• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN EPI dan Bahtera Adhiguna Hidupkan Ekonomi Sirkular di Kawasan Wisata Pesisir

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 14 Mei 2026 - 19:09
in Ekonomi
Program TJSL

Manager Stakeholder Management Korporat PLN Energi Primer Indonesia (EPI) Candra Bastian Rahadi, Manager Komunikasi Korporat dan TJSL PLN EPI, Dita Artsana; Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kota Mataram, Hengky Purbo Lesmono; Lurah Kelurahan Tanjung Karang Permai, Nani Nurkomala; Kepala Seksi Pengurangan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, I Made Wibisana Gunaksa dalam acara Kick Off Program TJSL Pengembangan dan Pendampingan Pengolahan Sampah Terpadu di Kawasan Project Gasifikasi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Uap (PLTMGU) Lombok Peaker, di kawasan wisata Pantai Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (12/5/2026). Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aktivitas wisata yang terus meningkat di kawasan pesisir membawa dua sisi berbeda. Di satu sisi mendatangkan peluang ekonomi, namun di sisi lain memicu persoalan sampah yang kian menumpuk. Kondisi itu kini coba dijawab melalui program pengelolaan sampah terpadu yang digulirkan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT Pelayaran Bahtera Adhiguna di kawasan wisata Pantai Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (12/5/2026).

Program yang berada di sekitar proyek gasifikasi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Uap (PLTMGU) Lombok Peaker tersebut tidak hanya berfokus pada kebersihan kawasan wisata, tetapi juga diarahkan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca melalui pendekatan ekonomi sirkular dan pemberdayaan masyarakat.

BacaJuga:

Jasa Marga Maksimalkan Tim Preservasi demi Kelancaran Arus Libur Panjang

Surveyor Indonesia Perkuat TICC untuk Kawal Transportasi Aman dan Berkelanjutan

Harga Avtur Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Terapkan Biaya Tambahan 50 Persen

Berbagai pihak dilibatkan dalam pelaksanaannya, mulai dari pemerintah daerah, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), hingga PLN Group. Sejumlah kegiatan dijalankan, seperti pelatihan pemilahan sampah organik dan anorganik, penguatan kelembagaan Pokdarwis, pengembangan budidaya maggot, serta penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah terpadu.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan mengatakan program tersebut menjadi bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dalam mendukung pengembangan kawasan wisata pesisir yang berkelanjutan.

“Program ini merupakan bagian dari komitmen TJSL PLN EPI dalam mendukung pengembangan wisata pesisir yang bersih, berkelanjutan, dan berbasis pemberdayaan masyarakat. Kami ingin menghadirkan dampak nyata tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi peningkatan kapasitas dan ekonomi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Menurutnyaa, peningkatan aktivitas wisata di kawasan pantai membuat kebutuhan pengelolaan sampah semakin mendesak sehingga diperlukan sistem yang mampu bekerja dari hulu hingga hilir.

“Program ini juga menjadi upaya bersama dalam mendorong penerapan konsep ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti pupuk organik maupun budidaya maggot,” kata Mamit.

Hal senada disampaikan Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kota Mataram, Hengky Purbo Lesmono. Ia menyebut keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari ketersediaan infrastruktur energi, tetapi juga dampak sosial dan lingkungan yang dirasakan masyarakat.

“PLN UIW NTB memiliki komitmen kuat untuk terus hadir sebagai perusahaan yang tidak hanya menyediakan listrik yang andal, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial dan lingkungan di tengah masyarakat,” ujar Hengky.

Dari sisi pemerintah kelurahan, Nani Nurkomala menilai persoalan sampah di kawasan wisata pesisir membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat karena berkaitan langsung dengan kenyamanan wisatawan dan kualitas lingkungan.

“Sekecil apa pun upaya kita dalam mengelola sampah akan sangat berarti. Kita semua adalah penghasil sampah, sehingga kita juga memiliki tanggung jawab untuk mengelolanya dengan baik,” tuturnya.

Nani juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan terkait pemilahan sampah organik dan anorganik agar jumlah sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA) bisa ditekan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengurangan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, I Made Wibisana Gunaksa mengungkapkan produksi sampah di Kota Mataram pada 2025 mencapai sekitar 311 ton per hari dan sebagian besar masih bergantung pada tempat pembuangan akhir (TPA).

“Dari 311 ton itu, lebih dari 70 persen masih mengandalkan TPA. Hanya sekitar 28 persen yang bisa dikelola oleh masyarakat dan pemerintah kota. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” ujar I Made Wibisana.

Menurutnya, pengelolaan sampah sejak dari sumber menjadi langkah penting untuk mengurangi volume timbunan sekaligus menekan emisi gas rumah kaca, terutama gas metana dari sampah yang menumpuk di TPA.

“Kegiatan ini sangat mendukung upaya pengurangan emisi karbon dan gas metana dari sampah yang menumpuk di TPA. Pengolahan sampah menjadi salah satu langkah nyata dalam mengurangi dampak perubahan iklim,” tambahnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Pokdarwis Bagek Kembar, Sukendi yang menyebut program tersebut memberi dampak langsung bagi masyarakat dan pelaku wisata di kawasan pesisir.

“Program ini sangat membantu masyarakat dan pelaku wisata di kawasan pesisir. Kami berharap edukasi dan pendampingan seperti ini terus berlanjut agar masyarakat semakin sadar bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat menjaga lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi,” jelasnya.

Melalui program ini, PLN EPI dan PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg) menegaskan komitmennya dalam menjalankan prinsip environmental, social, and governance (ESG), terutama lewat pengurangan emisi, penguatan ekonomi sirkular, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.(her)

Tags: ekonomi sirkularKawasan Wisata PesisirPantai Bagek Kembarpln epiPLTMGU Lombok PeakerPT BAg

Berita Terkait.

Perbaikan-Jalan
Ekonomi

Jasa Marga Maksimalkan Tim Preservasi demi Kelancaran Arus Libur Panjang

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:00
Fajar-Wibhiyadi
Ekonomi

Surveyor Indonesia Perkuat TICC untuk Kawal Transportasi Aman dan Berkelanjutan

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:49
Pesawat
Ekonomi

Harga Avtur Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Terapkan Biaya Tambahan 50 Persen

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:27
cabai
Ekonomi

Bapanas Klaim Harga Cabai Rawit Turun Signifikan, Jumlah Daerah Terdampak IPH Berkurang

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:06
esti
Ekonomi

DPR Warning BPS: Sensus Ekonomi 2026 Jangan Jadi Alat Pencitraan, Data Harus Apa Adanya

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:37
niluh
Ekonomi

Buka Rakernas AITTA, Ni Luh Puspa Ajak Industri Travel Perkuat Pariwisata Berkualitas

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • hujan

    Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1077 shares
    Share 431 Tweet 269
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.