• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

PKB Hengkang ke Kubu Anies, Peluang Prabowo Bersanding dengan Erick atau Gibran Kian Terbuka

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 1 September 2023 - 22:02
in Headline
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Anies-Cak Imin). Foto: Facebook/am

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Anies-Cak Imin). Foto: Facebook/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hengkangnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke kubu Anies Baswedan cukup potensial, karena PKB adalah partau terbesar kelompok Nahdliyin, dengan basis di Jawa Timur, sebagian lainnya di Jawa Tengah. Manuver semacam PKB ini umum terjadi, tentu alasan paling mengemuka karena PKB tidak mendapat peluang yang baik di Gerindra.

“Ini bisa meredam kekuatan PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo. Hanya saja, di Jawa Timur Demokrat juga miliki porsi besar, akan sangat kuat jika Demokrat tetap berada di barisan Anies Baswedan,” ungkap Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah ketika ditanya indopos.co.id, Jumat (1/9/2023).

BacaJuga:

Realisasi Arahan Presiden tentang Sekolah Nasional Terintegrasi Gelombang Perdana Hadir di 17 Daerah

Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar

Imbas Temuan 995 Senjata hingga Narkoba, Sekolah YHI-PP Terapkan PJJ

Meski demikian, kata Dedi, elektabilitas PKB sejauh ini tidak sejalan dengan elektabilitas Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. “Inilah persoalannya, jika rival juga mengambil cawapres dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU), maka Muhaimin akan kian kesulitan mengondisikan suara,” kata Dedi.

Dedi mengatakan koalisi tentu perlu mengubah nama dan tagline jika tidak solid, dan itu bukan persoalan. Yang mungkin bisa sedikit dipastikan, dengan hengkangnya PKB ke kubu Anies, ada dua kemungkinan terjadi. Pertama, Gerindra alami kekhawatiran kehilangan suara NU di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kedua, peluang Prabowo Subianto bersanding dengan Erick Thohir atau Gibran Rakabuming Raka semakin terbuka.

Menurut Dedi, kemarahan Partai Demokrat pasca beredarnya informasi Anies Baswedan dipasangkan dengan Cak Imin, cukup beralasan secara personal, tetapi berlebihan dari sisi organisasi politik, karena faktanya keputusan cawapres yang saat ini diambil, masih sesuai dengan piagam koalisi di mana Anies Baswedan diberi kewenangan menentukan cawapres.

“Di luar itu, iklim koalisi saat ini masih dinamis, belum ada ketetapan, dan justru dengan kejelasan Anies menggandeng Muhaimin, ini membuat koalisi yang ada akan segera mengambil keputusan lanjutan,” ungkap Dedi.

Misalnya, lanjut Dedi, Partai Demokrat bisa saja akan segera menarik diri dari koalisi dan membangun koalisi baru, bisa saja dengan PPP dan PKS dan usung AHY-Sandiaga Uno, tetapi PKS tentu tidak miliki perbedaan, karena sama saja antara mendukung Anies atau AHY, sehingga mereka akan sulit diajak membangun koalisi baru itu, kecuali diberi kesempatan menjadi pengusung utama.

“Untuk itu, sebutan pengkhiatan hanya propaganda Demokrat, yang sebenarnya tidak ada pengkhianatan dalam situasi ini. Karena AHY belum pernah dideklarasikan, atau setidaknya dipastikan untuk mendampingi Anies,” ujarnya.

Dedi berpendapat, wacana Anies Baswedan dipasangkan dengan Cak Imin, bisa jadi, alasan kuatnya karena Demokrat terlalu mahal dalam nego politik.

“Mereka (Partai Demokrat, red) sangat mungkin memaksa koalisi menerima AHY sebagai cawapres, untuk itu koalisi tidak menemukan titik temu. Sementara PKB punya basis massa yang lebih tegas di Jawa Timur, serta orientasi pemilih NU,” tutup Dedi. (dam)

Tags: Anies BaswedanCak ImincapresCawapres AniesMuhaimin IskandarPartai Kebangkitan BangsaPKB

Berita Terkait.

pratikno
Headline

Realisasi Arahan Presiden tentang Sekolah Nasional Terintegrasi Gelombang Perdana Hadir di 17 Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:31
Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar
Headline

Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:45
yhi
Headline

Imbas Temuan 995 Senjata hingga Narkoba, Sekolah YHI-PP Terapkan PJJ

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:02
Kebakaran
Headline

Bromo Wildfire Still Burning, BNPB: More Than 176 Hectares of Land Affected

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:27
Karhutla
Headline

Duh Karhutla Gunung Bromo Belum Padam, BNPB: Lebih dari 176 Ha Lahan Terbakar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:27
Karhutla
Headline

60 Hektare Bromo Terdampak Kebakaran, DPR Soroti Lemahnya Antisipasi Karhutla

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2204 shares
    Share 882 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.