• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Rumor Isu Jadi Calon Ketum Golkar, Pengamat: Cuma Ganti AD/ART Hal Sepele untuk Jokowi

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 17 Maret 2024 - 18:48
in Politik
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta. Foto: Dok Setkab

Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta. Foto: Dok Setkab

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar komunikasi politik Hendri Satrio menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo ataupun putranya, Gibran Rakabuming Raka bisa menjadi Calon Ketua Umum Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) di tahun ini.

Baginya hal itu tidaklah sulit untuk seorang Jokowi, meski syarat kandidat ketum sangat ketat sebagaimana diatur di AD/ART Partai Golkar.

BacaJuga:

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri

Jadi Benteng Integritas Pemilu, DKPP Catat 5.894 Aduan dan Pecat 815 Penyelenggara Pemilu dalam 14 Tahun

Festival Etik DKPP 2026 Dibanjiri Jurnalis Muda, Tumbuhkan Optimisme Menuju Pemilu 2029 yang Lebih Berkualitas

“Terkait ramainya pembicaraan publik bahwa Jokowi atau Gibran akan menjadi ketum Golkar, bagi saya itu tidaklah sulit bagi Jokowi. Kalau cuma terhadang oleh AD/ART Partai, Itu hal yang sepele baginya. Undang-undang saja bisa dirubah,” kata Hendri Satrio kepada Indopos.co.id,” Minggu (17/3/2024).

“Bahkan, kalau hari ini Jokowi mau melakukan, bisa saja itu langsung terjadi,” sambungnya.

Meski begitu, kata pria yang akrab disapa Hensat ini, hal itu tergantung dari internal Partai Golkar apakah mau dipimpin oleh Jokowi ataupun Gibran.

“Termasuk juga apakah ketum Golkar saat ini Airlangga Hartarto mau diperintah oleh Jokowi, mengingat posisinya saat ini masih sebagai menteri,” cetusnya.

Tetapi, ucap Hensat, Airlangga justru berhasil menunjukkan kinerja dengan meraih suara kursi DPR terbanyak di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.

“Apakah justru Airlangga akan melakukan perlawanan, mengingat dirinya sukses membawa raihan kursi Partai Golkar di Pileg 2024 ini. Tapi kalau Airlangga tidak ada perlawanan dan kader Golkar lainnya juga ingin gelar karpet merah, maka tinggal ucapkan selamat datang untuk Jokowi atau Gibran,” imbuhnya menambahkan.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan Jokowi atau Gibran belum tentu bisa menjadi ketua umum karena partai berlambang beringin kuning ini memiliki AD/ART atau aturan internal partai.

“Iya, bukan ketua umum, kan ada peraturannya (jadi ketum) masih lima tahun (harus jadi) pengurus (Partai Golkar),” kata Aburizal di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (15/3/2024).

Menurut Aburizal, apabila Jokowi dan Gibran ingin menjadi pimpinan tertinggi Partai Golkar, keduanya harus mengikuti prosedur kaderisasi partai.

Tetapi katanya, ada jalan lain atau jalan pintas bagi Jokowi dan Gibran untuk bisa menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

Yakni syaratnya semua pengurus Golkar dari seluruh provinsi menginginkan keduanya menjadi pimpinan dengan mengubah aturan AD/ART internal.

Perubahan AD/ART, kata Aburizal harus mendapat persetujuan semua pengurus Golkar dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Iya mungkin saja (bisa dirubah AD/ART) kalau mau. Kalau (semua) daerah mau, iya (bisa),” ujarnya. (dil)

Tags: AD/ARTgolkarJokowiKetum GolkarPartai Golkar

Berita Terkait.

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri
Politik

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:31
tito
Politik

Jadi Benteng Integritas Pemilu, DKPP Catat 5.894 Aduan dan Pecat 815 Penyelenggara Pemilu dalam 14 Tahun

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:18
Festival-Etik-2026
Politik

Festival Etik DKPP 2026 Dibanjiri Jurnalis Muda, Tumbuhkan Optimisme Menuju Pemilu 2029 yang Lebih Berkualitas

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:27
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Politik

Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:49
Siswa
Politik

DPR Soroti Budaya Kecurangan di Pendidikan, Penguatan Integritas Jadi Harga Mati

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:10
Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik
Politik

Hasto: Rupiah Anjlok Imbas Tata Kelola Pemerintahan Tidak Baik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7105 shares
    Share 2842 Tweet 1776
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1062 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.