• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Hiii dari Ular, Biawak, Musang Masuk Rumah di Yogyakarta

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 23 Oktober 2022 - 22:23
in Daerah
ular

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta mengevakuasi ular yang masuk ke rumah warga. Foto : Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yogyakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menyatakan kasus evakuasi hewan liar yang masuk rumah warga di Kota Yogyakarta pada awal musim hujan kian beragam untuk jenis hewannya, tidak hanya ular tetapi juga biawak hingga musang.

“Kasus terakhir yang kami tangani adalah dua ekor musang masuk rumah warga,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta Octo Noor Arafat di Yogyakarta, Minggu (23/10/2022).

BacaJuga:

Terima Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI, Kakanwil BPN Banten Beberkan Capaian dan Tantangan Layanan Pertanahan

71 Km Jalan Desa Tuntas, Gubernur Andra Soni: Program Bang Andra Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan Warga

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Kecil Mahesa, Temani Langkahnya Menuju Cita-Cita dengan Bantuan Sepeda

Hingga September 2022, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan telah melakukan evakuasi 177 sarang tawon, 55 kali evakuasi ular dan biawak, penyelamatan kucing dan anjing 42 kali, pelepasan cincin 56 kali, serta penanganan 42 kasus kebakaran di dalam Kota Yogyakarta dan 51 kali membantu penangan kebakaran di luar Kota Yogyakarta.

Sedangkan untuk Oktober, petugas setidaknya sudah melakukan evakuasi 10 ekor ular, satu ekor biawak, dan dua ekor musang.

Menurut dia evakuasi musang liar yang masuk ke rumah warga baru pertama kali dilakukan dan kasus tersebut cukup janggal karena ada musang di lingkungan perkotaan yang padat permukiman penduduk.

“Dimungkinkan kejadian tersebut ada kaitannya dengan kondisi lingkungan tempat musang tersebut tinggal. Bisa saja karena banjir dan kondisi lainnya sebagai dampak cuaca ekstrim dan banyak ekosistem yang rusak sehingga musang liar masuk ke rumah,” ujarnya dikutip Antara.

Sebelumnya, hewan liar yang kerap dievakuasi oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta karena masuk rumah warga adalah ular dan biawak.

Baca Juga: BKSDA Maluku Amankan 41 Hewan Langka Dilindungi

“Di musim hujan, evakuasi hewan liar yang paling sering dilakukan adalah ular masuk rumah warga. Kebanyakan adalah ular tidak berbisa tetapi masyarakat tetap harus waspada,” katanya.

Sedangkan untuk biawak, kata dia, dimungkinkan terjadi karena biawak adalah pemangsa telur ular. “Musim hujan adalah waktunya ular bertelur. Makanya, muncul biawak yang memakan telur-telur tersebut,” tandasnya.

Permukiman warga yang berada di bantaran sungai menjadi lokasi yang dinilai cukup rawan terjadi kasus hewan liar masuk rumah. “Bisa saja hewan liar tersebut, ular, terbawa arus sungai dari arah hulu saat hujan lebat dan masuk ke permukiman warga,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan memastikan tidak ada semak belukar di sekitar rumah yang mungkin digunakan sebagai sarang ular, biawak atau hewan liar lain.

Rumah juga dijaga agar selalu rapi dan tidak lembab serta diberi wewangian untuk mencegah ular masuk. “Selama ini, banyak masyarakat yang menilai, untuk mencegah ular masuk perlu diberi garam kasar di sekeliling rumah. Cara tersebut tidak efektif. Lebih baik diberi wewangian,” katanya.

Jika masyarakat tidak yakin dapat mengevakuasi hewan liar secara aman, maka warga bisa meminta bantuan petugas DInas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang siaga 24 jam setiap hari.

Hewan liar yang dievakuasi kemudian akan dipelihara atau diberikan ke komunitas pecinta reptil atau dilepasliarkan di lokasi yang aman dan jauh dari permukiman warga.

Selain evakuasi ular, biawak, dan musang, petugas juga dapat membantu melakukan evakuasi terhadap sarang tawon bahkan evakuasi hewan peliharaan yang terlepas seperti anjing yang masuk ke salah satu hotel di Kecamatan Jetis, demikian Octo Noor Arafat. (aro)

Tags: BiawakhewanMusangsatwaularyogyakarta

Berita Terkait.

harison
Daerah

Terima Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI, Kakanwil BPN Banten Beberkan Capaian dan Tantangan Layanan Pertanahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:22
soni
Daerah

71 Km Jalan Desa Tuntas, Gubernur Andra Soni: Program Bang Andra Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Rabu, 30 September 2026 - 23:23
bbri
Daerah

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Kecil Mahesa, Temani Langkahnya Menuju Cita-Cita dengan Bantuan Sepeda

Rabu, 30 September 2026 - 22:02
bri
Daerah

Tak Sekadar Layani Transaksi Perbankan, BRILink Agen di Semarang Aktif Edukasi Masyarakat Cegah Penipuan

Rabu, 30 September 2026 - 19:39
bc2
Daerah

Bea Cukai Tanjungpandan Musnahkan 140 Ribu Rokok Ilegal dan Belasan Liter Minuman Beralkohol

Rabu, 30 September 2026 - 16:16
bc
Daerah

Bea Cukai dan TNI Ungkap Penyelundupan Pakaian Bekas dan Miras Tanpa Pemilik di Entikong

Rabu, 30 September 2026 - 15:05

OLAHRAGA

made
Olahraga

Dahsyat! Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia Sekaligus Pecahkan Rekor Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:10

​INDOPOSCO.ID – Srikandi panjat tebing Tanah Air, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses mengukir prestasi spektakuler di panggung Asian Games...

SelengkapnyaDetails
gp

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Rabu, 30 September 2026 - 21:11
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Rabu, 30 September 2026 - 08:30
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1130 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.