• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kontribusi EBT terhadap Pembangunan Berkelanjutan Mendorong Terciptanya Lapangan Pekerjaan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 7 Maret 2024 - 11:12
in Ekonomi
Clean-Energy-co

Peneliti Yayasan Inspirasi Indonesia Panca Pramudya, dalam Diskusi Publik bertajuk ”Diskografi Ekonomi Vol.01: Menuju Transisi Energi Berkelanjutan", yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Wartawan Ekonomi Makro (Forkem) dan Yayasan Inspirasi Indonesia (YII), di Graha Sawala, Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/3/2024). Foto: Forkem

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti Yayasan Inspirasi Indonesia Panca Pramudya mengatakan, kontribusi EBT pada pembangunan berkelanjutan melalui penurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) dilakukan dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengurangi jumlah polutan yang dilepaskan ke atmosfer, dan dengan itu mengurangi emisi GRK dan memitigasi efek perubahan iklim. Energi Baru Terbarukan (EBT) juga dapat meningkatkan ketahanan energi.

“Pengembangan EBT dapat mengurangi pada impor bahan bakar fosil dan menjadi lebih swadaya dalam mencukup kebutuhan energinya, dan oleh karena itu meningkatkan ketahanan dan kedaulatan energi,” ujar Panca, dalam Diskusi Publik bertajuk ”Diskografi Ekonomi Vol.01: Menuju Transisi Energi Berkelanjutan”, yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Wartawan Ekonomi Makro (Forkem) dan Yayasan Inspirasi Indonesia (YII), di Graha Sawala, Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/3/2024).

BacaJuga:

Transisi Energi Bersih Jadi Fokus Kemitraan Indonesia dan Jerman

Direksi BRMS Tambah Kepemilikan Saham, Sinyal Optimisme Prospek Tambang Emas

Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil, DPR Sebut Jadi Solusi Gelombang PHK

Menurutnya, dengan adanya kontribusi EBT tentunya meningkatkan akses terhadap energi.

“Dengan cara membuka dan meningkatkan akses energi terhadap komunitas yang sebelumnya kekurangan akses energi, sehingga dapat membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan mutu hidup,” terang Panca.

Ia menambahkan, kontribusi EBT terhadap pembangunan berkelanjutan tentunya terciptanya lapangan pekerjaan.

“Teknologi EBT dapat menciptakan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi terutama sehubungan dengan kegiatan manufaktur dan instalasi,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Panca, EBT dapat mendukung pembangunan perdesaan.

“Teknologi EBT dapat mendukung pembangunan perdesaan dengan memberikan akses energi terhadap masyarakat perdesaanm, yang dapat meningkatkan kualitas hidup, produktivitas pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.

Meski demkian, Panca pun mengungkapkan adanya hambatan dalam pengembangan EBT. Ada beberapa hambatan dalam pengembangan EBT. Pertama, kepastian akan permintaan terhadap EBT.

“Ini terjadi akibat kurang akuratnya asumsi pertumbuhan permintaan dan terjadinya keterlambatan pada proses dan tahapan pengadaan,” ujarnya.

Kedua, hambatan keterbatasan regulasi untuk ET. Ini terjadi karena rezim tarif yang memaksa tarif ET bersaing dengan biaya pembangkit termal, bahkan tidak tarif khusus bagi ET yang memaksa ET bersaing langsung secara biaya dengan pembangkit termal; Peningkatan TKDN untuk modul surya yang kurang memperhitungkan kapasitas manufaktur yang skalanya terbatas dengan tingkat pemanfaatan kapasitas yang rendah; Kewajiban ET untuk tunduk pada skema BOOT (Build-Own-Operate-Transfer), yang menghambat akses terhadap pinjaman karena ada ketidakpastian terhadap penilaian lahan dan pengurangan durasi PPA, membatasi peluang menjual proyek dan mengurangi kemungkinan proyek ET dibangun di lahan sewa; Bila terjadi force majeure akibat bencana alam, tidak ada kompensasi dalam bentuk terminasi dan hanya diberikan perpanjangan waktu

Ketiga, hambatan pengembangan EBT karena jaringan nasional kelistrikan belum terintegrasi (8 jaringan utama dan 600 sistem jaringan terisolasi) serta batas penetrasi ET variabel 10 persen dari beban puncak siang hari untuk memastikan kestabilan jaringan

Keempat, penyediaan dan pembebasan lahan, serta kelambatan pengurusan izin penggunaan lahan. Kelima, kekurangan tenaga terampil untuk pengoperasian dan pemeliharaan sistem energi terbarukan terdistribusi dan manufaktur peralatan ET.

Terakhir, keenam, kurangnya dukungan investasi dari perbankan dan investasi dalam negeri

Untuk menghilangkan hambatan tersebut perlu mengembangkan solusi riil melalui nilai tambah dan modernisasi manusia, alam dan potensi bagi generasi mendatang merupakan orientasi dari pengembangan solusi riil.

Kemudian, perlu adanya kelembagaan dan investasi yang mendukung pengembangan EBT berorientasi pembangunan industri bangsa

Lalu, partisipasi masyarakat dalam kesempatan secara utuh untuk terlibat dan memiliki fasilitas EBT yang dimulai dengan penataan tata kelola yang bukan sekedar retorika politik untuk kepentingan jangka pendek

Hambatan pengembangan EBT juga bisa diminimalkan dengan mengoptimalkan potensi lokal.

“Potensi lokal merupakan modal utama dalam modernisasi, baik dalam hal manusia, jasa lingkungan, keanekaragaman hayati dan potensi geografis. Generasi mendatang adalah kita sendiri di masa mendatang, pengembangan energi baru dan berkelanjutan jangan mengorbankan potensi alam bagi mereka,” jelas Panca.(arm)

Tags: ForkemPanca PramudyaTransisi EnergiYII

Berita Terkait.

dinna
Ekonomi

Transisi Energi Bersih Jadi Fokus Kemitraan Indonesia dan Jerman

Rabu, 23 September 2026 - 20:36
brm
Ekonomi

Direksi BRMS Tambah Kepemilikan Saham, Sinyal Optimisme Prospek Tambang Emas

Rabu, 23 September 2026 - 20:12
danantara
Ekonomi

Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil, DPR Sebut Jadi Solusi Gelombang PHK

Rabu, 23 September 2026 - 18:18
pertamina
Ekonomi

Gas Bumi CNG Masuk Marugame Udon Kaliurang, Gagas Siapkan Layanan Terintegrasi

Rabu, 23 September 2026 - 14:44
Pertanian Jadi Pilar Utama Pembangunan, Sinergi Lintas Sektor Terus Diperkuat
Ekonomi

Pertanian Jadi Pilar Utama Pembangunan, Sinergi Lintas Sektor Terus Diperkuat

Rabu, 23 September 2026 - 14:05
bca
Ekonomi

BCA Raih Penghargaan BPJPH atas Komitmen Dampingi UMKM Bersertifikat Halal

Rabu, 23 September 2026 - 12:32

OLAHRAGA

tpkk
Olahraga

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Editor Dilianto
Rabu, 23 September 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan...

SelengkapnyaDetails
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46
FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

Rabu, 23 September 2026 - 08:34
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.