempunyai peran yang sangat besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan memajukan perekonomian daerah. Karena itu, mari kita terus mengelola dan mengembangkan kreatifitas seni tari sebagai bagian kekuatan ekonomi kreatif kita,” ujar Astrid.

Direktur Program Solo Menari 2025, Heru Mataya menyatakan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Solo Menari 2025.

“Kami sangat bangga, tahun ini bukan hanya menjadi ruang ekspresi seni, tapi juga ruang refleksi akan peran kita sebagai manusia dalam menjaga keseimbangan alam. Tema Daun Menari benar-benar hidup dalam tiap gerakan para penari,” jelasnya.

Dengan keberhasilannya tahun ini, Solo Menari makin menegaskan diri sebagai salah satu festival budaya unggulan di Indonesia yang tidak hanya menampilkan keindahan seni, tetapi juga mengajak masyarakat untuk hidup lebih selaras dengan alam. (ibs)

Tags: Festival Solo MenariHari Tari DuniaKarisma Event NusantaraSeni BudayaSolo Menari 2025surakarta

Berita Terkait.

Update Gempa Pangandaran M 5,3, Getaran Susulan Berulang Hingga Pagi Ini
Nusantara

Update Gempa Pangandaran M 5,3, Getaran Susulan Berulang Hingga Pagi Ini

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:15
Riset Turun ke Lapangan, Bomberay-Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan
Nusantara

Riset Turun ke Lapangan, Bomberay-Tomage Jadi Titik Awal Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:33
Ground-Breaking
Nusantara

Groundbreaking Kantor DPD RI Banten, Ketua: Perkuat Jalur Aspirasi Daerah ke Pusat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:26
Rotan
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 99,5 Ton Rotan Ilegal, Lindungi Industri Mebel dan UMKM Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:05
bc
Nusantara

Bea Cukai dan Satgaspam Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika Melalui Bandara Juanda

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:48
kmp
Nusantara

328 Korban Sudah Ditemukan, Operasi Pencarian KMP Mutiara Sentosa II Resmi Berakhir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:25

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2110 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1780 shares
    Share 712 Tweet 445
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1639 shares
    Share 656 Tweet 410
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.