• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pemprov DKI Jakarta Dinilai Gagal Mitigasi Banjir

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:52
in Megapolitan
banjirco

Banjir di kawasan Pademangan, Jakarta Utara pada Rabu (14/2/2024). (Indopos.co.id/Feris Pakpahan)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta Muhammad Aminullah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai tidak berhasil meningkatkan kemampuan adaptasi masyarakat terhadap banjir.

Pasalnya, evaluasi tersebut merujuk pada insiden kematian seorang remaja berusia 13 tahun di Pulogadung, Jakarta Timur, yang terjadi akibat terseret arus banjir pada Kamis, 29 Februari 2024.

BacaJuga:

Harinya Jakarta, Betawi Tanpa Hari

Kasus Pembunuhan Perempuan di Hotel Kebayoran Baru, Terduga Pelaku Ditangkap

Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Diwarnai Berawan Hingga Hujan Ringan

“Jatuhnya korban jiwa akibat banjir seharusnya bisa diantisipasi jika pemerintah serius meningkatkan kemampuan adaptasi masyarakat Jakarta,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima indopos.co.id, pada Sabtu (2/3/2024).

Menurutnya, masalah banjir di Jakarta tidak hanya sekadar peristiwa berulang yang telah terjadi selama beberapa dekade.

“Dengan sejarah tersebut, pemerintah seharusnya fokus pada penguatan adaptasi bencana di tingkat masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, pemerintah juga dianggap kurang berhasil dalam menangani krisis lingkungan yang menyebabkan peningkatan risiko banjir di Jakarta.

“Berdasarkan catatan Walhi Jakarta, sekitar 90 persen wilayah ibu kota kini merupakan zona yang sudah terbangun dan tertutup oleh beton,” kata dia.

Ia menuturkan, kondisi tersebut juga diperparah minimnya area resapan air seperti ruang terbuka hijau yang jumlahnya kurang dari 5 persen.

“Dampaknya adalah kapasitas tanah untuk menyerap air hujan semakin menurun, yang berkontribusi pada peningkatan potensi banjir. Hingga saat ini, situasi tersebut belum mengalami perubahan signifikan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, Jakarta adalah wilayah yang rentan terhadap banjir, dan situasinya semakin diperburuk oleh pembangunan yang merusak lingkungan, termasuk daerah resapan air.

“Keduanya merupakan faktor yang belum optimal dalam penguatan adaptasi di tingkat masyarakat. Jika tidak ada perubahan, diprediksi bahwa korban jiwa akibat banjir akan terus terjadi di masa mendatang,” jelas dia.

Walhi Jakarta menekankan pentingnya Pemprov DKI Jakarta untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat dalam agenda pembangunan ke depan.

“Prioritas tersebut melibatkan pemulihan kondisi lingkungan hidup yang saat ini kritis, serta peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai risiko bencana di Jakarta,” tegas dia.

Walhi Jakarta menuntut agar arah pembangunan di Jakarta menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama, bukan hanya menuruti keinginan para pemodal.

“Hanya dengan pendekatan seperti itu, Jakarta dapat menjadi kota yang tangguh terhadap bencana, termasuk banjir dan krisis iklim,” pungkasnya. (fer)

Tags: Mitigasi BanjirPemprov DKI Jakarta

Berita Terkait.

betawi
Megapolitan

Harinya Jakarta, Betawi Tanpa Hari

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:06
Kasus Pembunuhan Perempuan di Hotel Kebayoran Baru, Terduga Pelaku Ditangkap
Megapolitan

Kasus Pembunuhan Perempuan di Hotel Kebayoran Baru, Terduga Pelaku Ditangkap

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:49
Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Diwarnai Berawan Hingga Hujan Ringan
Megapolitan

Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Diwarnai Berawan Hingga Hujan Ringan

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:47
Menuju Jakarta 500 Tahun, IWDF 2026 Hadirkan Kolaborasi Budaya Lintas Negara
Megapolitan

Menuju Jakarta 500 Tahun, IWDF 2026 Hadirkan Kolaborasi Budaya Lintas Negara

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:09
Whip-Pink
Megapolitan

Bareskrim Bongkar Dampak Mengerikan Whip Pink, Seorang YouTuber Kehilangan Kendali Kakinya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:04
Prakiraan Cuaca Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:47

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3487 shares
    Share 1395 Tweet 872
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2538 shares
    Share 1015 Tweet 635
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5694 shares
    Share 2278 Tweet 1424
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.