• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pegi Bantah Bunuh Vina dan Eky : Ini Fitnah, Saya Rela Mati

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 26 Mei 2024 - 14:31
in Headline
Pegi-Setiawan-3-co

Tampang Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan, tersangka utama dalam kasus pembunuhan Vina dan Rizky alias Ekky di Cirebon pada tahun 2016 di Polda Jabar. Foto: Dok Polda Jabar.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan, tersangka utama dalam kasus pembunuhan Vina dan Rizky alias Ekky di Cirebon pada tahun 2016, menunjukkan perlawanan saat dihadirkan dalam acara konferensi pers di kantor Ditreskrimum Polda Jawa Barat.

Ia membantah tuduhan telah melakukan pembunuhan terhadap kedua korban tersebut.

BacaJuga:

Six UNIFIL Peacekeepers Killed in Lebanon, Indonesian Troops Suffer Highest Casualties

Total 6 Pasukan UNIFIL Gugur di Lebanon, Prajurit TNI Jadi Korban Terbanyak

Indonesian Soldier Killed, House Urges UN to Review Protection of UNIFIL Troops

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo, bersama Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, terlebih dahulu memberikan rilis kepada media massa.

Mereka juga menjawab sejumlah pertanyaan dari media. Namun, setelah sesi konferensi pers selesai, tiba-tiba Pegi Setiawan mengangkat tangan dan meminta waktu untuk berbicara.

Para jurnalis segera merespons permintaan tersebut dan menanyakan apa yang ingin disampaikannya. “Izinkan saya berbicara, izinkan saya berbicara,” kata Pegi kepada awak media massa.

“Apa yang ingin Anda sampaikan, Pegi?,” balas awak media.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham, sempat menyampaikan kepada media bahwa keterangan atau hak pelaku dapat diungkapkan di persidangan.

“Hak tersangka (berbicara) nanti di pengadilan,” kata beliau.

Namun, Pegi tetap bersikeras ingin menyampaikan keterangannya.

“Saya tidak melakukan pembunuhan,” ungkapnya.

Pegi Setiawan bersikukuh bahwa ia tidak melakukan pembunuhan.

“Saya tidak kenal saksi, saya rela mati,” katanya.

Pegi pun langsung digiring menuju ruangan kantor yang lain. Ia terus berbicara kepada awak media bahwa dirinya bukan seorang pembunuh.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan dan perkosaan yang menimpa Vina dan temannya, Eky, di Cirebon pada 2016 silam kembali viral.

Hal ini terjadi seiring dengan tayangnya film berjudul ‘Vina: Sebelum 7 Hari’. Film bergenre horor tersebut mendapat sorotan luas karena adanya tiga pelaku yang buron selama delapan tahun. Setelah kasus itu kembali viral, polisi kemudian menangkap salah satu DPO yang bernama Pegi.

Pegi ditangkap di Bandung pada Selasa (23/5/2024) malam setelah buron selama delapan tahun. Kuasa hukum Pegi, Sugianti Iriani, sebelumnya menyatakan akan mengajukan praperadilan untuk kliennya. Langkah itu diambil setelah pengajuan penangguhan penahanan terhadap Pegi ditolak oleh polisi.

“Kami sudah mengajukan penangguhan penahanan, tetapi ditolak. Kami akan mengupayakan langkah lain dengan melakukan praperadilan,’ kata Sugianti, Sabtu (25/5/2024).

Sugianti pun menyebutkan, sejumlah kejanggalan terlihat sejak penggeledahan yang dilakukan oleh polisi di rumah Pegi pada 2016 silam. Saat itu, polisi menyita dua sepeda motor yang terdapat di rumah Pegi. Namun, setelah itu tidak ada proses hukum lanjutan terhadap Pegi. Sugianti menyatakan, jika Pegi bersalah, semestinya polisi sudah menangkap Pegi pada 2016 silam.

“Kalau polisi yakin Pegi ini pelaku pembunuhan Vina, kenapa tidak diproses langsung pada 2016? Kenapa baru dilakukan penangkapan setelah kasus ini viral lagi,” tukasnya.

Menyikapi penangkapan Pegi, pihak keluarga almarhumah Vina mengaku senang. Mereka sepenuhnya menyerahkan penilaian tentang keaslian identitas Pegi kepada pihak kepolisian.

“Kami bersyukur Alhamdulillah ya (Pegi tertangkap). Tetapi, itu kembali kepada pihak kepolisian, apakah dia benar-benar tersangka atau tidak? Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian karena mereka yang lebih mengetahui,” ujar kakak Vina, Marliyana, pada Sabtu (25/5/2024).

Marliyana menyatakan bahwa dia belum pernah melihat atau mengenal sosok Pegi atau Egi. Dia juga mengaku tidak mengetahui secara pasti tentang teman-teman Vina di luar lingkungan mereka. Dia hanya mengenal teman-teman Vina yang dekat dengan rumah mereka.

“Kalau dilihat dari foto, saya tidak tahu karena almarhumah dan teman-temannya cukup tertutup. Saya tidak mengenal teman-temannya di luar. Saya lebih mengenal teman-temannya yang sering datang ke rumah,” ucap Marliyana. (fer)

Tags: cirebonKasus PembunuhanPegi SetiawanVina dan Eky

Berita Terkait.

Prajurit
Headline

Six UNIFIL Peacekeepers Killed in Lebanon, Indonesian Troops Suffer Highest Casualties

Sabtu, 25 April 2026 - 19:08
Pasukan
Headline

Total 6 Pasukan UNIFIL Gugur di Lebanon, Prajurit TNI Jadi Korban Terbanyak

Sabtu, 25 April 2026 - 19:08
Prajurit
Headline

Indonesian Soldier Killed, House Urges UN to Review Protection of UNIFIL Troops

Sabtu, 25 April 2026 - 18:07
Prajurit
Headline

Prajurit TNI Jadi Korban, DPR RI Dorong PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL

Sabtu, 25 April 2026 - 18:07
Lagi, Prajurit TNI Kontingen UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan
Headline

Lagi, Prajurit TNI Kontingen UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan

Sabtu, 25 April 2026 - 09:26
bahlil
Headline

Respons Bahlil terkait Usulan KPK: di Golkar Tiap Munas Ada Ketua Umum Baru

Sabtu, 25 April 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1350 shares
    Share 540 Tweet 338
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.