• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bawaslu Gelar Simulasi Pengawasan Pemungutan Pilkada 2024, Memastikan Adanya Potensi Kerawanan di TPS

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 19 November 2024 - 21:46
in Nasional
Bawaslu menggelar simulasi pengawasan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). (Dilianto / indopos.co.id, Indoposco)

Bawaslu menggelar simulasi pengawasan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). (Dilianto / indopos.co.id, Indoposco)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia mengungkapkan adanya puluhan potensi kerawanan yang akan terjadi saat pelaksanaan pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Untuk memastikan hal itu, menurut Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, maka pihaknya menggelar acara Konsolidasi Nasional bersama jajarannya dengan melakukan simulasi pengawasan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada.

BacaJuga:

Putusan MK soal Kuota Internet Hangus, YLKI Desak Komdigi, Operator dan KPPU Tindak Lanjuti

Pasar Diminta Tenang, Purbaya Pastikan Transisi Gubernur BI Berjalan Mulus

Kemendukbangga dan Kemendikdasmen Sinergikan Peran Keluarga Bagun Generasi Emas 2045

“Kami mencatat kerawanan, totalnya ada 30-an permasalahan yang kemungkinan terjadi di TPS. Sekarang lagi disimulasikan kira-kira kesalahannya apa saja yang kemungkinan terjadi di TPS,” kata Bagja di sela acara simulasi yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (19/11/2024).

Berdasarkan pengamatan Indopos.co.id dan Indoposco, simulasi ini layaknya pemilihan yang terjadi di TPS, yang terdiri dari masyarakat pemilik hak suara, anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara), saksi-saksi dari calon kepala daerah, bilik suara dan kertas penghitungan suara atau Form C Hasil.

Rahmat Bagja pun menjabarkan sejumlah potensi kerawanan di TPS. “Yaitu, TPS yang tidak ramah disabilitas. Kemudian, apakah ada salah pengertian antara daftar pemilih pindahan, daftar pemilih tambahan, bagaimana yang kita temukan di formulir nya. Kemudian juga pada saat keterlambatan. Kenapa? Biasanya salah satunya persiapan dari KPPS yang kurang cepat di awal,” ungkap Bagja.

Kerawanan lainnya, ujar Bagja, saat penghitungan suara. “Di awal itu kan semua suara-suara yang masuk ke TPS dihitung kembali sebelum pembukaan TPS. Kerawanannya apa ada kehilangan satu atau bagaimana itu kemungkinan terjadi di TPS saja,” ucapnya.

Kemudian, kata Bagja, ada kerawanan yang tidak mempunyai KTP tapi pakai namanya biodata. “Biodata itu sekarang kan tidak tersosialisasikan dengan baik. Oleh sebab itu, tolong teman-teman KPU, mensosialisasikan biodata itu bentuknya seperti apa, kalau tidak ada KTP elektronik atau yang belum memiliki KTP elektronik, tapi sudah perekaman itu ada biodata, itu diperbolehkan,” terang Bagja.

“Nah, biodata itu yang kemudian harus ditunjukkan kepada KPPS,” sambung Bagja.

Diluar dari kerawanan di TPS, lanjut Bagja, pihaknya berharap agar tidak ada politik uang. Ia pun menegaskan, hal itu bisa berujung pada pidana.

“Politik uang saat ini dari waktu ke waktu menjadi hal yang paling rawan. Kami berharap dari semua tim kampanye, tim pasangan calon untuk tidak melakukan ini. Dan masyarakat juga jangan meminta politik uang,” tuturnya.

“Karena UU Pilkada jelas menyatakan baik yang memberi dan menerima itu di pidana, yaitu pidana Pilkada,” pungkasnya menambahkan. (dil)

Tags: Bawaslupilkada 2024Potensi Kerawanan di TPSSimulasi Pencoblosan

Berita Terkait.

Putusan MK soal Kuota Internet Hangus, YLKI Desak Komdigi, Operator dan KPPU Tindak Lanjuti
Nasional

Putusan MK soal Kuota Internet Hangus, YLKI Desak Komdigi, Operator dan KPPU Tindak Lanjuti

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:39
Pasar Diminta Tenang, Purbaya Pastikan Transisi Gubernur BI Berjalan Mulus
Nasional

Pasar Diminta Tenang, Purbaya Pastikan Transisi Gubernur BI Berjalan Mulus

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:00
Kemendukbangga dan Kemendikdasmen Sinergikan Peran Keluarga Bagun Generasi Emas 2045
Nasional

Kemendukbangga dan Kemendikdasmen Sinergikan Peran Keluarga Bagun Generasi Emas 2045

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:09
ice
Nasional

ICE Institute Percepat Transformasi Pembelajaran Digital, Ribuan Mahasiswa Nikmati Kampus Tanpa Batas

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:40
dody
Nasional

KPU Jakarta Soroti Dua “Gap” Pengaturan Lembaga Survei dalam WAPOR Asia Pacific

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:23
bowo
Nasional

Pengamat Lempar Sindiran “Londo Ireng”: Jangan Sedikit-Sedikit Pengkritik Dicap Antek Asing

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:12

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1434 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1382 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3022 shares
    Share 1209 Tweet 756
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.