• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kemenlu Ungkap 3 Kendala Evakuasi WNI dari Lebanon

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 8 Oktober 2024 - 13:09
in Headline
Kerusakan bangunan di Beirut Lebanonakibat serangan Israel. (Instagram/@aljazeeraenglish)

Kerusakan bangunan di Beirut Lebanonakibat serangan Israel. (Instagram/@aljazeeraenglish)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI telah melakukan, evakuasi sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Lebanon setelah eskalasi perang meningkat di wilayah tersebut. Total ada 65 WNI sudah dievakuasi sejak KBRI Beirut menetapkan siaga satu pada 4 Agustus 2024.

Terbaru ada 40 WNI dan satu warga negara asing dievakuasi dari Lebanon. Mereka telah tiba di Indonesia pada, Senin (7/10/2024). Jumlah itu sudah termasuk dari total WNI yang telah dipindahkan ke tempat aman.

BacaJuga:

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

3 Jurus Baru JKN Diluncurkan, BPJS Watch: Jangan Reformasi Cuma Ganti Nama Masalah

Tersangka Korupsi MBG Bertambah, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha mengatakan, proses evakuasi WNI dilakukan melalui jalur darat yang kompleks dan panjang.

“(Evakuasi) dari Beirut menuju Damaskus, kemudian ke Yaman dan kita terbangkan ke Indonesia,” kata Judha Nugraha di Jakarta dikutip, Selasa (8/10/2024).

Ia mengemukakan, beragam kendala yang dihadapi ketika melakukan proses penyelamatan para WNI dari Lebanon. Salah satunya, sebagaian WNI masih memilih bertahan di wilayah itu.

“Kesulitan yang dihadapi, pertama dari sisi tadi warga negara kita banyak yang masih memilih untuk tetap tinggal di Lebanon,” ujar Judha.

“Yang ini, tentu kami sangat-sangat imbau agar dapat ikut evakuasi, jangan menunggu situasi menjadi semakin chaotik,” tambahnya.

Kedua, dari 65 WNI yang sudah dievakuasi ternyata ada warga Indonesia tercatat melakukan pelanggaran keimigrasian. Sehingga memerlukan proses waktu mengurus hal tersebut dari otoritas imigrasi Lebanon.

“Berkat kerja sama yang baik, dengan KBRI Beirut mereka yang melakukan pelanggaran keimigrasian tetapi, diizinkan untuk ikut proses evakuasi,” ucap Judha.

Kendala ketiga, jalur darat yang dilalui tim evakuasi para WNI merupakan target penyerangan dari militer Israel. Hal tersebut membuat keselamatan warga Indonesia terancam.

“Pada saat gelombang terakhir melewati jalur tersebut menjadi sasaran serangan Israel, sehingga jalur darat terutama di perbatasan Masnaa (Lebanon) putus saat ini,” imbuh Judha.

Israel menyerang Lebanon sejak 16 September 2024. Mereka berdalih melancarkan serangan mengincar kelompok milisi Hizbullah. Situasi tersebut telah menyebabkan banyak korban jiwa. (dan)

Tags: evakuasi WNIkemenluLebanonwni

Berita Terkait.

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus
Headline

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:57
Jumat Bersih ala Penghulu, GEMAH Jadi Bekal Ekoteologi hingga Pelayanan Nikah Modern
Headline

3 Jurus Baru JKN Diluncurkan, BPJS Watch: Jangan Reformasi Cuma Ganti Nama Masalah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:31
Syarief-Sulaeman-Nahdi
Headline

Tersangka Korupsi MBG Bertambah, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:46
Analisis
Headline

Indonesia Punya Laboratorium Uji Cesium Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:06
Aparat
Headline

Kawal Demo di Monas hingga DPR, Polres Jakpus Kerahkan 3.099 Personel

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:04
SPBU
Headline

DPR Soroti Kenaikan Pertamax, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:41

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.