INDOPOSCO.ID – Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang digagas Gubernur Banten Andra Soni terbukti memberikan dampak nyata bagi masyarakat perdesaan.
Pada tahun pertama pelaksanaan 2025, Pemerintah Provinsi Banten telah menuntaskan pembangunan 62 ruas jalan desa dengan total panjang 71,05 kilometer yang tersebar di lima wilayah.
Rinciannya, 17 ruas sepanjang 29,63 kilometer di Kabupaten Lebak, 30 ruas sepanjang 26,71 kilometer di Kabupaten Pandeglang, 8 ruas sepanjang 9,09 kilometer di Kabupaten Serang, 2 ruas sepanjang 2,01 kilometer di Kabupaten Tangerang, dan 5 ruas sepanjang 4,61 kilometer di Kota Serang.
Gubernur Banten Andra Soni meresmikan puluhan ruas jalan tersebut secara terpusat di Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Selasa (30/9/2026)
Peresmian juga dilakukan secara virtual dan dihadiri oleh kepala daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan masyarakat penerima manfaat.
Turut hadir Bupati Lebak Hasbi Jayabaya, Ketua Komisi IV DPRD Banten M. Nizar, anggota DPRD Banten daerah pemilihan Lebak, serta pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lebak.
Kepala Desa Sukaraja, Adung Umum (58), mengungkapkan sebelum adanya Program Bang Andra, kondisi jalan di desanya sangat memprihatinkan.
“Hal itu sangat menyulitkan dan menghambat mobilitas warga serta aktivitas perekonomian masyarakat kami,” ujar Adung.
Setelah dibangun sepanjang 2,88 kilometer, kini akses warga menjadi jauh lebih mudah.
“Pembangunan ini menunjang aktivitas sehari-hari warga, serta memangkas waktu tempuh ke pasar yang sebelumnya mencapai 30 menit, kini menjadi kurang dari 5 menit,” imbuhnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Kersaratu, Abdul Kholik (41). Ia menyebut kondisi jalan desanya sempat rusak parah dan tidak tersentuh pembangunan, sehingga menyulitkan petani membawa hasil bumi.
“Ini penantian kami yang sudah sangat lama. Di era kepemimpinan Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati, jalan poros desa kami diperbaiki menjadi sangat bagus. Masyarakat sangat senang dengan perubahan ini,” kata Kholik.
Gubernur Andra Soni menjelaskan, ruas Cikeusik–Simpang Cijaku yang menjadi lokasi peresmian memiliki panjang 2,88 kilometer dan melayani tiga desa, yakni Malingping Selatan, Sukaraja, dan Kersaratu, dengan total populasi 16.629 jiwa.
Jalur tersebut membuka akses bagi enam fasilitas pendidikan dan memudahkan akses menuju RSUD Malingping, klinik, posyandu, hingga apotek. Secara ekonomi, ruas ini melintasi 1.224 hektare kawasan pertanian dan 677 hektare perkebunan.
“Ke depan, program ini akan terus dilanjutkan secara bertahap sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk memperluas konektivitas hingga ke wilayah-wilayah yang masih membutuhkan akses jalan layak,” tegas Andra Soni.
Secara keseluruhan, Program Bang Andra Tahun Anggaran 2025 memberikan manfaat langsung bagi 101 desa yang menjangkau 351.099 jiwa. Program ini juga membuka akses bagi 192 fasilitas pendidikan dan 67 layanan kesehatan, serta melintasi kawasan pertanian seluas 26.196 hektare dan perkebunan seluas 12.510 hektare.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menambahkan bahwa seluruh ruas jalan yang dianggarkan pada 2025 telah rampung pemeriksaan, uji kelayakan, dan serah terima.
“Pada 2026, kami akan melanjutkan pembangunan 33 ruas jalan desa sepanjang 46 kilometer dengan total anggaran sekitar Rp164 miliar,” ungkap Arlan. (yas)















