• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sekretaris PWNU Lampung Sebut Karomani Pernah Minta Rp 100 Juta untuk Infak LNC

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 9 Maret 2023 - 16:29
in Nasional
Saksi kasus suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Lampung (Unila) Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung Aryanto Munawar saat memberi kesaksian di PN Tanjungkarang, Kamis, (9/32023). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Saksi kasus suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Lampung (Unila) Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung Aryanto Munawar saat memberi kesaksian di PN Tanjungkarang, Kamis, (9/32023). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung Aryanto Munawar mengatakan bahwa Karomani pernah meminta dana infak Rp100 juta untuk Gedung Lampung Nahdiyin Center (LNC) kepada Hepi Asasi, orang yang dibantunya untuk memasukkan anaknya ke Fakultas Kedokteran Unila.

“Setelah anaknya Hepi Asasi mengisi form pendaftaran jalur mandiri, saya berjanji kepada Hepi Asasi untuk bertemu Karomani sebelum tes SMMPTN,” kata Aryanto Munawar saat menjadi saksi pada sidang lanjutan perkara suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, di Bandarlampung, Kamis (9/3).

BacaJuga:

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Pemerintah Tambah Kuota Magang Nasional 2026, Hampir 40 Persen Langsung Bekerja

Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras Dikecam, DPR: Jangan Korbankan Agama Demi Viralitas

Sidang lanjutan kasus suap PMB Unila di Pengadilan Negeri Tanjungkarang atas terdakwa Karomani, Heryandi, dan M. Basri dipimpin hakim Lingga Setiawan dengan hakim anggota: Aria Veronica, Edi Purbanus, Ahmad Rifai, dan Efiyanto.

Karomani mengatakan bahwa awalnya Hepi Asasi bersedia membayar sumbangan pengembangan institusi (SPI) senilai Rp300 juta. Namun, anaknya sudah telanjur mengisi SPI senilai Rp400 juta di formulir pendaftaran.

“Jadi, saya menghubungi Karomani, dia mengatakan bahwa mahasiswa tersebut merupakan keponakan Musa Zainuddin (mantan anggota DPR RI). Saya bilang mahasiswa ini mau tes jalur mandiri, dan sudah mengisi formulir SPI dan siap menyumbang Rp400 juta,” kata dia.

Aryanto mengatakan bahwa akhirnya bersama Hepi Asasi yang merupakan anggota Polri bertemu Karomani di Rektorat Unila untuk meminta pengurangan uang SPI.

“Saat bertemu cuman membahas ini anaknya Hepi Asasi sudah mendaftar jalur mandiri dengan SPI Rp400 juta. Uang SPI itu bisa tidak dikurangi menjadi Rp300 juta dan Rp100 juta lain untuk infak Gedung LNC,” kata dia.

Namun, lanjut dia, selang beberapa waktu Karomani menghubunginya bahwa nilai sumbanngan SPI tersebut sudah tidak bisa diubah ketika sudah diunggah.

“Pak Karomani telepon saya, bilang nilainya tidak bisa diubah, jadi tetap Rp400 juta itu. Dia cuma bilang (Karomani) ditambah lagi Rp100 untuk sumbangan LNC,” kata dia.

Sekitar 4 Juli 2021, kata dia, Mualimin menelepon untuk menanyakan alamat rumah dan mengambil uang Rp100 juta guna sumbangan Gedung LNC.

“Mualimin telepon saya, tanya alamat rumah, itu sekitar 4 Juli 2021. Saya lantas telepon Hepi Asisi orang tua calon mahasiswa untuk ke rumah. Mualimin kemudian datang, uang Rp100 juta saya kasih kepada dia,” kata dia.

Sementara itu, terdakwa Karomani dalam persidangan tersebut membantah adanya pertemuan di Rektorat Unila dengan Aryanto Munawar dan Hepi Asasi.

“Saya keberatan dengan kesaksian saksi Aryanto Munawar. Tidak pernah bertemu bertiga di ruangan rektor dan tak pernah membicarakan soal infak,” kata dia. (bro)

Tags: Infak Gedung LNCKaromaniPWNU Lampungrektor unilaRektor Universitas Lampung

Berita Terkait.

Gedung-Pancasila
Nasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Seskab
Nasional

Pemerintah Tambah Kuota Magang Nasional 2026, Hampir 40 Persen Langsung Bekerja

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:40
Festival-Musik
Nasional

Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras Dikecam, DPR: Jangan Korbankan Agama Demi Viralitas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:20
Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani
Nasional

Bukan Cuma Gratis Sekolah, Beasiswa SCG Bekali Talenta Muda Hadapi Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:31
Wamendagri Sambut 65 Pelajar Papua, Dorong Pendidikan Jadi Jalan Meretas Masa Depan
Nasional

Wamendagri Sambut 65 Pelajar Papua, Dorong Pendidikan Jadi Jalan Meretas Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:18
Rakor
Nasional

Kemenko Polkam, BSSN dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2208 shares
    Share 883 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1070 shares
    Share 428 Tweet 268
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.