• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Yogyakarta Tidak Akan Langsung Terapkan PTM 100 Persen

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 2 Januari 2022 - 19:50
in Daerah
ptm jogja

Ilustrasi - Penyelenggaraan PTM terbatas di salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Yogyakarta, Rabu (22/9/21). Antara/HO-Forpi Kota Yogyakarta/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta tidak akan langsung menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas penuh 100 persen memasuki semester dua tahun ajaran 2021/2022 yang akan dimulai 3 Januari meskipun sudah memenuhi syarat untuk menjalankan kebijakan tersebut.

“Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) tidak akan langsung dilakukan secara full, tetapi bertahap dulu. Maksimal sekitar 70 persen,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Minggu (2/1/2022), seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

Terima Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI, Kakanwil BPN Banten Beberkan Capaian dan Tantangan Layanan Pertanahan

71 Km Jalan Desa Tuntas, Gubernur Andra Soni: Program Bang Andra Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan Warga

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Kecil Mahesa, Temani Langkahnya Menuju Cita-Cita dengan Bantuan Sepeda

Menurut dia, kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian Pemerintah Kota Yogyakarta karena potensi penularan Covid-19 masih ada, sehingga diperlukan semacam simulasi untuk mengetahui berbagai kendala penerapan protokol kesehatan yang dimungkinkan terjadi apabila menjalankan PTM dengan kapasitas penuh.

Dengan dilakukan secara bertahap, Heroe juga berharap guru pun bisa beradaptasi dengan kondisi baru saat ada lebih banyak siswa yang masuk sekolah.

Pada semester pertama 2021/2022, sekolah di Kota Yogyakarta menerapkan PTM dengan kapasitas maksimal 50 persen siswa dan jam pelajaran terbatas sekitar dua jam di sekolah.

“Memasuki semester dua ini, jam pelajaran sudah ditambah. Diizinkan hingga enam jam pelajaran. Tentunya, ada beberapa penyesuaian aturan yang harus dilakukan,” katanya.

Ia pun meminta sekolah untuk memastikan kelengkapan sarana dan prasarana pendukung penerapan protokol kesehatan, seperti jumlah hand sanitizer dan kesiapan satgas di sekolah.

“Dengan menerapkan kapasitas 70 persen, maka dimungkinkan ada satu meja yang sudah diisi dua siswa. Tentu harus ada pengetatan protokol kesehatan,” katanya.

Baca Juga: KPAI Dorong Sekolah Buat Aturan Ketat Saat PTM

Penerapan PTM dengan kapasitas maksimal 70 persen tersebut, lanjut Heroe, akan terus dievaluasi dan baru akan ditambah hingga 100 persen apabila sekolah dinyatakan siap.

“Mungkin baru akan dimaksimalkan hingga 100 persen setelah beberapa pekan atau bahkan bulan. Kami akan lihat bagaimana perkembangannya,” katanya.

Sekolah pun, menurut dia, tetap diwajibkan menyelenggarakan pembelajaran secara hybrid, karena masih ada 30 persen siswa yang harus belajar secara daring dari rumah.

Penerapan PTM dengan kapasitas terbatas 70 persen tersebut, katanya, diutamakan dilakukan di sekolah yang sisanya sudah mendapat vaksinasi. “Bisa di kelas 6 SD dan SMP yang siswanya sudah divaksinasi,” katanya.

Sementara bagi siswa jenjang TK maupun SD diimbau tetap mengutamakan pembelajaran daring, kecuali sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

“Kami akan percepat proses vaksinasi untuk anak 6-11 tahun, memasuki semester baru ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Budi Ashrori mengatakan, sekolah di Yogyakarta memenuhi syarat untuk menjalankan PTM dengan kapasitas penuh, 100 persen saat semester dua.

“Syaratnya adalah guru yang sudah divaksinasi minimal 80 persen. Di Yogyakarta sudah lebih dari 95 persen, sedangkan siswa juga sudah mencapai lebih dari 90 persen, tetapi vaksinasi untuk siswa tidak menjadi syarat PTM,” katanya.

Meskipun demikian, Budi mengatakan akan menerapkan PTM secara bertahap dan dievaluasi berkala, dimungkinkan dalam dua pekan pertama untuk mengetahui kesiapan semua sekolah. (mg3)

Tags: PTMyogyakarta

Berita Terkait.

harison
Daerah

Terima Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI, Kakanwil BPN Banten Beberkan Capaian dan Tantangan Layanan Pertanahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:22
soni
Daerah

71 Km Jalan Desa Tuntas, Gubernur Andra Soni: Program Bang Andra Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Rabu, 30 September 2026 - 23:23
bbri
Daerah

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Kecil Mahesa, Temani Langkahnya Menuju Cita-Cita dengan Bantuan Sepeda

Rabu, 30 September 2026 - 22:02
bri
Daerah

Tak Sekadar Layani Transaksi Perbankan, BRILink Agen di Semarang Aktif Edukasi Masyarakat Cegah Penipuan

Rabu, 30 September 2026 - 19:39
bc2
Daerah

Bea Cukai Tanjungpandan Musnahkan 140 Ribu Rokok Ilegal dan Belasan Liter Minuman Beralkohol

Rabu, 30 September 2026 - 16:16
bc
Daerah

Bea Cukai dan TNI Ungkap Penyelundupan Pakaian Bekas dan Miras Tanpa Pemilik di Entikong

Rabu, 30 September 2026 - 15:05

OLAHRAGA

made
Olahraga

Dahsyat! Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia Sekaligus Pecahkan Rekor Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:10

​INDOPOSCO.ID – Srikandi panjat tebing Tanah Air, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses mengukir prestasi spektakuler di panggung Asian Games...

SelengkapnyaDetails
gp

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Rabu, 30 September 2026 - 21:11
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Rabu, 30 September 2026 - 08:30
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.