• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Inovasi dari Sumatera Dominasi KIPP Hari Keempat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 5 Juli 2023 - 18:47
in Nasional
Sebanyak sembilan inovasi dari pemerintah daerah mengikuti kegiatan presentasi dan wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2023 hari keempat. Foto: Kementerian PANRB

Sebanyak sembilan inovasi dari pemerintah daerah mengikuti kegiatan presentasi dan wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2023 hari keempat. Foto: Kementerian PANRB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebanyak sembilan inovasi dari pemerintah daerah mengikuti kegiatan presentasi dan wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2023 hari keempat. Para inovator kali ini didominasi dari Pulau Sumatera, dan hadir juga dari Provinsi DKI Jakarta dan Bali dari kategori umum dan 2 dari kategori khusus.

Presentasi diawali inovasi Radio Inklusi Menuju Kota Denpasar Maju dan Jaya (RADITYA). Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan ide utama dari program ini adalah memberikan akses informasi dan program siaran yang inklusif.

BacaJuga:

Wamendiktisaintek Dorong Kampus Jadi Pusat Solusi Persoalan Daerah

TKA Tetap Bisa Diikuti Semua Murid, Kemendikdasmen Siapkan Solusi untuk Daerah Darurat

Operasi Patuh 2026, Korlantas Tekankan Pentingnya Helm SNI dan Sabuk Pengaman

RADITYA menjadi wadah yang aman dan nyaman untuk berdiskusi, menyalurkan bakat dan hobi, serta memberikan kesempatan bagi kelompok yang selama ini kurang mendapat perhatian seperti penyandang disabilitas, kelompok masyarakat lanjut usia, dan remaja rentan untuk dapat menyalurkan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki untuk dapat berkontribusi bagi pembangunan di Kota Denpasar.

“Inovasi ini hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Denpasar akan sarana komunikasi, sosialisasi, dan informasi mengenai layanan publik, pembangunan, pendidikan, pelestarian budaya, kegawatdaruratan, kebencanaan, info lalu lintas dan hiburan yang bersifat inklusif sehingga dapat diterima dan dinikmati manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, serta untuk mendukung mewujudkan Kota Denpasar sebagai kota inklusi,” ujarnya.

Adapun kelompok masyarakat yang secara khusus menjadi perhatian dalam inovasi RADITYA adalah kelompok anak dan remaja penyandang disabilitas, kelompok masyarakat lanjut usia, serta kelompok remaja rentan. Setidaknya saat ini terdapat 12 program siaran yang secara inklusif mengakomodir kebutuhan informasi seluruh lapisan masyarakat.

Presentasi selanjutnya dari kategori khusus yakni inovasi Cegah Kanker Serviks dengan Mobil Deteksi Kanker Hibiscus dan Motor Bunga Indah (Cek dan Sadari) dari UKPD Puskesmas Kecamatan Senen, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Asisten Pemerintahan Sekda DKI Jakarta Sigit Wijatmoko menjelaskan Inovasi Cek dan Sadari merupakan Gerakan Deteksi Dini Kanker Serviks pada Perempuan Indonesia mulai dicanangkan secara nasional pada tahun 2015, salah satunya dengan IVA yang cukup efektif karena murah dan mudah dilakukan.

Inovasi ini telah dikembangkan dengan melalui Agen Super Women melalui ibu-ibu PKK serta Komunitas warga untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam menyosialisasikan pentingnya IVA dan kesehatan reproduksi kepada WUS. Terdapat juga kelas superwomen yang merupakan penyuluhan dengan media dan cara yang lebih inovatif melalui komunitas warga seperti grup arisan, pengajian, dan persatuan orang tua murid.

“Terdapat juga Mobil HIBISCUS 2 sebagai mobil penyuluhan keliling, dan tersedianya Motor Anyelir untuk peningkatan akses layanan IVA dilengkapi dengan Kursi Ginekologi Portable di wilayah padat penduduk,” jelasnya.

“Dari total yang diperiksa IVA, 139 perempuan terdeteksi lesi prakanker/kanker serviks dan segera ditangani di Puskesmas maupun rujukan vertikal. Dengan semakin banyak wanita yang paham akan pentingnya IVA dan kesehatan organ reproduksi, maka semakin banyak pula wanita yang mau dilakukan IVA, sehingga dapat mencegah mereka dari keganasan kanker serviks stadium lanjut yang dapat berakibat fatal,” lanjutnya.

Masih dari Provinsi DKI Jakarta, inovasi selanjutnya adalah Jakarta Evolution (JAKEVO): Solusi Pelayanan Perizinan yang Lebih Cepat, Terjangkau, dan Transparan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra mengatakan JAKEVO bertujuan menyederhanakan pelayanan perizinan melalui integrasi sistem dan seluruh proses bisnis perizinan secara digital, dengan fitur-fitur yang mendukung kemudahan dan kecepatan pemrosesan berkas, monitoring, dan keterbukaan proses. Penerima manfaat mencakup seluruh masyarakat yang membutuhkan pengurusan perizinan dan nonperizinan di Provinsi DKI Jakarta.

Inovasi berdampak pada pemangkasan prosedur, waktu, dan biaya perizinan, peningkatan kepuasan masyarakat, peningkatan transparansi pelayanan perizinan, peningkatan indeks kepuasan masyarakat serta peningkatan kondusivitas iklim investasi.

Proses perizinan di JAKEVO dimulai dari pendaftaran dan upload dokumen persyaratan oleh pemohon yang dilakukan secara digital dan paperless, pemohon dapat mengakses pelayanan perizinan dan nonperizinan dari rumah masing-masing atau menggunakan bantuan AJIB (Antar Jemput Izin Bermotor) untuk pendampingan penggunaan JAKEVO.

Inovasi kategori khusus lain datang dari Kabupaten Bangka dengan judul Gerakan Pembangunan Melestarikan Lingkungan (Gerbang Lestari).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangka Pan Budi Marwoto memaparkan inovasi merupakan pemanfaatan lahan kritis pasca penambangan timah, dengan tujuan menjadikan sebagai kawasan pelestarian habitat satwa dan tanaman lokal, edukasi, dan pariwisata, kawasan agrowisata, peternakan, serta aktivitas ekonomi masyarakat sehingga memiliki nilai sosial yang sangat tinggi. Hal ini mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan dan berdampak pada peningkatan kualitas hidup manusia.

Menurutnya pembaharuan inovasi dari 5 aspek menjadi 9 aspek pengembangan, yaitu pendekatan pentahelix, integrated tourism, penelitian berbasis bukti, kebijakan berbasis bukti, model laboratorium riset, pengembangan kawasan reklamasi, peningkatan diversifikasi satwa dan vegetasi, peningkatan keterlibatan pemangku kepentingan luar negeri dan perguruan tinggi, sebagai laboratorium riset perguruan tinggi luar negeri, konferensi international tematik lahan kritis, dan pengembangan sarana prasarana hiburan dan rekreasi.

Masih dari Kabupaten Bangka, inovasi yang tampil dihadapan Tim Panel Independen (TPI) adalah Reklamasi Laut untuk Pemulihan Ekosistem Lautan dan Penanganan Perubahan Iklim (Si Luki dan Si Eko Teman Baik) dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangka.

Pan Budi menuturkan terobosan diinisiasi aktivitas penambangan timah di perairan laut Pulau Bangka. Kegiatan meliputi lima tahapan yakni perencanaan, survei lokasi, pelaksanaan, monitoring, dan penilaian keberhasilan. Inovasi berbasis collaborative action, pendekatan pelibatan berbagai pihak yaitu Kementerian BUMN, Pemkab. Bangka, PT Timah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

“Inovasi ini bertujuan untuk pengelolaan kualitas air laut, pencegahan dan penanggulangan terhadap abrasi atau pendangkalan pantai, serta perlindungan keanekaragaman hayati khususnya pada daerah kegiatan pertambangan bijih timah di Perairan Pulau Bangka,” katanya.

Program reklamasi laut dilaksanakan untuk mempertahankan komponen biotik ekosistem atau populasi serta menjaga keserasian siklus alamiah komponen abiotik. Program reklamasi laut juga berfungsi sebagai lokasi penangkapan ikan (fishing ground) bagi nelayan dan daerah pengembangan wisata baru demi tercapainya pembangunan wisata berkelanjutan. Inovasi ini terdiri dari 5 kegiatan yakni transplantasi karang, artificial reef, penenggelaman fish shelter, restocking cumi/sotong, dan pemantauan kualitas air laut.

Presentasi dan wawancara selanjutnya dari Kabupaten Bangka Tengah dengan inovasi Sistem Informasi Daerah Potensial Penangkapan Ikan (SIDOLPIN). Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan SIDOLPIN merupakan aplikasi berbasis navigasi yang ditujukan untuk membantu meningkatkan jumlah tangkapan nelayan tradisional di Kabupaten Bangka Tengah, dengan harapan peningkatan jumlah tangkapan ini juga mampu meningkatkan kesejahteraan para nelayan.

SIDOLPIN menggunakan pemanfaatan teknologi observasi laut, penginderaan jarak jauh dan permodelan laut dengan menganalisis data parameter suhu permukaan laut dan jumlah klorofil serta dilengkapi dengan fitur keadaaan cuaca dan tinggi gelombang.

Para nelayan diubah budaya kerjanya dari tradisional menjadi digital yang mana membuat para nelayan dengan mudah mendapatkan akses daerah potensial banyak ikan sehingga nelayan langsung menuju ke lokasi yang sudah dipastikan terdapat banyak ikan. Hal ini lah yang juga mampu membuat para nelayan menghemat waktu, bahan bakar minyak, dan tenaga. Melalui SIDOLPIN juga mampu meningkatkan produksi perikanan, tangkap sebesar 2.258,6 ton, Nilai Tukar Nelayan sebesar 100 persen, efesiensi BBM sebesar 41,6 persen, serta penggunaan SIDOLPIN oleh 1.460 nelayan.

Pada sesi kedua, presentasi dilakukan oleh Kabupaten Bengkulu Utara dengan inovasi Gerakan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (Gardu Penangkis).

Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara Fitriansyah menyampaikan inovasi yang digagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kabupaten Bengkulu Utara dalam rangka penurunan angka kemiskinan.

Inovasi Gardu Penangkis diimplementasikan melalui tahapan perencanaan program, sosialisasi program, penguatan kelembagaan, pembinaan, monitoring dan evaluasi, melalui konvergensi kegiatan-kegiatan yang menghasilkan output, yang kemudian memberikan dampak terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Bengkulu utara.

Progres pelaksanaan inovasi terus berlangsung. Capaian keberhasilan dapat terlihat dari angka kemiskinan Kabupaten Bengkulu Utara turun 0,59 persen dari 11,65 menjadi 11,06 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Inovasi Gardu Penangkis mendukung pencapaian tujuan pertama dari tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu penghapusan kemiskinan meskipun kemiskinan di Kabupaten Bengkulu Utara masih ada, namun menunjukkan penurunan.

Inovasi kedelapan yakni Kampung Koperasi di Desa Wanabhakti dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Bupati OKU Timur Lanosin menjabarkan inovasi Kampung Koperasi merupakan sistem pelayanan pembiayaan bagi para pelaku usaha, khususnya UMKM serta dapat dijadikan sarana tempat menabung bagi masyarakat yang jauh dari lembaga perbankan.

Dinas Koperasi sebagai pembina dalam Kampung Koperasi ini berperan aktif dalam memberikan pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan serta sosialisasi terkait keberadaan Kampung Koperasi, sehingga masyarakat Desa Wanabhakti dan sekitarnya dapat memanfaatkan keberadaan koperasi-koperasi yang sudah terbentuk dengan menjadi anggota koperasi. Terobosan tersebut dianggap dapat menggantikan perbankan sebagai fungsi pembiayaan bagi UMKM.

Tahap presentasi dan wawancara hari keempat ditutup dengan inovasi Pernikahan Dapat Dokumen Kependudukan Diantar Dukcapil (KANDA KU RINDU) dari Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Bupati PALI Heri Amalindo memaparkan jika terobosan tersebut merupakan solusi yang efektif untuk menyisir masyarakat yang akan atau baru menikah untuk mempercepat proses kepemilikan dokumen kependudukan secara terintegrasi sehingga masyarakat tidak harus ke Kantor Dukcapil. Dokumen kependudukan langsung diantar Dinas Dukcapil dan masyarakat mendapatkan 5 dokumen sekaligus atau 5 in 1 (3 dokumen KK dan 2 KTP-el pasangan karena perubahan status).

Inovasi yang dimulai sejak Februari 2021 ini dapat menyediakan kemudahan akses bagi masyarakat dalam kepengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan pasangan pengantin, terutama untuk masyarakat yang jauh dari pusat kabupaten dan ekonomi menengah kebawah. (arm)

Tags: Inovasi Pelayanan Publikkementerian panrbKIPP 2023Kompetisi Inovasi Pelayanan PublikPelayanan Publik

Berita Terkait.

Polri Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Nasional

Wamendiktisaintek Dorong Kampus Jadi Pusat Solusi Persoalan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:05
Polri Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Nasional

TKA Tetap Bisa Diikuti Semua Murid, Kemendikdasmen Siapkan Solusi untuk Daerah Darurat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:32
Polri Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Nasional

Operasi Patuh 2026, Korlantas Tekankan Pentingnya Helm SNI dan Sabuk Pengaman

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:22
Polri Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Nasional

Indonesia Kembali Pimpin Komite HS Dunia, Bea Cukai Perkuat Peran di Perdagangan Global

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:17
Polri Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Nasional

Polri Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:05
bc2
Nasional

Sasar Mahasiswa, Bea Cukai Beri Edukasi Kampus Tentang Literasi Kepabeanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:04

OLAHRAGA

catur
Olahraga

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Editor Nasuha
Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

INDOPOSCO.ID - Kontingen DKI Jakarta kembali mengukuhkan dominasinya di dunia catur nasional. Membawa pulang 17 medali dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas)...

SelengkapnyaDetails
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5145 shares
    Share 2058 Tweet 1286
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1261 shares
    Share 504 Tweet 315
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    985 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.