• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Lima Spesies Burung Raja Udang Huni Pulau Curiak, Kalsel

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 02:22
in Nusantara
burung

Burung raja udang yang menghuni kawasan Stasiun Riset Bekantan dan Ekosistem Lahan Basah “Sutarto Hadi" di Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. (ANTARA/Firman)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lima spesies burung raja udang atau yang lebih dikenal dalam bahasa Inggris dengan nama sebutan kingfisher menghuni kawasan Stasiun Riset Bekantan dan Ekosistem Lahan Basah “Sutarto Hadi” di Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

“Kelimanya yaitu the blue-eared kingfisher (alcedo meninting), the stork-billed kingfisher (pelargopsis capensis), the white-breasted kingfisher (halcyon smyrnensis), the sacred kingfisher (todiramphus sanctus) dan the collared kingfisher (todiramphus chloris,” kata Amalia Rezeki, pendiri sekaligus pengelola Stasiun Riset Bekantan di Banjarmasin, Jumat.

BacaJuga:

Kebakaran Bromo Target Padam Jumat, BNPB Kerahkan 3 Helikopter

Perkuat Pengawasan Rokok dan Miras Ilegal, Bea Cukai Morowali Amankan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai 178 Miliar Rupiah

Keterbukaan Informasi Publik di Seluruh Kantah Kanwil BPN Banten Kini Jauh Lebih Baik

Dikatakannya, Pulau Curiak menjadi surga bagi banyak jenis burung termasuk di dalamnya terdapat beberapa spesies burung kingfisher.

Menurut Amel, sebutan akrab kandidat doktor lingkungan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini, pada tahun 2013 dia pernah melakukan penelitian burung di kawasan Pulau Delta Barito, Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala.

Baca Juga: BKSDA Sampit Lepasliarkan Ratusan Burung Sitaan

Saat itu dia mengidentifikasi spesies dan mendata status burung diurnal (aktif di siang hari). Dari 31 spesies burung, delapan di antaranya dilindungi berdasarkan pada PP No.7/1999.

Kemudian menurut organisasi internasional untuk konservasi yang bermarkas di Swiss yaitu International Union for Conservation of Nature (IUCN), dua spesies terancam punah, 22 spesies sedikit memprihatinkan, dua spesies berisiko rendah, dan lima spesies belum dinilai.

Sedangkan menurut Convention on International Trades on Endangered Species of Wild Flora and Fauna (CITES), perjanjian global yang fokus pada perlindungan spesies tumbuhan dan satwa liar, dua spesies masuk dalam Appendix II yang artinya hewan langka yang dilindungi di alamnya, tak boleh diambil dan dijual apabila keturunan hewan langka langsung dari alam.

Khusus untuk burung raja udang, kata dia, keberadaannya telah dilindungi melalui Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa yang diperbaharui dalam Peraturan Pemerintah 106 Tahun 2018.

“Meski status keterancamannya secara global hanya berisiko rendah, akan tetapi jumlah populasinya terus menurun akibat perubahan fungsi lahan basah dan tercemarnya perairan,” papar Amel.

Burung raja udang menjadi salah satu indikator biologi karena sangat intoleran dengan lingkungan yang rusak, terutama daerah perairan dan lahan basah.

Amel menyebutkan sebagai pemakan udang atau ikan kecil, jika air sungai tercemar, burung raja udang akan sulit mendapatkan pakannya.

Untuk itulah, pentingnya menjaga kawasan ekosistem lahan basah stasiun riset tersebut, yang didominasi vegetasi tumbuhan mangrove riparian, tempat berpijah udang dan ikan. (bro)

Tags: Burung Raja UdangkalselPulau CuriakSpesies Burung Raja Udang

Berita Terkait.

Kebakaran-Bromo
Nusantara

Kebakaran Bromo Target Padam Jumat, BNPB Kerahkan 3 Helikopter

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:48
Rokok-Ilegal
Nusantara

Perkuat Pengawasan Rokok dan Miras Ilegal, Bea Cukai Morowali Amankan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai 178 Miliar Rupiah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:46
Keterbukaan Informasi Publik di Seluruh Kantah Kanwil BPN Banten Kini Jauh Lebih Baik
Nusantara

Keterbukaan Informasi Publik di Seluruh Kantah Kanwil BPN Banten Kini Jauh Lebih Baik

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:10
briiii
Nusantara

Menjaga Asa di Surga Bahari, Dedikasi Mantri BRI untuk Masyarakat Wakatobi

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:58
soni
Nusantara

CKG Buat Masyarakat Banten Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:28
bromo
Nusantara

Kebakaran Bromo Mulai Mereda, Api Tersisa di B30 dan Lembah Dingklik

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:16

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.