INDOPOSCO.ID – Bali United bersiap menjadikan Stadion Kapten I Wayan Dipta sebagai panggung kebangkitan saat menjamu Borneo FC pada pekan ke-32 Super League 2025/26, Senin (11/5/2026) malam WIB.
Pertandingan ini datang di momen yang kontras bagi kedua tim. Bali United baru saja terluka usai tumbang dari Madura United, sementara Borneo FC tengah menjaga asa memburu trofi juara hingga detik terakhir musim ini.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, memastikan timnya tidak larut dalam hasil buruk pekan lalu. Ia melihat duel melawan salah satu tim terkuat musim ini sebagai kesempatan sempurna untuk bangkit.
“Situasi yang bagus akan bertemu tim sekelas Borneo. Tentu kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk memperbaiki posisi di klasemen,” ujar Johnny dalam keterangan resmi klub.
“Kami dalam motivasi tinggi untuk bisa meraih tiga poin kemenangan di pekan ini,” lanjutnya.
Kabar baik mulai menghampiri skuad Serdadu Tridatu. Sejumlah pemain yang sebelumnya menepi kini sudah kembali mengikuti sesi latihan, meski belum sepenuhnya fit untuk tampil penuh.
“Kami sangat senang karena kembalinya Brandon (Wilson) dan Mirza (Mustafic) dalam latihan, tetapi mereka akan berada di bangku cadangan dan belum bisa bermain 90 menit karena baru pulih dari cedera,” tutur Johnny.
“Kami kehilangan Iner (Sontany), Diego Campos, dan Jordy (Bruijn) yang masih cedera. (Namun) Kami juga akan diperkuat Ricky Fajrin dan semoga bisa meraih kemenangan malam ini,” harapnya.
Di kubu lawan, Borneo FC datang tanpa niat memberi ruang sedikit pun. Pesut Etam sadar bahwa tiga pertandingan tersisa adalah penentuan nasib mereka dalam perebutan gelar Super League musim ini.
Striker Borneo FC, Koldo Obieta, menegaskan bahwa timnya menganggap seluruh laga sisa sebagai partai hidup-mati.
“Kami sekarang memiliki tiga pertandingan final tersisa dan siap berjuang untuk gelar juara. Setiap pertandingan adalah final,” tegas Obieta.
Meski tekanan semakin besar karena kini menjadi satu-satunya rival Persib Bandung dalam perebutan puncak klasemen, pemain asal Spanyol itu menilai situasi tersebut justru menambah keyakinan tim.
“Kami fokus pada tim sendiri. Kami tahu harus memenangkan pertandingan dan jika bisa melakukan itu, kami percaya akan terus melakukannya,” ujar Obieta.
“Melanjutkan tren positif ini, percaya pada kemungkinan kami menjadi juara dan fokus pada pertandingan berikutnya. Itu selalu menjadi hal yang paling penting,” tambahnya.
Saat ini Borneo FC menempati posisi kedua klasemen dengan 72 poin, terpaut tiga angka dari Persib Bandung yang sudah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
Namun jalan menuju juara tidak sepenuhnya berada di tangan Pesut Etam. Selain wajib menyapu bersih tiga laga terakhir, mereka juga berharap Persib terpeleset dalam dua pertandingan sisa. Sebab jika poin akhir sama, Borneo FC kalah head to head dari Maung Bandung.
Artinya, duel di Dipta bukan sekadar laga biasa. Bali United memburu harga diri dan momentum kebangkitan, sementara Borneo FC datang membawa tekanan besar demi menjaga mimpi juara tetap hidup. (her)










