• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Jasad Pekerja Migran Asal Cianjur Akhirnya Dipulangkan dari Kamboja

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 30 Desember 2023 - 02:22
in Nusantara
jasad

Orang tua pekerja migran asal Cianjur, Jawa Barat yang meninggal di Kamboja berharap jasad anaknya dapat dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Cijati. Foto : Antara/Ahmad Fikri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jenazah Muhammad Abdul Fatah (20) pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dipulangkan setelah sempat tertahan selama dua bulan di Kamboja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur Tohari Sastra di Cianjur Jumat (29/12/2023), mengatakan pemulangan jenazah pekerja migran yang dibantu oleh kementerian dan KBRI Kamboja itu diperkirakan akan tiba tanah air melalui Bandara Soekarno-Hatta Tanggerang, Provinsi Banten Jumat petang.

BacaJuga:

Bea Cukai dan Pemerintah Kabupaten Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan

Bea Cukai Tual Dukung Percepatan Investasi PSN Blok Masela Lewat Layanan Kepabeanan

Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal selama Juni 2026

“Kami sudah mengirim tim beserta ambulan untuk membawa jenazah ke Cianjur, selanjutnya akan diserahkan ke pihak keluarga guna dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Cijati,” katanya, Jumat (29/12/2023).

Selama dua bulan terakhir, pihaknya bersama kuasa hukum dan pihak keluarga berupaya memulangkan jenazah pekerja migran yang diduga berangkat secara ilegal ke negara Kamboja. Melalui kementerian dan KBRI di Kamboja akhirnya harapan keluarga terkabul untuk pemulangan jenazah.

Pihaknya berharap ke depan tidak ada lagi warga Cianjur yang berangkat bekerja ke luar negeri secara ilegal, karena selain merugikan dirinya dan keluarga, pihak pemerintah kesulitan untuk memberikan bantuan atau pendampingan hukum ketika terjadi hal tidak diinginkan.

“Kami minta warga Cianjur tidak terbujuk rayuan sponsor yang menjanjikan berbagai keuntungan dan gaji besar sedangkan berangkatnya secara ilegal. Bagi yang berminat bekerja ke luar negeri silahkan datang ke dinas untuk mendapat informasi yang jelas,” katanya.

Selama ini, tambah dia, banyak kasus yang menimpa pekerja migran asal Cianjur yang berangkat secara ilegal ke sejumlah negara yang terlarang seperti Timur Tengah dan negara lainnya, bahkan tidak sedikit yang pulang dalam peti mati karena mengalami kekerasan sebagai korban perdagangan orang.

Kuasa hukum keluarga korban, Ali Hildan dari Kantor Astakira Pembaharuan Cianjur, mengatakan saat ini pihaknya bersama keluarga sedang menunggu kedatangan jenazah Muhamad Abdul Fatah yang akan dibawa langsung ke Cianjur guna dimakamkan.

“Setelah menunggu selama dua bulan, harapan keluarga untuk memakamkan Fatah di kampung halamannya terkabul, saat ini kami masih menunggu kedatangan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta,” katanya dikutip Antara.

Seperti diberitakan Muhammad Abdul Fatah berangkat bekerja keluar negeri sekitar Mei 2023, melalui R tetangganya, namun korban awalnya dijanjikan bekerja kantoran di Negara Thailand dengan gaji 700 dolar Amerika per bulan ternyata diberangkatkan ke Negara Kamboja.

Selama dua bulan bekerja di Kamboja, korban sempat mengirim uang Rp20 juta pada keluarganya di Cianjur. Namun pada bulan Agustus dan September, korban sempat mengeluh sakit pada keluarga, hingga akhirnya dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Phnom Phen tanggal 13 November 2023. (mg2)

Tags: jabarKambojamigran

Berita Terkait.

Sticker
Nusantara

Bea Cukai dan Pemerintah Kabupaten Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:43
GB
Nusantara

Bea Cukai Tual Dukung Percepatan Investasi PSN Blok Masela Lewat Layanan Kepabeanan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:52
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal selama Juni 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 13:41
gempa
Nusantara

Gempa Bumi Berturut-turut Guncang Tapanuli Selatan Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

Senin, 27 Juli 2026 - 08:15
karhutla
Nusantara

BNPB Catat Sejumlah Karhutla di Jawa Timur Saat Musim Kemarau Tahun Ini

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:19
menkop
Nusantara

Menkop Melakukan Pencanangan Revitalisasi Tugu Koperasi Tasikmalaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2959 shares
    Share 1184 Tweet 740
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.