• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rubel Rusia Merosot Lagi 8,0 Persen Minggu Ini

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 12 Maret 2022 - 09:34
in Ekonomi
dolar

Foto Dokumen: Uang kertas Rubel Rusia dan Dolar AS terlihat dalam ilustrasi yang diambil, 24 Februari 2022. ANTARA/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rubel Rusia naik tipis terhadap dolar dalam perdagangan di dalam dan luar negeri pada Jumat (Sabtu pagi WIB), tetapi mengakhiri minggu ketiga dengan kerugian besar, dengan bank sentral sekarang semakin membatasi akses ke mata uang asing.

Rubel telah kehilangan sepertiga nilainya di bursa Moskow sejak Rusia menginvasi Ukraina bulan lalu, karena ekonomi lokal melemah di bawah tekanan sanksi yang diberlakukan di seluruh dunia sebagai pembalasan atas invasi tersebut.

BacaJuga:

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

Jasa Marga Maksimalkan Tim Preservasi demi Kelancaran Arus Libur Panjang

Surveyor Indonesia Perkuat TICC untuk Kawal Transportasi Aman dan Berkelanjutan

Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan Ukraina telah mencapai “titik balik strategis” dalam konflik dengan Rusia, tetapi pasukan Rusia membombardir kota-kota di seluruh negeri dalam apa yang disebut Moskow sebagai “operasi militer khusus”, dan tampaknya berkumpul kembali untuk kemungkinan serangan di ibu kota Kiev.

Pada Jumat (11/3 2022) Presiden AS Joe Biden bergabung dengan sekutu untuk menyerang Moskow dalam perdagangan dan menutup dana pembangunan, dan mengumumkan larangan impor makanan laut, vodka, dan berlian Rusia.

Rubel ditutup 3,7 persen lebih kuat untuk hari ini terhadap dolar di 114,2525 di bursa Moskow, sedangkan untuk minggu ini, turun 8,1 persen, setelah kehilangan lebih dari 32 persen nilainya selama tiga minggu terakhir.

Tawaran luar negeri ditunjukkan pada 125,50/140 di Refinitiv dan tawaran 135,00 terhadap dolar di EBS.

Mata uang rubel telah jatuh sebanyak 39 persen tahun ini di Moskow, sementara tawaran luar negeri telah melihat penurunan yang lebih besar, sejauh ini merupakan mata uang dengan kinerja terburuk di dunia tahun ini. Spread bid/ask yang lebar menunjukkan betapa tidak likuidnya perdagangan saat ini.

Goldman Sachs menaikkan perkiraan inflasi Rusia akhir tahun menjadi 20 persen dari 17 persen sebagian karena depresiasi lebih lanjut dari rubel.

“Ini bukan pasar murni jadi melihat perkiraan, sulit untuk mengetahui level sebenarnya,” kata Ahli Strategi Mata Uang Rabobank, Jane Foley. “Prospek (untuk rubel) sepenuhnya tergantung pada apakah ada tempat untuk produksi dan energi Rusia lagi (dalam ekonomi global).” seperti dikutip Antara, Sabtu (12/3/2022).

Terhadap euro, rubel naik lebih dari 3,0 persen pada Jumat (11/3/2022) menjadi 121,03 di Moskow setelah mencapai rekor terendah intraday di 132.4175 pada Kamis (10/3/2022). Rubel turun 1,7 persen untuk minggu ini dan 28 persen selama tiga minggu.

Perdagangan di pasar ekuitas sebagian besar tetap ditutup pada Jumat (11/3/2022) atas perintah bank sentral.

Surat kabar bisnis Rusia Vedomosti melaporkan, mengutip sumber, bahwa bank sentral dan Bursa Moskow berpikir untuk memulai kembali perdagangan sekuritas lokal minggu depan secara bertahap. Poin utama diskusi adalah bagaimana memulai perdagangan dengan cara yang akan menghindari harga jatuh, sumber tersebut mengatakan kepada Vedomosti.

Pada Kamis (10/3/2022) bank sentral memperkenalkan pembatasan akses perusahaan lokal ke uang tunai mata uang asing selama enam bulan ke depan, setelah sebelumnya membatasi akses warga ke uang tunai mata uang keras.

Dari 10 Maret hingga 10 September, perusahaan dan pengusaha lokal yang menginginkan uang tunai dolar AS, yen Jepang, pound Inggris, dan euro hanya dapat menerima hingga senilai 5.000 dolar AS, dan hanya untuk membayar perjalanan kerja ke luar negeri.

Ekonomi Rusia menghadapi krisis paling parah sejak runtuhnya Uni Soviet pada 1991, setelah Barat memberlakukan sanksi berat terhadap hampir seluruh sistem keuangan dan perusahaan Rusia.

Rusia juga akan membayar 117 juta dolar AS untuk dua kupon obligasi dolar eksternal pada Rabu (16/3/2022). Meskipun memiliki masa tenggang 30 hari untuk melakukan pembayaran, tidak melakukannya minggu depan akan membuatnya semakin dekat dengan default eksternal utama pertama dalam sekitar satu abad. (mg2)

Tags: dolarRubel RusiaRusia

Berita Terkait.

Mata-Uang
Ekonomi

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:01
Perbaikan-Jalan
Ekonomi

Jasa Marga Maksimalkan Tim Preservasi demi Kelancaran Arus Libur Panjang

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:00
Fajar-Wibhiyadi
Ekonomi

Surveyor Indonesia Perkuat TICC untuk Kawal Transportasi Aman dan Berkelanjutan

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:49
Program TJSL
Ekonomi

PLN EPI dan Bahtera Adhiguna Hidupkan Ekonomi Sirkular di Kawasan Wisata Pesisir

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:09
Pesawat
Ekonomi

Harga Avtur Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Terapkan Biaya Tambahan 50 Persen

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:27
cabai
Ekonomi

Bapanas Klaim Harga Cabai Rawit Turun Signifikan, Jumlah Daerah Terdampak IPH Berkurang

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.