• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Psikolog Sebut Fase Remaja Rentan Jadi Korban Bullying

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 14 Mei 2024 - 17:10
in Nasional
Program Good Talent. (Dokumen Yupi)

Program Good Talent. (Dokumen Yupi)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masa sekolah yang seharusnya menjadi masa yang indah, realitasnya tidak untuk sebagian anak. Masa sekolah menjadi waktu yang penuh dengan ketakutan, kecemasan, dan penderitaan yang disebabkan oleh perilaku bullying atau intimidasi.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkap, ada sekitar 3.800 kasus perundungan di Indonesia sepanjang 2023. Data ini meningkat signifikan dibandingkan data tahun sebelumnya yang dihimpun dari KPAI dan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), dimana tercatat 226 kasus di 2022, 53 kasus di 2021 dan 119 kasus di 2020. Ironisnya, kasus bullying ini meningkat dari tahun ke tahun.

BacaJuga:

Tsunami Politik Jika Permohonan Gugatan PHPU Pilpres 2024 Dikabulkan MK

Jadi Tersangka Korupsi, Polri Segera Periksa Bupati Gowa Sitti Husniah

Polri Ungkap 4 Klaster Kasus Pemerasan dan TPPU Bupati Gowa Sitti Husniah

Jenis bullying yang paling sering dialami korban adalah bullying fisik (55,5 persen), bullying verbal (29,3 persen) dan bullying psikologis (15,2 persen). Untuk tingkat jenjang Pendidikan, siswa SD Menjadi korban bullying terbanyak (26 persen), diikuti siswa SMP (25 persen) dan siswa SMA (18,75 persen). Angka tersebut adalah angka yang tercatat, dan diluar dari angka ini, masih banyak korban yang tidak melaporkan dan tidak tercatat telah terjadi di semua lapisan lingkungan masyarakat.

Psikolog dari Profil Talenta Indonesia Yasinta Indrianti mengatakan fase remaja memang sangat rentan bagi anak untuk menjadi korban bullying atau bahkan pelaku. Fase remaja merupakan masa pencarian jati diri yang terkadang, hal ini tak disikapi secara positif. Sehingga menyebabkan anak menjadi korban atau pelaku bullying.

“Didukung dengan karakteristik remaja yang sedang berada dalam masa pencarian jati diri, ingin rasa berkompetisi menunjukkan eksistensi tetapi terkadang tidak bisa menyalurkannya dengan tepat,” ungkap Yasinta dalam keterangan, Selasa (14/5/2024).

Menurut dia, mengatasi bullying memerlukan berbagai aktivitas positif, baik dari individu yang menjadi korban maupun dari lingkungan sekitarnya. Beberapa aktivitas positif yang dapat mencegah bullying. Di antaranya orang tua dan keluarga.

“Peran mereka penting dalam mengajarkan nilai-nilai positif kepada anak-anak mereka, memonitor perilaku mereka, dan memberikan dukungan jika mereka menjadi korban atau pelaku bullying,” terangnya.

Lalu, lanjut dia, mendidik individu tentang dampak negatif dari perilaku bullying dan pentingnya memperlakukan orang lain dengan hormat dapat membantu mengubah persepsi dan perilaku. Juga pembentukan karakter yang kuat dan nilai-nilai positif seperti empati, penghargaan terhadap perbedaan, dan toleransi dapat membantu mencegah perilaku bullying.

“Pendekatan komunitas, seperti pencegahan bullying yang melibatkan perusahaan, seperti PT. Yupi Indo Jelly Gum. Mereka melakukan kampanye anti bullying ke ratusan sekolah di Indonesia,” katanya.

Saat ini, menurut dia, sudah seharusnya siswa diberikan aktivitas positif, seperti kompetisi yang dapat bersaing secara sehat. Ada beberapa kompetisi positif agar siswa dapat menyalurkan ide dan bakatnya seperti Yupi Good Talent.

“Event tahunan ini menjadi ajang pencarian bakat untuk anak dan remaja. Di sinilah, anak-anak dan remaja Indonesia dapat menyalurkan kreativitasnya dan mengekspresikan talenta positif dalam bidang seni yakni menyanyi, menari dan lainnya seperti story telling, gymnastic dan bermain musik,” bebernya.

Hal yang sama diungkapkan Promotion Manager PT Yupi Indo Jelly Gum Addyono H. Koloway. Dia mengatakan, dengan program Good Talent anak-anak dan remaja dapat menyalurkan energinya ke hal-hal yang positif. Selain itu kreativitas mereka menjadi prestasi yang bisa dibanggakan dan menginspirasi. “Kami selalu menyuarakan semangat positif dan ceria,” ucapnya. (srv)

Tags: BullyingintimidasiKasus BullyingPerundunganPsikologremaja

Berita Terkait.

bara
Nasional

Tsunami Politik Jika Permohonan Gugatan PHPU Pilpres 2024 Dikabulkan MK

Sabtu, 26 September 2026 - 02:20
gowa
Nasional

Jadi Tersangka Korupsi, Polri Segera Periksa Bupati Gowa Sitti Husniah

Jumat, 25 September 2026 - 21:31
husniah
Nasional

Polri Ungkap 4 Klaster Kasus Pemerasan dan TPPU Bupati Gowa Sitti Husniah

Jumat, 25 September 2026 - 21:21
pp
Nasional

Kongres INI Tetap Digelar Oktober, PP INI Siapkan PK atas Putusan MA

Jumat, 25 September 2026 - 21:11
kpu
Nasional

KPU Didesak Terangkan soal Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran di Hadapan MK

Jumat, 25 September 2026 - 19:19
undip
Nasional

Undip Juara Debat Hukum Pemilu 2026, Bawaslu Tekankan Pentingnya Argumentasi

Jumat, 25 September 2026 - 17:46

OLAHRAGA

laga
Olahraga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Editor Folber Siallagan
Jumat, 25 September 2026 - 17:36

INDOPOSCO.ID - Ribuan personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora...

SelengkapnyaDetails
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    987 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    960 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.