INDOPOSCO.ID – Menghadapi lonjakan mobilitas selama libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 pada 14-17 Mei, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat kesiapsiagaan infrastruktur jalan tol dengan menyiagakan layanan preservasi selama 24 jam penuh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan nyaman di tengah cuaca yang masih didominasi curah hujan tinggi di sejumlah wilayah.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono menegaskan bahwa kualitas infrastruktur menjadi fokus utama perusahaan selama periode libur panjang.
“Jalan tol bukan hanya sekadar infrastruktur konektivitas, melainkan ruang publik yang harus menjamin keselamatan pengguna jalan. Melalui pendekatan preservasi yang proaktif dan responsif selama 24 jam, kami berkomitmen menjaga kondisi jalan agar tetap optimal. Kesiapan infrastruktur jalan tol menjadi fokus utama kami untuk mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan,” ujar Rivan dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, tingginya intensitas hujan yang berpadu dengan beban kendaraan berat, terutama kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), meningkatkan risiko kerusakan permukaan jalan tol. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Jasa Marga mempercepat program preservasi melalui pemeliharaan rutin, berkala, hingga peningkatan kualitas jalan di seluruh ruas operasional.
Selain penanganan rutin, perusahaan juga memperkuat langkah preventif guna mencegah kerusakan berkembang menjadi lebih parah. Upaya itu dilakukan lewat pemantauan kondisi perkerasan jalan secara berkala, perbaikan retak halus, hingga penguatan struktur di titik yang kerap dilintasi kendaraan bertonase besar.
“Upaya yang dilakukan meliputi pemantauan kondisi perkerasan jalan secara berkala, perbaikan retak halus agar air tidak meresap ke lapisan bawah, hingga penguatan struktur jalan pada titik-titik yang sering dilalui beban kendaraan berat,” jelasnya.
Untuk mempercepat deteksi kerusakan, Jasa Marga mengandalkan teknologi Hawkeye Smart Inspection Car yang mampu memetakan kondisi jalan secara detail. Data tersebut dipadukan dengan pemantauan dari Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), patroli lapangan, hingga laporan pengguna melalui aplikasi Travoy.
“Pada periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, kami makin meningkatkan standar respons cepat dengan penanganan lubang ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari 24 jam setelah terdeteksi oleh sistem maupun laporan pengguna jalan. Tim kami di lapangan bekerja secara shift sepanjang 24 jam untuk memastikan tidak ada gangguan infrastruktur yang menghambat perjalanan pengguna jalan,” tutur Rivan.
Kesiapsiagaan juga dilakukan di titik-titik rawan genangan dengan membersihkan saluran drainase dan kolam tampungan air secara intensif agar kapasitas aliran tetap optimal. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kerusakan jalan sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas selama arus libur panjang.
Seluruh pekerjaan preservasi dilakukan oleh PT Jasamarga Tollroad Maintenance bersama PT Jasamarga Tollroad Operator dan badan usaha jalan tol di lingkungan Jasa Marga Group dengan tetap mengedepankan standar keselamatan kerja serta koordinasi bersama Kepolisian dan Kementerian Pekerjaan Umum.
“Melalui penguatan kegiatan preservasi yang bersifat preventif dan kesiapan layanan operasional selama libur panjang, kami berkomitmen memastikan seluruh ruas tol tetap laik operasi. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengalaman berkendara yang lebih baik, meminimalisasi potensi gangguan, serta mendukung perjalanan masyarakat yang lebih lancar, aman, efisien dan berkeselamatan selama periode libur panjang ini,” tutupnya.(her)











