• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menkeu AS: G7 Akan Berusaha Rebut Aset Elit Penting Rusia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 2 Maret 2022 - 11:50
in Ekonomi
Menkeu AS

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen berpidato pada pertemuan musim dingin Konferensi Wali Kota AS di Washington, AS, 19 Januari 2022.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kelompok Tujuh ekonomi utama (G7) akan membentuk satuan tugas untuk fokus pada pembekuan dan penyitaan aset elit penting Rusia, bertujuan untuk memberikan tekanan lebih lanjut pada Rusia setelah invasi ke Ukraina, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan pada Selasa (1/3).

Langkah itu “akan menimbulkan rasa sakit finansial pada individu-individu kuat di sekitar (Presiden Rusia Vladimir) Putin dan memperjelas bahwa tidak ada seorang pun di luar jangkauan kolektif kita,” kata Yellen dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan virtual para kepala keuangan G7, Rabu (2/3), seperti dilansir Antara.

BacaJuga:

BRI Peduli Ajak 35 Jurnalis Bertani di Kota, Kenalkan Program Urban Farming BRInita

Pemerintah Perkuat Aliansi Sawit dan Hilirisasi Komoditas Perkebunan

SIAL Innovation 2026 Jadi Ruang Apresiasi bagi Inovasi Industri Makanan dan Minuman

G7 juga akan terus mendukung penghapusan lembaga keuangan utama Rusia dari sistem perbankan SWIFT, katanya, seraya menambahkan bahwa kelompok tersebut mengharapkan sanksi yang dijatuhkan sejauh ini akan “menghambat kemampuan pemerintah Rusia untuk mendanai invasinya.”

Baca Juga : PBB: Sedikitnya 536 Warga Ukraina Jadi Korban Invasi Rusia

Rusia menyebut tindakannya di Ukraina sebagai “operasi khusus”.

Sanksi memiliki dampak langsung pada ekonomi Rusia, dengan antrian terbentuk di luar bank- bank saat warga Rusia bergegas menyelamatkan tabungan mereka. Perusahaan minyak Royal Dutch Shell Plc pada Selasa (1/3) menjadi perusahaan besar Barat terbaru yang menarik diri dari negara itu.

Langkah-langkah tersebut membatasi penggunaan cadangan dana yang digunakan untuk berperang senilai 640 miliar dolar AS oleh Moskow untuk mempertahankan mata uangnya, tetapi masih harus dilihat apakah Rusia dapat menemukan saluran lain untuk perdagangan dan pembiayaan ekonominya.

Khususnya, perusahaan-perusahaan dan bank-bank China sedang mencari cara untuk membatasi dampak sanksi terhadap hubungan mereka dengan Rusia, dengan penyelesaian transaksi dalam yuan terlihat meningkat dengan mengorbankan dolar.

Sebelumnya pada Selasa (1/3), Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner, mengatakan G7 mengharapkan kesepakatan dalam beberapa hari mendatang tentang kemungkinan sanksi lebih lanjut, meskipun dia tidak memberikan rincian tentang langkah apa yang sedang dibahas.

“Kami ingin mengisolasi Rusia secara politik, finansial dan ekonomi,” kata Lindner kepada wartawan setelah pertemuan virtual yang dipimpin oleh Jerman.

“Kami bertukar pikiran tentang penerapan sanksi saat ini dan kami juga bertukar proposal tentang tindakan tambahan apa yang dapat diambil,” katanya, menambahkan: “Dan dalam beberapa hari mendatang akan ada kesepakatan tentang ini.”

Lindner mengatakan dampak dari tindakan yang membatasi aktivitas bank sentral Rusia dan mengecualikan bank-bank Rusia dari sistem perpesanan antar-bank SWIFT telah melampaui ekspektasi.

“Rubel jatuh bebas,” katanya saat mata uang Rusia melemah menjadi sekitar 112 terhadap dolar dalam perdagangan Selasa (1/3)

Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki mengatakan G7 telah menekankan perlunya koordinasi yang ketat dari tindakan mereka terhadap Moskow selama pembicaraan, yang juga diikuti oleh menteri keuangan Ukraina, Sergii Marchenko.

Sementara itu, Bruno Le Maire dari Prancis menyatakan “perang ekonomi dan keuangan habis-habisan” melawan Rusia untuk menjatuhkan ekonominya sebelum membalikkan keputusannya yang kemudian dia katakan tidak pantas.(mg3)

Tags: G7menkeu asperangRusiaukraina

Berita Terkait.

BRI Peduli Ajak 35 Jurnalis Bertani di Kota, Kenalkan Program Urban Farming BRInita
Ekonomi

BRI Peduli Ajak 35 Jurnalis Bertani di Kota, Kenalkan Program Urban Farming BRInita

Minggu, 8 November 2026 - 13:41
Abah Yoyo: Kasepuhan Cisitu Hanya Minta Kepastian Hukum, Bukan Lepas Hutan Adat untuk Tambang Emas Cikidang
Ekonomi

Pemerintah Perkuat Aliansi Sawit dan Hilirisasi Komoditas Perkebunan

Minggu, 8 November 2026 - 10:05
SIAL
Ekonomi

SIAL Innovation 2026 Jadi Ruang Apresiasi bagi Inovasi Industri Makanan dan Minuman

Minggu, 8 November 2026 - 01:15
Dealer
Ekonomi

OMODA & JAECOO Hadirkan Dealer Baru di Jakarta Selatan, Perluas Akses Layanan Konsumen

Minggu, 8 November 2026 - 00:34
NMC
Ekonomi

Daewoong Perkuat Kolaborasi Medis Global Lewat Pertemuan Pakar di Bali

Sabtu, 7 November 2026 - 23:03
UYC-2026
Ekonomi

PEP Sangasanga Ajak Mahasiswa Kenali Peluang dan Tantangan Industri Hulu Migas

Sabtu, 7 November 2026 - 18:08

OLAHRAGA

STY
Olahraga

Persija vs Persebaya, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Tidak Lengah

Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 November 2026 - 15:45

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super...

SelengkapnyaDetails
witan

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Sabtu, 7 November 2026 - 09:35
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3348 shares
    Share 1339 Tweet 837
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.