• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak

Nasuha Editor Nasuha
Jumat, 1 Mei 2026 - 23:03
in Nasional
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada puncak peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada puncak peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 kembali menjadi panggung penting bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan arah kebijakan sekaligus membaca denyut hubungan antara buruh dan pengusaha. Dalam momen yang selalu sarat sensitivitas itu, pidato presiden dinilai bukan sekadar seremoni, melainkan manuver komunikasi yang penuh perhitungan.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio melihat bahwa pidato Prabowo kali ini menunjukkan upaya menjaga keseimbangan dua kepentingan besar dalam ekonomi nasional. Menurutnya, Hari Buruh bukan hanya milik pekerja, tetapi juga menjadi perhatian serius bagi kalangan pengusaha.

BacaJuga:

Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

Guru Diusulkan Jadi Profesi Setara Dokter, Komisi X: Reformasi Besar di RUU Sisdiknas

DPR: Program “Bedah Rumah” Instrumen Penting Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

“Jadi di hari buruh itu, attention-nya atau pusat perhatiannya bukan hanya di buruh, tapi para pengusaha juga menyaksikan dan mendengarkan poin-poin pesan dalam sambutan yang disampaikan oleh presiden,” ujar Hensa sapaan Hendri Satrio melalui gawai, Jumat (1/5/2026).

Hensa menilai, setiap presiden selalu berada dalam posisi yang tidak mudah. Terlalu condong ke satu sisi berisiko menimbulkan reaksi dari pihak lain. Dalam konteks ekonomi, keseimbangan menjadi kunci.

“Dua-duanya ini elemen penting dalam ekonomi Indonesia. Kalau terlalu berpihak kepada buruh, pengusaha bisa quote-unquote, lari, kabur aja dulu. Terlalu berpihak kepada pengusaha, buruhnya marah,” jelas Hensa.

Dalam pidato tersebut, Prabowo dinilai berhasil memainkan peran itu dengan cukup hati-hati. Ia menyampaikan sejumlah isu yang dekat dengan kepentingan pekerja, mulai dari perlindungan hak, perhatian terhadap pengemudi ojek online (ojol), hingga gagasan penyediaan hunian bagi buruh.

Namun, di saat yang sama, pesan yang disampaikan tidak menempatkan pengusaha sebagai pihak yang berseberangan. Justru sebaliknya, presiden mengajak publik untuk tidak memusuhi kelompok pemilik modal.

“Di sisi yang lain dia (Prabowo) mengatakan, kita tidak boleh benci terhadap pengusaha, kita tidak boleh benci sama orang kaya, dan ini menurut saya adalah hal yang baik,” tutur founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Meski narasi dinilai seimbang, Hensa mengingatkan bahwa kekuatan pidato tidak berhenti pada kata-kata. Publik, lanjut Hensa, kini menaruh perhatian pada langkah konkret setelahnya.

“Tapi dalam setiap sambutan, dalam setiap pidato, tantangannya satu, follow-up-nya bagaimana? Bakal dilaksanakan enggak? Instruksi-instruksi presiden saat beliau menyampaikan taklimat atau pidato, atau sambutan, atau pesan komunikasinya? Kita tunggu aja,” tambahnya. (her)

Tags: buruhHari BuruhHendri SatrioHensaMay DayPrabowopresidenPresiden Prabowo

Berita Terkait.

Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum
Nasional

Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:57
asih
Nasional

Guru Diusulkan Jadi Profesi Setara Dokter, Komisi X: Reformasi Besar di RUU Sisdiknas

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:18
sari
Nasional

DPR: Program “Bedah Rumah” Instrumen Penting Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:07
eati
Nasional

Soroti Hardiknas, Komisi X DPR Minta Kaji Ulang Penghapusan Prodi Keguruan

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:06
ispo
Nasional

Sertifikasi ISPO Tingkatkan Daya Saing Sawit Petani di Pasar Dunia

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:05
Grup-PHI
Nasional

PHI Zona 10 Rayakan Kartini dengan Edukasi Kesehatan dan Penguatan Peran Perempuan

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:14

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3629 shares
    Share 1452 Tweet 907
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1287 shares
    Share 515 Tweet 322
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2566 shares
    Share 1026 Tweet 642
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.