• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komisi IX DPR Sebut Program Kemenkes Atasi Stunting Sulit Diimplementasikan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 22 November 2023 - 07:12
in Nasional
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani. (Antara)

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menilai program yang digulirkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait dengan kasus stunting sering sulit untuk diimplementasikan.

“Komisi IX DPR RI akan terus mengawal, menjadi penjaga gawang atas kebijakan atau program terkait kasus stunting yang sering sulit diimplementasikan,” kata Netty, dalam keterangannya saat Kampanye Percepatan Penurunan Stunting yang diterima di Purwakarta, Jawa Barat, seperti dikutip Antara, Selasa (21/11/2023).

BacaJuga:

Bukan Cuma Gratis Sekolah, Beasiswa SCG Bekali Talenta Muda Hadapi Masa Depan

Taman Safari Gelar IAPVC 2026, Kompetisi Foto dan Video Satwa Terbesar di Indonesia

Wamendagri Ribka Sambut 65 Pelajar Papua, Dorong Pendidikan Jadi Jalan Meretas Masa Depan

Ia menyampaikan bahwa sering program atau kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan terkait dengan kasus stunting sulit diimplementasikan.

Contohnya, kata dia, Kementerian Kesehatan yang kini tengah membangun atau membentuk visi baru, yakni Posyandu Prima yang katanya akan buka praktik setiap hari.

“Katanya, melalui Posyandu Prima itu akan buka praktik setiap hari, ada dokter, perawat, dan bidannya. (Kaitan dengan hal itu), saya bilang ‘nonsense’,” kata dia.

Netty mengaku sudah mengetahui banyak mengenai anatomi posyandu yang kenyataannya sering ditinggalkan kadernya.

Atas hal tersebut, ia menyampaikan agar Kemenkes tidak “ngarawu ku siku” atau ingin melakukan sesuatu tapi tidak memperhitungkan kemampuan.

Menurut dia, selama ini pemerintah hanya menyampaikan informasi penurunan angka stunting dan statistik semata. Padahal, stunting itu bukan hanya angka atau statistik, tetapi harus betul-betul diintervensi.

Ia mengatakan bahwa stunting itu harus ada validitas yang mana ada bayi dan balita yang benar-benar mengalami stunting serta harus ada upaya yang dilakukan melalui intervensi spesifik seperti pemberian makanan bergizi.

Dalam konteks kesehatan, katanya, disebutkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ada jenis pangan olahan untuk keperluan medis khusus (PKMK) dan ada PDK (pangan diet khusus) yang memang diberikan kepada anak yang mengalami stunting secara berulang-ulang sehingga perlu ada pendampingan, pengawasan, pembinaan pada keluarga hingga kemudian status gizinya meningkat.

Pada momentum kampanye percepatan penurunan stunting di Bandung, Netty mengajak semua stakeholder dan masyarakat agar bisa saling berkoordinasi dan berkolaborasi.

Menurutnya, saat ini penanganan stunting sudah waktunya diganti diksi atau narasinya. Jadi tidak lagi menggunakan istilah penurunan atau penanganan. Melainkan harus sudah diganti dengan istilah pencegahan karena sudah diakui kalau ‘golden period’ itu sebelum bayi dua tahun. Sedangkan jika lebih dari dua tahun, itu akan sulit.

“Jadi jangan gunakan kata penurunan, sekarang harus diluruskan narasi dan diksinya, bahwa upaya yang kita lakukan adalah bukan penurunan, tetapi pencegahan agar tidak ada penambahan kasus stunting baru,” kata dia. (dam)

Tags: KemenkesKomisi IX DPR RIstunting

Berita Terkait.

Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani
Nasional

Bukan Cuma Gratis Sekolah, Beasiswa SCG Bekali Talenta Muda Hadapi Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:31
Taman Safari Gelar IAPVC 2026, Kompetisi Foto dan Video Satwa Terbesar di Indonesia
Nasional

Taman Safari Gelar IAPVC 2026, Kompetisi Foto dan Video Satwa Terbesar di Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10
Wamendagri Ribka Sambut 65 Pelajar Papua, Dorong Pendidikan Jadi Jalan Meretas Masa Depan
Nasional

Wamendagri Ribka Sambut 65 Pelajar Papua, Dorong Pendidikan Jadi Jalan Meretas Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:18
Rakor
Nasional

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:07
WTP
Nasional

BNPP RI Kembali Raih WTP, Jadi yang ke-12 Berturut-turut untuk Laporan Keuangan 2025

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:07
GIIAS-2026
Nasional

Fasilitas dari Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran GIIAS 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.