• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ancaman Gejolak Perang Dagang di 2023 Perlu Diantisipasi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 12 Desember 2022 - 21:19
in Headline
Ilustrasi- Perang dagang USA dan China. Bendera Amerika Serikat dan Cina menabrak kontainer di langit saat matahari terbenam. ANTARA/Shutterstock/pri.

Ilustrasi- Perang dagang USA dan China. Bendera Amerika Serikat dan Cina menabrak kontainer di langit saat matahari terbenam. ANTARA/Shutterstock/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute (TII) Nuri Resti Chayyani mengatakan perlu adanya langkah antisipatif untuk menghadapi gejolak perang dagang internasional yang dapat berdampak terhadap perekonomian dalam negeri pada tahun depan 2023.

Adapun perang dagang yang dimaksud adalah antara Amerika Serikat (AS) dan China yang juga merupakan mitra dagang terbesar Indonesia, kata dia saat dihubungi oleh Antara di Jakarta, Senin.

BacaJuga:

Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan

Kasus Korupsi Penerima Mahasiswa Unsoed: Kabag Akademik Terima Uang ‘Mahar’ Rp1,12 Miliar

KPK Ungkap Kode Rektor Unsoed di Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa

“Yang masih perlu diantisipasi (pada 2023) adalah adanya gejolak perang dagang antara China dan Amerika Serikat yang akan mengguncang pertumbuhan ekonomi kita,” kata Nuri.

Sebagai informasi perang dagang antara kedua negara tersebut mulai bergejolak kembali sejak tahun 2018, yang mana keduanya berlomba-lomba menaikkan bea masuk impor untuk meningkatkan kinerja neraca perdagangan.

Selain itu, lanjut dia, Indonesia perlu mengantisipasi adanya kemungkinan kenaikan harga pangan dan energi di tingkat global pada 2023, mengingat adanya ketergantungan dalam negeri terhadap beberapa jenis komoditas tersebut.

“Kemudian, (antisipasi) ada kemungkinan kenaikan harga pangan dan energi,” kata Nuri.

Lebih lanjut Indonesia, menurut dia, perlu mengantisipasi adanya peningkatan kasus COVID-19, seperti yang mulai terjadi di China, serta risiko perubahan iklim yang membutuhkan alokasi dana dan mitigasi.

Namun demikian dia memperkirakan kinerja perekonomian nasional tahun 2023 masih akan ekspansif seperti pada 2022, yang mana sepanjang tiga triwulan mencatatkan pertumbuhan di atas 5 persen year on year (yoy).

“Apabila dilihat secara tahunan, sepanjang 2022 ini pertumbuhan ekonomi selalu berada di angka 5 persen dibandingkan tahun 2021. Ini merupakan hal yang impresif di tengah kondisi global yang masih tidak kondusif,” kata Nuri.

Menurut dia, capaian Indonesia pada 2022 bisa menjadi contoh bagi negara-negara lain, terutama di regional Asia, yang mana dapat menstabilkan pertumbuhan ekonomi di tengah adanya tendensi geopolitik sepanjang tahun 2022. (bro)

Tags: Amerika SerikatASChinaPerang DagangThe Indonesian Institutetii

Berita Terkait.

Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan
Headline

Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:55
Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa
Headline

Kasus Korupsi Penerima Mahasiswa Unsoed: Kabag Akademik Terima Uang ‘Mahar’ Rp1,12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:30
KPK Ungkap Kode Rektor Unsoed di Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa
Headline

KPK Ungkap Kode Rektor Unsoed di Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:15
Bahasa Indonesia Mendunia, Diplomat Asing Jadi ‘Duta’ Persahabatan
Headline

Bahasa Indonesia Mendunia, Diplomat Asing Jadi ‘Duta’ Persahabatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:31
Uang Hasil Pemerasan Rektor Unsoed Dipakai Beli 3 Bidang Tanah
Headline

Uang Hasil Pemerasan Rektor Unsoed Dipakai Beli 3 Bidang Tanah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:08
Tenda-Pengungsian
Headline

Korban Meninggal Gempa M 7,7 NTT Bertambah Jadi 83 Orang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.