• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

BPS DKI Data Warga Tuna Wisma di 12 Titik Jakarta Selatan

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 30 Oktober 2022 - 14:33
in Megapolitan
Warga-Tuna-Wisma

Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Selatan mendata sejumlah tuna wisma pada malam hari, Jakarta, Minggu (30/10/2022). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mendata warga yang tak bertempat tinggal (tuna wisma) di 12 titik Jakarta Selatan sebagai kegiatan awal registrasi sosial ekonomi (regsosek) pada 29 hingga 30 Oktober 2022.

“Pendataan di 12 titik yang tersebar di lima kecamatan di Jakarta Selatan yakni Setiabudi, Tebet, Mampang Prapatan, Pancoran, dan Cilandak,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Selatan Munawaroh dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (30/10).

BacaJuga:

Camat Tambora Akui 8 Kelurahannya Masih Kumuh Usai Disorot Pramono

Bea Cukai Bogor Menindak 286 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Maung Padjajaran

Pramono Jadikan Data BPS Dasar Benahi RW Kumuh di Jakarta

Menurutnya, pendataan 116 tuna wisma ini berfokus pada keterangan demografi seperti nama, tanggal lahir, jenis kelamin, status perkawinan, keterangan pendidikan, serta keterangan pekerjaan dan kepemilikan usaha.

Baca Juga : Konsumsi Rumah Tangga Sumber Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

Adapun pihaknya mengerahkan sebanyak 51 petugas di malam regsosek yang merupakan gabungan dari pegawai BPS Jakarta Selatan dengan melibatkan Dinas Sosial Jakarta Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Polres Metro Jakarta Selatan.

Munawaroh menjelaskan setiap petugas yang diterjunkan memiliki peran berbeda, yakni Dinas Sosial menyediakan data titik rawan tunawisma dan melakukan pendampingan selama pendataan.

Sedangkan Satpol PP mengarahkan rute perjalanan sesuai pengalaman dinas penelusuran Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti lokasi tuna wisma atau manusia gerobak, membangunkan tuna wisma yang sedang tidur, serta mengkondisikan tuna wisma yang beraktivitas untuk didata.

Adapun Polres Metro Jakarta Selatan bersiaga menjaga keamanan petugas pendata lapangan dari gangguan selama pendataan khususnya lokasi yang dituju.

Munawaroh menuturkan pihaknya semaksimal mungkin melakukan pendataan satu malam ini lantaran para tuna wisma biasa ditemui pada jam-jam tersebut di sejumlah titik rawan di Jakarta Selatan.

“Harapannya para tunawisma ini tidak takut untuk didata sehingga upaya BPS untuk memastikan bahwa seluruh penduduk terdata pada pendataan awal regsosek 2022 ini dapat tercapai,” ujarnya seperti dikutip Antara, Minggu (30/10/2022).

BPS DKI Jakarta melakukan pendataan awal registrasi sosial ekonomi (regsosek) 2022 sejak 15 Oktober hingga 14 November 2022.

Kegiatan ini sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2023 pada 16 Agustus 2022 yang merupakan upaya penyediaan data sosial ekonomi terintegrasi dan akurat.

Pendataan awal regsosek akan menghasilkan basis data penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa atau kelurahan.(mg1)

Tags: BPSdki jakartaWarga Tuna Wisma

Berita Terkait.

tambora
Megapolitan

Camat Tambora Akui 8 Kelurahannya Masih Kumuh Usai Disorot Pramono

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:22
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Megapolitan

Bea Cukai Bogor Menindak 286 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Maung Padjajaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:31
Pramono Jadikan Data BPS Dasar Benahi RW Kumuh di Jakarta
Megapolitan

Pramono Jadikan Data BPS Dasar Benahi RW Kumuh di Jakarta

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:21
RW Kumuh Jakarta Sisa 211, Pramono Soroti Kompleksitas Wilayah Tambora
Megapolitan

RW Kumuh Jakarta Sisa 211, Pramono Soroti Kompleksitas Wilayah Tambora

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:31
WNA
Megapolitan

Edarkan Narkoba, WNA China Ditangkap di Pademangan Jakarta

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:43
chico
Megapolitan

Chico Hakim: Dominasi Gen Z dan Milenial Jadi Modal Jakarta Menuju Kota Maju

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.