• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Posyandu Berdikari Lapas Kelas IIA Tangerang Diresmikan Sebagai Simbol Kepedulian Pemasyarakatan Mengatasi Stunting

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 26 Agustus 2024 - 12:55
in Nasional
Ketua Umum Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS) yang juga Duta Anti Stunting Pemasyarakatan, Anna Reynhard Silitonga meresmikan Posyandu Ibu dan Balita Berdikari 03 di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang yang menjadi pilot project kepedulian pemasyarakatan di wilayah Banten, Senin (26/8/2024). Foto: Sumber R Ginting/indopos.co.id

Ketua Umum Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS) yang juga Duta Anti Stunting Pemasyarakatan, Anna Reynhard Silitonga meresmikan Posyandu Ibu dan Balita Berdikari 03 di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang yang menjadi pilot project kepedulian pemasyarakatan di wilayah Banten, Senin (26/8/2024). Foto: Sumber R Ginting/indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS) yang juga Duta Anti Stunting Pemasyarakatan, Anna Reynhard Silitonga meresmikan Posyandu Ibu dan Balita Berdikari 03 di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang yang menjadi pilot project kepedulian pemasyarakatan di wilayah Banten , Senin (26/8/2024). Selain meresmikan Posyandu Ibu dan Balita, Anna Reynhard juga memberikan peralatan Posyandu.

Dalam sambutannya, Anna mengatakan bahwa pembangunan Posyandu Ibu dan Balita Berdikari 03 di Banten ini merupakan pemenuhan gizi pada anak dalam rangka mewujudkan generasi bangsa yang unggul dan berkualitas untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang merupakan bagian dari program penanganan stuntin nasional.

BacaJuga:

Wamendagri Ribka Sambut 65 Pelajar Papua, Dorong Pendidikan Jadi Jalan Meretas Masa Depan

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

BNPP RI Kembali Raih WTP, Jadi yang ke-12 Berturut-turut untuk Laporan Keuangan 2025

“Dalam program ini, pemasyarakatan memiliki tanggung jawab untuk memastikan pencegahan dan penanganan stunting bagi anak bawaan narapidana perempuan yang berada di Lapas/Rutan. Untuk itulah, Direktur Jenderal Pemasyarakatan mengusung program pembentukan Posyandu Ibu dan Balita sebagai upaya pencegahan dan penanganan Stunting di lingkungan Pemasyarakatan,” tutur Anna kepada Indopos.co.id.

Dia mengatakan Ditjen Pemasyarakatan melihat bahwa potensi keberadaan Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS) sangat strategis untuk mendukung program tersebut karena melalui peran perempuan pemasyarakatan, baik petugas perempuan maupun istri petugas pemasyarakatan dalam mengatasi persoalan stunting ini.

“Dengan menggandeng PIPAS maka pencegahan dan penanganan Stunting khususnya di lingkungan Pemasyarakatan semakin masif, karena dapat menyasar putra putri petugas Pemasyarakatan sekaligus anak dari warga binaan perempuan,” ujar Ketua Umum PIPAS.

Maka dia berharap seluruh pihak dan stakeholder endukung terwujudnya Posyandu penanganan stunting khususnya di wilayah pemasyarakatan Banten.

Sementara Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Banten, Dodot Adikoeswanto menyatakan dengan diresmikannya Posyandu Ibu dan Balita Berdikari 03, pihaknya berharap seluruh Kepala Unit Pelaksana teknis Lapas/ Rutan/ LPKA di Banten makin berkomitmen mensukseskan program Pemasyarakatan Zero Stunting dengan melakukan hal yang serupa di lapas atau rutannya.

“Kegiatan posyandu sebagai salah satu upaya untuk memudahkan masyarakat terutama warga binaan yang hamil atau mempunyai anak titipan dalam memperoleh pelayanan kesehatan,” tuturnya.

Dikatakan, pencegahan stunting menyasar berbagai penyebab langsung dan tidak langsung yang memerlukan kerjasama dan koordinasi lintas sektor di seluruh tngkatan pemerintah, swasta dan dunia usaha serta masyarakat.

“Karena itu strategi dan kebijakan percepatan pencegahan stunting harus diselaraskan dengan sasaran World Health Assembly (WHA) 2025,” cetusnya.

Dalam kesempatan itu, Dodot juga mengingatkan bahaya stunting bagi generasi berikutnya.

“Studi Bank Dunia menunjukkan bahwa kerugian akibat stunting dan kekurangan gizi akan berdampak pada pengurangan sedikitnya 3 persen Produk Domestik Bruto (PDB) sebuah negara. Namun investasi pada intervensi gizi adalah kunci yang akan membentuk masa depan bangsa. Satu dolar yang diinvestasikan pada program gizi, dapat menghasilkan keuntungan berpuluh kali lipat di masa mendatang,” ujar Dodot. (gin)

Tags: lapasLapas Perempuan Kelas IIA TangerangPemasyarakatanPosyandu Berdikaristunting

Berita Terkait.

Wamendagri Ribka Sambut 65 Pelajar Papua, Dorong Pendidikan Jadi Jalan Meretas Masa Depan
Nasional

Wamendagri Ribka Sambut 65 Pelajar Papua, Dorong Pendidikan Jadi Jalan Meretas Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:18
Rakor
Nasional

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:07
WTP
Nasional

BNPP RI Kembali Raih WTP, Jadi yang ke-12 Berturut-turut untuk Laporan Keuangan 2025

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:07
GIIAS-2026
Nasional

Fasilitas dari Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran GIIAS 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:06
saham
Nasional

Pemerintah Pacu Reformasi Pasar Modal, Likuiditas hingga Tata Kelola Jadi Sorotan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:03
ahy
Nasional

AHY Tegaskan Ketahanan Air Jadi Prioritas Utama Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:22

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.