• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sekjen PKP Ajak Kader Jadi Garda Terdepan Perangi Radikalisme

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 28 Januari 2022 - 17:10
in Nasional
Sekjen PKP

-

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dengan Komisi III DPR beberapa waktu lalu, ditemukan bahwa sepanjang 2021 masih ada 600 akun yang mengandung konten-konten radikalisme, intoleran dan anti-NKRI.
Hal tersebut menandakan bahwa paham radikalisme masih begitu massif di Indonesia. Terkait itu, Sekjen Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Irjen Pol (Purn) Dr. Syahrul Mamma, SH, MH meminta kepada seluruh kader di mana pun berada untuk terus memerangi paham radikalisme dan anti-NKRI.

“Kita semua dalam bingkai NKRI yang mendasari bahwa Pancasila yang merupakan marwah yang harus dijaga. Harapan kita seluruh kader-kader PKP wajib untuk memerangi radikalisme karena berbahaya untuk NKRI,” ujar Syahrul kepada media, di kantor PKP, Jumat (28/1/2022).

BacaJuga:

Tantangan Kapolri Jenderal Suyudi: Ada Gap 14,9 Persen antara Kepercayaan dan Kepuasan Layanan Polri

Tidak Hanya di Kota Besar, Kebutuhan Pembiayaan Masyarakat Meluas ke Daerah 

10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan DPD, Integritas Jadi Sorotan

“PKP menjadi garda terdepan dalam memerangi radikalisme untuk mempertahanankan NKRI dan Pancasila,” tegasnya.

Baca Juga : Kasal: Marinir Garda Terdepan dan Benteng Terakhir Mempertahankan NKRI

Mantan Wakabareskrim itu menyatakan bahwa memerangi radikalisme bukan hanya diserahkan kepada pemerintah saja, tapi itu tugas semua masyarakat untuk cerdas dalam memahami konten-konten yang sifatnya menghasut dan memecah belah bangsa dengan menggunakan agama.

“Kita meminta pemerintah juga untuk mengajak berdialog tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk dapat bersama-sama mencari solusi dalam memerangi radikalisme,” tuturnya.

“Kader PKP juga wajib untuk melakukan pencerahan mengenai Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945. Kita sebagai Rumah Besar Pejuang, kalau dulu berjuang untuk merebut kemerdekaan, sekarang kita berjuang untuk membangun bangsa, salah satunya dengan melawan radikalisme,” tegasnya lagi.

Lulusan AKPOL tahun 1983 itu juga mengingatkan agar masyarakat memahami dan mewaspadai penyebaran konten-konten melalui media sosial yang begitu massif saat ini.

“Masyarakat khususnya generasi muda perlu memahami ajaran agama secara benar, Para orang tua harus menjaga dan mendidik anak-anaknya utk tdk terkontaminasi dgn pemahaman2 yg sesat.

Pria asal Sulawesi Selatan ini memandang permasalahan radikalisme terkait ajaran agama memang sangat sensitif. Maka dari itu ia meminta pemerintah untuk banyak berdialog dengan para tokoh-tokoh agama.

“Soalnya ini terkait pemahaman agama, jadi bagaimana ajaran agama itu yang seharusnya. Menurut orang-orang yang sudah terindikasi radikalisme, paham yang mereka perjuangkan adalah suatu kebenaran,” jelasnya.

Syahrul yang pernah berdinas di Kemenko Polhukam dan pernah bersinas sebagai Dirjen di Kementerian Perdagangan itu meminta pemerintah harus secara terus menerus untuk melaksanakan deradikalisasi dengan melibatkan masyarakat.

“Maka dari itu pentingnya pemerintah untuk memberikan pencerahan,” imbuhnya.

Terkait penangkalan radikalisme terhadap akun-akun yang mengandung konten-konten radikalisme, intoleransi dan anti pemerintah, ia meminta kepada pemerintah dalam hal ini beberapa kementerian dan kelembagaan yang memiliki kewenangan pengawasan di bidang siber untuk bersama sama mencari solusi dalam penindakan terhadap pemilik-pemilik akun yang menyebarkan paham radikalisme, intoleransi dan anti pemerintah.

“Kemajuan IT ini sangat rentan, ada sisi positif dan negatifnya. Oleh karena itu instansi yang berwenang untuk masalah siber agar memiliki satu visi bersama untuk menghadang radikalisme lewat media sosial,” pungkasnya. (ney)

Tags: Kemenko PolhukamNKRIpkpsekjen PKP

Berita Terkait.

Tantangan Kapolri Jenderal Suyudi: Ada Gap 14,9 Persen antara Kepercayaan dan Kepuasan Layanan Polri
Nasional

Tantangan Kapolri Jenderal Suyudi: Ada Gap 14,9 Persen antara Kepercayaan dan Kepuasan Layanan Polri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:55
Tidak Hanya di Kota Besar, Kebutuhan Pembiayaan Masyarakat Meluas ke Daerah 
Nasional

Tidak Hanya di Kota Besar, Kebutuhan Pembiayaan Masyarakat Meluas ke Daerah 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:31
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit
Nasional

10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan DPD, Integritas Jadi Sorotan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:45
bc3
Nasional

Pantau Barang Kiriman dari Luar Negeri Kian Praktis melalui Sistem Pelacakan Terintegrasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:53
wihaji
Nasional

Menteri Wihaji Gandeng BRI Bedah Rumah Keluarga Berisiko Stunting di Bandung Barat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:33
pertamina
Nasional

Pertamina UMK Academy 2026 Dorong UMK Binaan Berkembang dan Berdaya Saing

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:13

OLAHRAGA

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan
Olahraga

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Editor Dilianto
Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia mengusung misi wajib menang saat menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026...

SelengkapnyaDetails
Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3892 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3919 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.