• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Rumor Isu Jadi Calon Ketum Golkar, Pengamat: Cuma Ganti AD/ART Hal Sepele untuk Jokowi

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 17 Maret 2024 - 18:48
in Politik
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta. Foto: Dok Setkab

Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta. Foto: Dok Setkab

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar komunikasi politik Hendri Satrio menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo ataupun putranya, Gibran Rakabuming Raka bisa menjadi Calon Ketua Umum Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) di tahun ini.

Baginya hal itu tidaklah sulit untuk seorang Jokowi, meski syarat kandidat ketum sangat ketat sebagaimana diatur di AD/ART Partai Golkar.

BacaJuga:

Cegah Suara Terbuang, Golkar Usul Ambang Batas Parlemen Berlaku Berjenjang

DPR Desak Aturan Turunan UU PPRT: Jangan Mengulang Kesalahan!

Revisi UU Sisdiknas, DPR RI Dukung Pembagian Peran PTN dan PTS

“Terkait ramainya pembicaraan publik bahwa Jokowi atau Gibran akan menjadi ketum Golkar, bagi saya itu tidaklah sulit bagi Jokowi. Kalau cuma terhadang oleh AD/ART Partai, Itu hal yang sepele baginya. Undang-undang saja bisa dirubah,” kata Hendri Satrio kepada Indopos.co.id,” Minggu (17/3/2024).

“Bahkan, kalau hari ini Jokowi mau melakukan, bisa saja itu langsung terjadi,” sambungnya.

Meski begitu, kata pria yang akrab disapa Hensat ini, hal itu tergantung dari internal Partai Golkar apakah mau dipimpin oleh Jokowi ataupun Gibran.

“Termasuk juga apakah ketum Golkar saat ini Airlangga Hartarto mau diperintah oleh Jokowi, mengingat posisinya saat ini masih sebagai menteri,” cetusnya.

Tetapi, ucap Hensat, Airlangga justru berhasil menunjukkan kinerja dengan meraih suara kursi DPR terbanyak di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.

“Apakah justru Airlangga akan melakukan perlawanan, mengingat dirinya sukses membawa raihan kursi Partai Golkar di Pileg 2024 ini. Tapi kalau Airlangga tidak ada perlawanan dan kader Golkar lainnya juga ingin gelar karpet merah, maka tinggal ucapkan selamat datang untuk Jokowi atau Gibran,” imbuhnya menambahkan.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan Jokowi atau Gibran belum tentu bisa menjadi ketua umum karena partai berlambang beringin kuning ini memiliki AD/ART atau aturan internal partai.

“Iya, bukan ketua umum, kan ada peraturannya (jadi ketum) masih lima tahun (harus jadi) pengurus (Partai Golkar),” kata Aburizal di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (15/3/2024).

Menurut Aburizal, apabila Jokowi dan Gibran ingin menjadi pimpinan tertinggi Partai Golkar, keduanya harus mengikuti prosedur kaderisasi partai.

Tetapi katanya, ada jalan lain atau jalan pintas bagi Jokowi dan Gibran untuk bisa menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

Yakni syaratnya semua pengurus Golkar dari seluruh provinsi menginginkan keduanya menjadi pimpinan dengan mengubah aturan AD/ART internal.

Perubahan AD/ART, kata Aburizal harus mendapat persetujuan semua pengurus Golkar dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Iya mungkin saja (bisa dirubah AD/ART) kalau mau. Kalau (semua) daerah mau, iya (bisa),” ujarnya. (dil)

Tags: AD/ARTgolkarJokowiKetum GolkarPartai Golkar

Berita Terkait.

Ahmad-Doli-Kurnia-Tandjung
Politik

Cegah Suara Terbuang, Golkar Usul Ambang Batas Parlemen Berlaku Berjenjang

Rabu, 22 April 2026 - 12:07
I-Nyoman-Parta
Politik

DPR Desak Aturan Turunan UU PPRT: Jangan Mengulang Kesalahan!

Rabu, 22 April 2026 - 11:26
Abdul-Fikri-Faqih
Politik

Revisi UU Sisdiknas, DPR RI Dukung Pembagian Peran PTN dan PTS

Rabu, 22 April 2026 - 09:34
Teddy Berburu Buku Bekas di Blok M, Pengamat: Merawat Citra, Strategi Senyap Pejabat di Era Digital
Politik

Teddy Berburu Buku Bekas di Blok M, Pengamat: Merawat Citra, Strategi Senyap Pejabat di Era Digital

Rabu, 22 April 2026 - 07:54
Pimpinan DPR Pastikan Komunikasi Politik Pembahasan RUU Pemilu Terus Berjalan
Nasional

Pimpinan DPR Pastikan Komunikasi Politik Pembahasan RUU Pemilu Terus Berjalan

Selasa, 21 April 2026 - 21:29
Partai Golkar
Politik

Gelar Paskah Nasional 2026, Golkar Buktikan sebagai Partai Inklusif

Selasa, 21 April 2026 - 19:30

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1272 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    761 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.