• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Teddy Berburu Buku Bekas di Blok M, Pengamat: Merawat Citra, Strategi Senyap Pejabat di Era Digital

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 22 April 2026 - 07:54
in Politik
Seskab Teddy Indra Wijaya saat meninjau kesiapan armada kereta api jelang Hari Raya Idulfitri di Stasiun Senen, Jakarta, Selasa (17/4/2026). Foto: Dok. Setkab

Seskab Teddy Indra Wijaya saat meninjau kesiapan armada kereta api jelang Hari Raya Idulfitri di Stasiun Senen, Jakarta, Selasa (17/4/2026). Foto: Dok. Setkab

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Akhir pekan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, biasanya diwarnai lalu lalang anak muda, pemburu kuliner, hingga kolektor barang lawas. Namun pada Minggu (19/4/2026) lalu, ada pemandangan yang sedikit berbeda, seorang pejabat negara tampak larut di antara tumpukan buku bekas, tanpa sekat, tanpa protokoler berlebihan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terlihat menikmati waktunya dengan cara yang sederhana: memilah buku-buku lama di lapak kaki lima. Momen itu kemudian dibagikan melalui akun Instagram resmi @teddy_hq, menampilkan sisi lain dari seorang pejabat tinggi, lebih personal, lebih membumi.

BacaJuga:

Investasi RI Tak Efisien, DPR: Ini Alarm Keras buat Pemerintah

Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

Bangun Ekosistem Ekonomi Kawasan, Ketua DPD RI: Sumbagsel Miliki Fondasi dan Potensi Besar

Alih-alih pidato atau pernyataan formal, aktivitas tersebut justru memunculkan diskusi baru tentang bagaimana pejabat publik berkomunikasi dengan masyarakat.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio melihat pendekatan semacam ini sebagai langkah yang cukup efektif. Menurutnya, pesan yang disampaikan terasa lebih organik dan tidak dipaksakan.

“Ya oke lah, ini lebih baik dari biasanya. Tidak ada klaim macam-macam, tidak ada kalimat politis yang ditempel-tempel, cuma pergi beli buku di akhir pekan seperti orang kebanyakan. Kalau pola seperti ini yang terus dijalankan, ya saya kira publik juga lama-lama akan merasakan bedanya,” kata Hensa -sapaan Hendri Satrio- melalui gawai, dikutip Rabu (22/4/2026).

Bagi Hensa, apa yang kerap disebut sebagai “pencitraan” tidak selalu harus dipandang negatif. Ia menilai, membangun persepsi publik yang baik justru merupakan bagian tak terpisahkan dari tugas seorang pejabat.

“Saya selalu bilang, pencitraan positif itu bagian dari kerjaan pejabat publik, bukan sesuatu yang perlu ditutup-tutupi. Yang bikin runyam itu kalau pencitraannya untuk kepentingan pribadi, bukan institusi. Dua hal itu kelihatannya mirip, tapi bedanya cukup jelas kalau mau jujur melihatnya,” jelasnya.

Dalam unggahan tersebut, tidak ada narasi besar yang dipaksakan. Tidak ada pesan politis yang disisipkan secara eksplisit. Hanya seorang pejabat yang menjalani hobinya, mencari buku seperti banyak orang lain lakukan di akhir pekan.

Justru kesederhanaan itulah yang dinilai mampu menjembatani jarak antara pemerintah dan masyarakat. Sebuah pendekatan yang tidak bising, namun terasa.

Meski demikian, Hensa mengingatkan bahwa satu momen tidak cukup untuk membentuk persepsi jangka panjang. Konsistensi menjadi faktor penentu apakah pola komunikasi seperti ini benar-benar akan berdampak.

“Saya tidak mau terlalu cepat bilang ini bagus. Tapi kalau pola seperti ini konsisten dijalankan, bukan cuma sekali lalu hilang, ya kepercayaan publik itu akan terbentuk sendiri. Buktikan saja dulu,” tambahnya. (her)

Tags: Hendri SatrioSeskabTeddy Indra Wijaya

Berita Terkait.

Amin-AK
Politik

Investasi RI Tak Efisien, DPR: Ini Alarm Keras buat Pemerintah

Kamis, 30 April 2026 - 10:41
Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Politik

Milad ke-24 PKS Jadi Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

Minggu, 26 April 2026 - 21:36
sutan
Politik

Bangun Ekosistem Ekonomi Kawasan, Ketua DPD RI: Sumbagsel Miliki Fondasi dan Potensi Besar

Minggu, 26 April 2026 - 14:14
Ahmad-Doli-Kurnia-Tandjung
Politik

RUU Pemilu, Golkar Bidik Parliamentary Threshold Ideal 4-6 Persen Demi Demokrasi Berkualitas

Rabu, 22 April 2026 - 12:07
I-Nyoman-Parta
Politik

DPR Desak Aturan Turunan UU PPRT: Jangan Mengulang Kesalahan!

Rabu, 22 April 2026 - 11:26
Abdul-Fikri-Faqih
Politik

Revisi UU Sisdiknas, DPR RI Dukung Pembagian Peran PTN dan PTS

Rabu, 22 April 2026 - 09:34

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1561 shares
    Share 624 Tweet 390
  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    1172 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.