• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mutu Belajar Siswa RI Terpuruk, P2G Soroti Rendahnya Literasi dan Numerasi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 4 Mei 2026 - 12:22
in Nasional
siswa

Para siswa sekolah SD Kramat Pela 07, Jakarta Selatan saat mengikuti kegiatan pembelajaran di dalam kelas pada Senin (30/3/2026). Foto: Dok Humas Kemendikdasmen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyoroti rendahnya kompetensi literasi dan numerasi siswa Indonesia yang berada jauh di bawah rata-rata dunia, merujuk pada data PISA 2022.

Pada aspek numerasi, siswa Indonesia meraih skor 366 (rata-rata dunia 472); pada aspek literasi meraih skor 359 (rata-rata dunia 476); dan pada aspek sains meraih skor 383 (rata-rata dunia 485).

BacaJuga:

Sekjen AMKI: Organisasi Besar Dibangun dengan Semangat Kebersamaan 

79 Persen Mahasiswa Sudah Bekerja, Lulus UT Langsung Terserap Dunia Kerja

Kemendikdasmen: Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler Terus Bertambah

“Bahkan untuk bidang literasi, pada 2022 Indonesia alami skor terendah sepanjang sejarah keikutsertaan PISA. Pertama ikut tahun 2000 kita meraih skor 371, tahun 2022 malah nyungsep menjadi 359, rasanya sangat mengkhawatirkan dan memilukan,” kritik Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim dalam refleksi Hari Pendidikan Nasional 2026, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk jenjang SMA/sederajat dan SMP/sederajat juga rendah (2026). Untuk SMA, potret mutu hasil belajar anak-anak sangat rendah, tergambar dari nilai rata-rata pelajaran Bahasa Indonesia 55,38, bahasa Inggris 24,93, Matematika 36,10. Untuk pelajaran IPS seperti Ekonomi 31,68 dan IPA seperti Fisika 37,65.

Rendahnya mutu hasil belajar akan memperburuk kualitas sumber daya manusia Indonesia, menurunkan daya saing, produktivitas angkatan kerja di masa mendatang termasuk PDB, seperti laporan Bank Dunia.

Bank Dunia dalam Human Capital Indeks (2020), memproyeksikan anak-anak Indonesia yang lahir 2020-an hanya mampu menggunakan potensi produktivitasnya sebesar 54 persen pada 2038 nanti, jauh di bawah Singapura sebesar 88 persen, dan rata-rata dunia 56 persen.

Posisi Indonesia juga di bawah Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Kondisi ini menghambat cita-cita menuju Generasi Emas 2045. Buruknya kemampuan literasi dan numerasi anak-anak Indonesia, secara ekonomi dapat menyebabkan potential loss kurun waktu 2025-2029 sampai 1.123,4 triliun.

P2G menyebut fenomena rendahnya literasi dan numerasi di tengah gencarnya program MBG sebagai cikal bakal “generasi paradoks”. Menurutnya, fisik yang sehat dari asupan gizi akan menjadi sia-sia jika tidak dibarengi dengan kemampuan siswa dalam mencerna informasi dan mengolah angka.

“Jangan sampai menuju 2045, anak-anak kita badannya sehat karena MBG, tapi nalarnya rusak karena tidak mampu memahami apa yang dibaca dan lemah dalam memahami atau menghitung angka-angka, ini generasi paradoks namanya,” imbuh Satriwan. (dan)

Tags: pendidikansekolahsiswa

Berita Terkait.

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Nasional

Sekjen AMKI: Organisasi Besar Dibangun dengan Semangat Kebersamaan 

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:47
Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Nasional

79 Persen Mahasiswa Sudah Bekerja, Lulus UT Langsung Terserap Dunia Kerja

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:01
Kemendikdasmen: Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler Terus Bertambah
Nasional

Kemendikdasmen: Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Reguler Terus Bertambah

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:31
Tak Perlu Datang Pagi ke Kantah, Masyarakat Kini Bisa Booking Antrean Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku
Nasional

Tak Perlu Datang Pagi ke Kantah, Masyarakat Kini Bisa Booking Antrean Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:01
DPR Pertanyakan Eksekusi Putusan Rp18 Triliun terhadap Korporasi Penyebab Karhutla
Nasional

DPR Pertanyakan Eksekusi Putusan Rp18 Triliun terhadap Korporasi Penyebab Karhutla

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:41
Harita Nickel Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, ESG dan Efisiensi Jadi Prioritas
Ekonomi

Harita Nickel Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, ESG dan Efisiensi Jadi Prioritas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:05

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
Konsep Otomatis
Olahraga

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Maroko Noussair Mazraoui menegaskan, bahwa timnya bukan lagi sekadar tim kejutan di Piala Dunia 2026, melainkan...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.