• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hindari Kekerasan Perempuan dan Anak di Pilkada 2024, Polri Upaya Penguatan Preventif

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 19 November 2024 - 13:13
in Nasional
anakk

Ilustrasi - Pihak kepolisian memberikan trauma healing kepada anak-anak yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki belum lama ini. Foto: Dok. Polri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deklarasi Pilkada Damai 2024 yang digagas oleh Polri, Bawaslu RI, dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bertujuan untuk menciptakan proses pemilihan kepala daerah yang aman, adil, dan bebas dari diskriminasi, khususnya terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan lainnya.

Direktur Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Brigjen Pol Desy Andriani menegaskan deklarasi dan sosialisasi merupakan tindakan preventif. Ia berharap kejadian diskriminasi tidak terjadi selama penyelenggaraan Pilkada serentak.

BacaJuga:

Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak

Kasus K3 Kemnaker Diselimuti Dugaan ‘Budaya Lama’, Terdakwa Ungkap Sisi Lain

KASBI Soroti Deretan Masalah Klasik yang Belenggu Kaum Buruh

“Tapi kalau pun nanti (diskriminasi) tidak bisa diingkari, kami di kepolisian juga mendorong para crossline Babinkamtibmas dan semua di lapangan agar langkah-langkah preventif ini segera dilakukan, agar tidak masuk ke ranah penindakan hukum,” kata Desy dalam keterangannya seperti dikutip, Selasa (19/11/2024).

Polri menegaskan komitmennya untuk sensitif terhadap isu-isu gender, sesuai kode etik profesi mereka. Perempuan, anak, disabilitas, dan kelompok rentan lainnya menjadi prioritas dalam perlindungan selama proses Pilkada.

“Karena kami juga diatur dengan kode etik profesi Polri, agar anggota Polri juga concern tentang responsif dan sensitif gender,” tutur Desy.

Kasus yang merugikan perempuan dan anak akan mendapatkan penanganan yang serius untuk menjamin keadilan.

“Kita memastikan hak-hak perempuan dan anak dan kelompok rentan lainnya, khususnya para saudara kita disabilitas agar terlayani dengan baik. Itu komitmen kita semuanya,” tambahnya.

Deklarasi ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan proses Pilkada berlangsung damai tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong kesetaraan dan keadilan gender di Indonesia. Kampanye ini sekaligus menunjukkan bahwa penyelenggaraan demokrasi harus melibatkan perlindungan terhadap kelompok rentan untuk menciptakan proses yang inklusif dan berintegritas. (her)

Tags: Kekerasan Perempuan dan AnakPenguatan Preventifpilkada 2024

Berita Terkait.

Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak
Nasional

Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:03
Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas
Nasional

Kasus K3 Kemnaker Diselimuti Dugaan ‘Budaya Lama’, Terdakwa Ungkap Sisi Lain

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:31
KASBI Soroti Deretan Masalah Klasik yang Belenggu Kaum Buruh
Nasional

KASBI Soroti Deretan Masalah Klasik yang Belenggu Kaum Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:31
Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak
Nasional

Puluhan Ribu Kasus Campak Tercatat, 21 KLB Terjadi di Awal 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:16
Prabowo Hadir di Perayaan May Day, OPSI: Daycare Itu Amanat UU Tapi Implementasinya Belum Ada
Nasional

Prabowo Hadir di Perayaan May Day, OPSI: Daycare Itu Amanat UU Tapi Implementasinya Belum Ada

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:35
Hari Buruh 2026, DPR Dorong Pemerintah Bentuk Satgas PHK yang Pernah Dijanjikan Setahun Lalu
Nasional

Hari Buruh 2026, DPR Dorong Pemerintah Bentuk Satgas PHK yang Pernah Dijanjikan Setahun Lalu

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:06

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2557 shares
    Share 1023 Tweet 639
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1558 shares
    Share 623 Tweet 390
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.