INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto hadir dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2 tahun terakhir. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar mengatakan, kehadiran Presiden harus menjadi momentum mewujudkan kesejahteraan buruh.
“Pak Prabowo 2 tahun terakhir hadir dalam peringatan May Day, yakni 2025 dan 2026. Ini harus bisa mewujudkan kesejahteraan buruh,” ungkap Timboel melalui gawai, Jumat (1/5/2026).
Ia menuturkan, kesejahteraan buruh meliputi upah kerja, jaminan sosial hingga kepastian kerja. Sementara saat ini buruh dihadapkan dengan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan upah murah serta sistem kerja outsourcing. “Kehadiran pak Prabowo di May Day harus bisa menyelesaikan itu,” ucapnya.
Terkait tuntutan Daycare (penitipan anak), dikatakan Timboel telah diatur dalam undang-undang (UU). Bahwa, seribu hari pertama pascakelahiran menjadi amanah UU.
“Kalau Daycare itu ada, sudah diatur dalam UU 4/2023 Tentang KIA (Kesejahteraan Ibu dan Anak),” ungkapnya.
“Kalau bicara regulasinya sudah ada, tapi implementasinya belum ada. Dan itu harusnya disediakan oleh pemerintah dan perusahaan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut semestinya menjadi pemerintah. Dengan mengalokasikan anggaran dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). (nas)











