INDOPOSCO.ID – Partai Golongan Karya (Golkar) akan menyelenggarakan Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional Partai Golkar Tahun 2026. Acara ini merupakan bagian dari wujud Partai Golkar sebagai partai kebangsaan dimana Partai Golkar memandang toleransi sebagai keyakinan ideologis serta kemajemukan Indonesia sebagai kekuatan sejati yang harus dijaga dan dirayakan.
“Peringatan Hari Raya Paskah oleh Partai Golkar adalah bukti nyata Golkar sebagai partai yang inklusif lahir dari rahim Pancasila dan menghormati hari besar agama,” kata Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, saat konferensi pers penyelenggaraan Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional Partai Golkar Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Dalam konfrensi pers Ace didampingi Ketua Panitia Penyelenggara Melki Laka Lena, Wakil Kettua Penyelenggara yang juga Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Wakil Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI/BP2MI) Christina Aryani, Ketua Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC) David Pajung, dan Sekretaris SC Paul Hasiolan Hutajulu
Menurut Ace, di momen Paskah ini Partai Golkar ingin menegaskan Indonesia maju karena bersatu dalam keberagaman.
“Bhinneka Tunggal Ika bukan semboyan, melainkan cara hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Pelaksanaan Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional Partai Golkar Tahun 2026 akan diselenggarakan pada tanggal 24 April 2026 di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta. Acara akan dihadiri oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan seluruh jajaran pengurus Partai Golkar dan 3.500 jemaat serta warga gereja dari Jabodetabek.
Ace Hasan yang juga Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) itu mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Partai Golkar sebagai partai yang inklusif dan menjadi pelaksanaan doktrin karya kekaryaan.
“Golkar mengucapkan Selamat Hari Paskah kepada umat kristiani di Indonesia. Semoga semangat kebangkitan menjadi renungan bagi kita semua untuk terus membarui kemanusiaan, memperkuat solidaritas dan merawat toleransi sebagai soko guru kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional Partai Golkar Tahun 2026, Melki Laka Lena mengatakan kegiatan ini akan diisi dengan pentas musik rohani, doa untuk bangsa serta kegiatan sosial berupa bantuan renovasi untuk gereja Kristen dan Katolik dan bantuan untuk panti asuhan anak serta lansia Kristen, Katolik dan Muslim.
Menurutnya, tema Paskah Partai Golkar tahun 2026 selaras penuh dengan tema resmi Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) yang menegaskan bahwa semangat kebangkitan melampaui sekat instusi dan menjadi panggilan bersama seluruh anak bangsa.
Partai Golkar, kata Melki, memaknai kebangkitan sebagai momentum pembaruan komitmen. “Bangkit untuk Indonesia yang inklusif dan lebih bermartabat,” tambahnya.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional Partai Golkar Tahun 2026 Soedeson Tandra mengatakan acara akan diawali dengan doa untuk bangsa lalu dilanjutkan dengan pemberian uluran kasih berupa santunan untuk anak-anak panti asuhan Muslim, Kristen dan Katolik serta bantuan renovasi pembangunan untuk beberapa gereja.
“Pokok acara ialah Refleksi Paskah dalam konteks kebangsaan yang melibatkan keterlibatan warga gereja Kristen dan Katolik di Jabodetabek karena bagi Golkar mewujudkan setia kawan bukan hanya dalam konteks sosial, tetapi juga dalam konteks kebijakan politik yang mengutamakan kepentingan dan aspirasi rakyat,” jelasnya.
Soedeson yang juga anggota DPR RI itu menambahkan nilai kasih, keadilan dan kebersamaan dalam kehidupan politik sesuai dengan ideologi karya kekaryaan Partai Golkar guna mensukseskan program Asta Cita pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (dil)










