• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Puluhan Guru yang Keracunan Makanan di Kota Malang Mulai Membaik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 6 September 2022 - 19:21
in Nusantara
Muhammadiyah-4

Sekolah Muhammadiyah 4

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang menyatakan bahwa kondisi puluhan guru di Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) yang mengalami keracunan makanan sudah mulai membaik.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Malang Suwarjana di Kota Malang, Selasa, mengatakan para guru yang mengalami keracunan makanan tersebut, saat ini sudah memasuki masa pemulihan.

BacaJuga:

Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada

“Untuk yang rawat inap sudah pulang semua, yang rawat jalan sudah sembuh, namun masih membutuhkan waktu istirahat,” kata Suwarjana.

Baca Juga :

Suwarjana menjelaskan akibat adanya puluhan guru yang mengalami keracunan makanan tersebut, salah satu sekolah yakni SD Muhammadiyah 4 Kota Malang tidak melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Menurutnya, kegiatan belajar mengajar di SD yang terletak di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang tersebut masih dilaksanakan secara daring akibat puluhan guru mengalami keracunan makanan pada 1 September 2022.

“Semua guru, tidak ada siswa yang mengalami keracunan makanan itu. Sampai Rabu (7/9) pembelajaran masih dilakukan daring dan para siswa tidak libur,” katanya.

Puluhan guru di Kota Malang dilaporkan mengalami keracunan makanan akibat mengonsumsi nasi kotak yang disediakan oleh sebuah katering di wilayah tersebut. Secara keseluruhan ada 65 orang guru yang mengalami keracunan makanan.

“Total ada 65 orang yang keracunan makanan dan itu dari dua kejadian berbeda,” tambahnya.

Kejadian keracunan makanan tersebut terjadi di SD Muhammadiyah 4 Kota Malang terhadap 20 orang guru dan pada Rapat Pusat Kegiatan Gugus (PKG) terhadap 45 orang guru. Kejadian itu terjadi pada hari yang sama pada 1 September 2022.

Pada Rapat PKG tersebut, dihadiri oleh 48 orang kepala Taman Kanak-Kanak (TK). Dari jumlah tersebut, 45 orang diantaranya mengonsumsi nasi kotak dari sebuah katering. Ke-45 orang tersebut, kemudian mengalami mual, diare, pusing dan muntah-muntah.

Dari 45 orang guru yang mengalami keracunan makanan tersebut, tiga orang harus menjalani rawat inap, sementara 42 lainnya rawat jalan. Saat ini, kondisi para kepala TK tersebut dilaporkan sudah membaik.

Sementara di SD Muhammadiyah 4 Kota Malang, sebanyak 20 orang guru dilaporkan mengalami hal serupa pada hari yang sama. Kejadian tersebut bermula pada saat ada salah satu orang tua murid yang memberikan 20 nasi kotak kepada guru-guru yang ada di sekolah tersebut.

Dari 20 orang guru yang menerima nasi kotak tersebut, beberapa diantaranya sedang berpuasa, sehingga tidak langsung memakan nasi kotak itu. Sejumlah guru lain yang tidak berpuasa, kemudian mengonsumsi nasi kotak itu.

“Kejadian itu pada 1 September 2022. Dari 20 guru itu, ada yang berpuasa. Yang puasa memakan nasi kotak itu pada saat berbuka, tapi sebagian dimakan langsung,” katanya.

Usai mengonsumsi nasi kotak, para guru tersebut mengalami sejumlah reaksi, di antaranya sakit perut, muntah dan pusing. Guru yang mengalami reaksi itu, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (bro)

Tags: Dinas Pendidikan dan Kebudayaangurukeracunan makanankota malangSekolah DasarTaman Kanak-Kanak

Berita Terkait.

Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten
Nusantara

Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:32
Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel
Nusantara

Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:05
Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada
Nusantara

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:01
BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan
Nusantara

BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:24
Barbuk
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Ganja dari Thailand

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:47
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Purwokerto Musnahkan Lebih dari 3 Juta Batang Rokok Ilegal Hasil Penindakan 2025-2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:46

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2187 shares
    Share 875 Tweet 547
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1378 shares
    Share 551 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1275 shares
    Share 510 Tweet 319
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.