• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Ratusan Hektare Terdampak di Kalsel, BNPB: Pemadaman Karhutla Gambut Tak Boleh Berhenti di Permukaan

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 10 September 2026 - 20:08
in Daerah
Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Foto: Dok BNPB

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Foto: Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan diperkuat, terutama pada wilayah gambut. Pemadaman harus dilakukan hingga tuntas dan tidak berhenti pada api di permukaan.

Suharyanto menyampaikan lima arahan strategis untuk mempercepat penanganan karhutla di Kalsel. Salah satunya dengan memperkuat Satgas Darat yang melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan relawan.

BacaJuga:

Kanwil BPN Jawa Timur Kembangkan SMART-Talent Jatim untuk Optimalkan Penempatan Pegawai Berbasis Data

Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali ​

Bea Cukai Malili dan Polres Luwu Timur Gagalkan Pengiriman Narkotika Sintetis

“Kami menekankan penguatan dan penebalan porsi personel Satgas Darat di lapangan,” ujar Suharyanto dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Berdasarkan data BNPB, terdapat 27 firespot dengan estimasi luas terdampak mencapai 132,062 hektare. Satgas Darat telah melakukan pemadaman sekitar 18,612 hektare, sedangkan Satgas Udara memadamkan sekitar 32 hektare. Pemadaman alami tercatat sekitar 45,27 hektare.

Suharyanto menegaskan Satgas Darat menjadi kekuatan utama dalam penanganan karhutla. Karena itu, penambahan personel dan penguatan kapasitas pemadaman harian dinilai mendesak.

“Kekuatan utama untuk memadamkan api itu ada pada Satgas Darat. Semakin besar pasukannya, kita akan jauh lebih siap sehingga hasil pemadaman harian di lapangan bisa jauh lebih maksimal,” katanya.

BNPB juga meminta seluruh sarana dan prasarana pemadaman segera dikerahkan ke lokasi. Armada tangki air, mesin pompa, hingga alat pelindung diri (APD) bantuan kementerian tidak boleh menumpuk di gudang BPBD.

“Mendingan alat-alat itu berada di lokasi pemadaman daripada hanya tersimpan di gudang. Kalau kurang BBM atau operasional air, segera lapor ke kami, BNPB siap mendukung penuh,” tegasnya.

Selain penguatan personel dan peralatan, BNPB meminta standardisasi data karhutla dilakukan secara presisi dengan membedakan hotspot atau titik panas hasil pemantauan satelit dengan firespot atau titik kebakaran nyata.

Berdasarkan pemantauan Sipongi Kementerian Kehutanan per 9 September 2026, akumulasi luas lahan terbakar di Kalsel mencapai 8.019,63 hektare.

Suharyanto menekankan penanganan karhutla di ekosistem gambut membutuhkan perhatian khusus dan berkelanjutan. Pemadaman tidak cukup hanya mematikan api di permukaan, tetapi harus dilanjutkan dengan pendinginan menyeluruh agar api tidak kembali muncul.

“Penanganan teknis pada ekosistem lahan gambut Kalimantan Selatan membutuhkan pengawasan dan penanganan khusus jangka panjang,” ujarnya.

Ia juga meminta BPBD di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota memperkuat integrasi data spasial serta pelaporan harian hingga tingkat tapak. Langkah tersebut penting untuk memastikan titik prioritas penanganan dapat dipetakan dan ditangani secara cepat.

Saat ini, titik prioritas karhutla di Kalsel tersebar di delapan kabupaten/kota, yakni Kabupaten Banjar (6 FS atau sekitar 50,55 Ha ditambah 12,5 Ha sisa sebelumnya), Kota Banjarbaru (10 FS atau sekitar 37,562 Ha), Kabupaten Barito Kuala (3 FS atau sekitar 18,4 Ha), Kabupaten Tanah Bumbu (3 FS atau sekitar 5,5 Ha), Kabupaten Balangan (1 FS, sekitar 4 Ha), Kabupaten Hulu Sungai Utara (1 FS atau sekitar 2,5 Ha), Kabupaten Hulu Sungai Selatan (1 FS atau sekitar 0,7 Ha), dan Kabupaten Tanah Laut (2 FS atau sekitar 0,35 Ha).

Penanganan karhutla tersebut juga harus mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar.(nas)

 

Tags: bnpbkalselKarhutlalahan gambut

Berita Terkait.

bpn
Daerah

Kanwil BPN Jawa Timur Kembangkan SMART-Talent Jatim untuk Optimalkan Penempatan Pegawai Berbasis Data

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:23
Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali  ​
Daerah

Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Penyelundupan 225.000 Batang Rokok Ilegal di Tol Cipali ​

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:04
Bea Cukai Malili dan Polres Luwu Timur Gagalkan Pengiriman Narkotika Sintetis
Daerah

Bea Cukai Malili dan Polres Luwu Timur Gagalkan Pengiriman Narkotika Sintetis

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:28
APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan
Daerah

APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:23
Bea Cukai Samarinda Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp1,97 Miliar Hasil 458 Penindakan
Daerah

Bea Cukai Samarinda Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp1,97 Miliar Hasil 458 Penindakan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:03
Kementrans
Daerah

Kementerian Transmigrasi Serahkan 27 Sertifikat Tanah di Maluku Tengah, Komisi V Dorong Pengembangan Kawasan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:02

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4317 shares
    Share 1727 Tweet 1079
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1159 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.