• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dolar Jatuh Setelah Powell Kesampingkan Suku Bunga Naik 75 Basis Poin

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Kamis, 5 Mei 2022 - 11:11
in Ekonomi
Uang Dolar

: Gambar ilustrasi uang kertas dolar AS, Franc Swiss, pound Inggris dan Euro, diambil di Warsawa 26 Januari 2011. ANTARA/REUTERS/Kacper Pempel

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dolar jatuh ke level terendah satu minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengesampingkan prospek kenaikan suku bunga 75 basis poin, bahkan ketika dia mengatakan bank sentral AS akan bertindak agresif untuk membasmi inflasi.

Powell mengatakan dalam konferensi pers menyusul pernyataan kebijakan The Fed bahwa bank sentral AS tidak secara aktif mempertimbangkan kenaikan 75 basis poin, tetapi lompatan tambahan 50 basis poin akan dibahas untuk beberapa pertemuan berikutnya.

BacaJuga:

Semester I 2026, Dekarbonisasi Pertamina Capai 118 Persen dari Target Tahunan

United Tractors Raih Fortune Indonesia 100 2026, Perkuat Transformasi Bisnis

Bea Cukai Bongkar Impor Ilegal Beras, Garam dan Pakaian Bekas Capai Rp27,3 Miliar

Itu terjadi setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin, kenaikan terbesar dalam 22 tahun, dalam keputusan yang diperkirakan secara luas.

Baca Juga : Rubel Rusia Merosot Lagi 8,0 Persen Minggu Ini

“Pasar menilai pada dasarnya peluang 50/50 bahwa Anda melihat kenaikan 75 basis poin pada Juli, antara Juni dan Juli, jadi saya pikir takeaway paling penting di sini yang menurut saya pasar benar-benar terpaku, adalah apakah atau tidak ada kenaikan 75 basis poin di atas meja, dan dia (Powell) pada dasarnya mendorong kembali itu,” kata Mazen Issa, ahli strategi senior valas di TD Securities di New York, seperti dikutip Antara, Kamis (5/5/2022).

Indeks dolar turun tajam setelah komentar Powell, jatuh ke level terendah satu minggu di 102,48, sebelum merangkak kembali ke posisi terakhir di 102,62, turun 0,76 persen hari ini.

Bank sentral AS juga mengatakan bahwa neraca 9 triliun dolar AS akan dibolehkan turun sebesar 47,5 miliar dolar AS per bulan pada Juni, Juli dan Agustus dan pengurangan akan meningkat menjadi 95 miliar dolar AS per bulan pada September.

Investor telah mengevaluasi apakah reli yang mengirim indeks dolar ke level tertinggi dalam 20 tahun pekan lalu memiliki lebih banyak ruang untuk berjalan setidaknya dalam jangka pendek, dengan sebagian besar hawkishness yang diharapkan Fed sudah diperhitungkan ke pasar.

Namun, The Fed diperkirakan akan memperketat kebijakan lebih dari rekan-rekannya. Eropa, misalnya, sedang berjuang dari pertumbuhan yang lebih lemah dan gangguan energi karena sanksi yang dikenakan pada Rusia setelah invasinya ke Ukraina.

Euro menguat menjadi 1,0606 dolar, naik 0,82 persen hari ini, dan naik dari 1,0470 dolar pada Rabu (4/5/2022), yang merupakan terendah sejak Januari 2017.

Dolar AS juga diuntungkan dari arus safe-haven karena pembatasan Covid-19 di China memicu kekhawatiran tentang pertumbuhan global dan gangguan rantai pasokan baru.

Beijing menutup sejumlah stasiun metro dan rute bus dan memperpanjang pembatasan Covid-19 di banyak tempat umum pada Rabu (4/5/2022), memfokuskan upaya untuk menghindari nasib Shanghai, di mana jutaan orang telah dikunci ketat selama lebih dari sebulan.

Dolar Aussie berkinerja baik untuk hari kedua, setelah bank sentral Rusia (RBA) pada Selasa (3/5/2022) menaikkan suku bunga secara mengejutkan besar 25 basis poin menjadi 0,35 persen, kenaikan pertama dalam lebih dari satu dekade, dan mengisyaratkan lebih banyak lagi yang akan datang saat menarik kembali stimulus pandemi besar-besaran.

Aussie melonjak 2,03 persen menjadi 0,7241 dolar AS.

Data AS pada Rabu (4/5/2022) menunjukkan bahwa pengusaha swasta mempekerjakan pekerja paling sedikit dalam dua tahun pada April di tengah kekurangan tenaga kerja yang terus-menerus dan meningkatnya biaya, yang paling memukul usaha kecil.

Rilis ekonomi utama AS minggu ini adalah laporan pekerjaan pemerintah untuk April yang akan dirilis pada Jumat (6/5/2022).(mg2)

Tags: bank sentral asdollarSuku Bunga

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Semester I 2026, Dekarbonisasi Pertamina Capai 118 Persen dari Target Tahunan

Selasa, 22 September 2026 - 13:33
ut
Ekonomi

United Tractors Raih Fortune Indonesia 100 2026, Perkuat Transformasi Bisnis

Selasa, 22 September 2026 - 12:52
bc
Ekonomi

Bea Cukai Bongkar Impor Ilegal Beras, Garam dan Pakaian Bekas Capai Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 - 11:21
gadai
Ekonomi

Investasi Emas Mulai Rp10 Ribu, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas

Selasa, 22 September 2026 - 02:20
mendag
Ekonomi

Mendag: HET dan Harga Acuan Jadi Penyeimbang Produsen-Konsumen

Senin, 21 September 2026 - 18:24
bc2
Ekonomi

Aturan Baru, Impor dan Ekspor Sementara dengan Returnable Package Kini Makin Mudah

Senin, 21 September 2026 - 17:27

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5539 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    967 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.