• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemkab Badung Acungi Jempol Kemensos, Pejuang Muda Minta Dilanjutkan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 30 Desember 2021 - 17:01
in Nasional
kemensos

Peserta Pejuang Muda melakukan pemutakhiran data dan permasalahan sosial di masyarakat. Foto: Kemensos

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali mengusulkan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memperpanjang Program Pejuang Muda. Program ini dinilai mampu mengakselerasi penanganan masalah sosial (masos), termasuk pemutakhiran data.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung Bali I Ketut Sudarsana mengacungi jempol atau mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kemensos, karena Program Pejuang Muda dirasakan betul manfaatnya oleh masyarakat setempat.

BacaJuga:

Reformasi Pajak Berbasis Bukti Jadi Kunci Kemenkeu Hadapi Tantangan Ekonomi Digital

Menteri Trenggono Beberkan Cetak Biru Pengelolaan Laut di Singapura, Targetkan Kawasan Konservasi 30 Persen pada 2045

Mendagri Dorong Pemda Terdampak Karhutla Segera Gunakan Bantuan Anggaran Penanganan

“Terima kasih untuk Program Pejuang Muda yang telah membantu kami memverifikasi data. Kini sekitar sebulan mereka melakukan kerja luar biasa serta membantu menyelesaikan permasalahan sosial,” ujarnya di Mangupura belum lama ini.

Baca Juga : Kejar Deadline, Mensos Minta Bansos di Surabaya Cair Manual

Hingga kini, lanjut I Ketut, Program Pejuang Muda telah menyelesaikan 30 persen pemutakhiran data dan permasalahan sosial. Pencapaian 30 persen tersebut merupakan kinerja yang tergolong baik.

Sebab, permasalahan data dan tantangan penyelenggaraan kesejahteraan sosial (kesos) bukan persoalan sederhana. Ia yakin, bila program ini dilanjutkan, akan membawa progres signifikan.

“Salut dengan kinerja mereka menyelesaikan 30 persen persoalan data dan masalah sosial. Mereka bisa bekerja dengan cepat dan profesional. Jadi, kami meminta pada Ibu Mensos agar dilanjutkan program bagus ini kendati masih perlu dievaluasi agar ke depan bisa lebih baik,” tandasnya.

Salah satu persoalan yang berhasil diatasi Pejuang Muda adalah masalah data. Ketut menilai, Pejuang Muda bisa bekerja cepat dan profesional dalam verifikasi data, termasuk bagaimana menyisir data ganda.

Baca Juga : Selain Bentuk Sembako, BPNT Dapat Juga Dicairkan secara Tunai

“Ini tentu sangat membantu meningkatkan ketepatan sasaran bantuan sosial (bansos). Menyikapi data yang bersifat dinamis, perlu dukungan SDM dengan kinerja baik seperti Pejuang Muda,” ujarnya.

Lebih jauh I Ketut menandaskan selama sebulan terakhir, pihaknya terus memantau kegiatan Program Pejuang Muda. Sejauh ini tidak ada masalah dalam dukungan logistik seperti penginapan, kendaraan maupun di lapangan.

“Berjalan baik sesuai yang ditargetkan dan kami mengakui anak-anak muda itu kerjanya cepat. Mereka idealis dan relatif masih murni bekerja untuk kepentingan tugas. Saya suka,” katanya.

Kemensos bertugas menyelenggarakan kesos, salah satunya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui Program Pejuang Muda. Program ini diselenggarakan berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) dan Kementerian Agama. Peluncuran program telah dilakukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini pada 17 September lalu.

Program Pejuang Muda diikuti para mahasiswa dengan fokus kewirausahaan sosial yang diberikan kesempatan mencari pengalaman ke daerah prioritas, yaitu daerah pascabencana, kantong kemiskinan, dan daerah Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Salah seorang peserta Program Pejuang Muda, Rio (22), mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menuturkan, di lapangan banyak ditemukan permasalahan sosial yang komplek dan dinamis.

“Kami menemukan data penerima bansos yang kontradiktif, dimana ada seorang bidan menerima bantuandan di saat yang sama tetangganya orang miskin tidak menerima bansos sama sekali,” ungkapnya.

Mahasiswa Jurusan Kriminologi UI itu menyatakan, di awal program berjalan ada pihak menanyakan surat tugas dan meminta dengan ‘paksa’ hasil verifikasi data yang dilakukan dengan alasan untuk mencocokkan dengan data yang ada.

“Semuanya bisa diatasi dengan mengedepankan edukasi pada masyarakat. Bahwa verifikasi data sangat penting agar bantuan dari Kemensos bisa tepat sasaran dan masyarakat miskin bisa terbantu,” kata Rio.

Selama 50 hari melaksanakan Program Pejuang Muda juga membuat program bagi lanjut usia (lansia) dengan tajuk ‘Ngiring Mekarya’ –ayo bekerja, Bahasa Bali. Program ini untuk meningkatkan kapasitas lansia agar hidup layak dan produktif.

“Kami membuat inovasi kegiatan untuk lansia untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari agar lebih sehat. Yakni berupa pelatihan holtikultura seperti menanam sayur-mayaur yang mudah bagi para lansia,” jelasnya.

Usai mengikuti Program Pejuang Muda masih banyak ditemukan masos di masyarakat yang memang membutuhkan penanganan serius dari semua pihak.

“Terima kasih Ibu Mensos yang memberikan kesempatan melalui Program Pejuang Muda. Juga, kepada kawan mahasiswa lainnya agar tak hanya hidup di kampus tapi perlu turun membuat program konkret bagi masyarakat,” katanya. (aro)

Tags: BansosbantuankemensosMensosPemkab Badungrisma

Berita Terkait.

ITC
Nasional

Reformasi Pajak Berbasis Bukti Jadi Kunci Kemenkeu Hadapi Tantangan Ekonomi Digital

Kamis, 17 September 2026 - 13:05
Sakti-Wahyu
Nasional

Menteri Trenggono Beberkan Cetak Biru Pengelolaan Laut di Singapura, Targetkan Kawasan Konservasi 30 Persen pada 2045

Kamis, 17 September 2026 - 12:04
Mendagri
Nasional

Mendagri Dorong Pemda Terdampak Karhutla Segera Gunakan Bantuan Anggaran Penanganan

Kamis, 17 September 2026 - 11:03
Calon-Praja
Nasional

Jangan Sampai Gagal! Ini Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026 dan Rincian Soalnya

Kamis, 17 September 2026 - 08:10
Wihaji
Nasional

Kemendukbangga Gulirkan 5 Program Prioritas Perkuat Ketahanan Keluarga Demi Indonesia Emas 2045

Kamis, 17 September 2026 - 07:39
LRT Kelapa Gading–Manggarai Diresmikan Prabowo, Pramono Berlakukan Tarif Rp8
Nasional

Gelar Demo di DPRD Kota Bekasi, Massa Minta Pengadaan Ambulans Diusut

Rabu, 16 September 2026 - 22:05

OLAHRAGA

Pemain-Persib
Olahraga

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 17 September 2026 - 08:20

INDOPOSCO.ID - Persib Bandung membuka kiprahnya di AFC Champions League 2 (ACL Two) 2026/27 dengan cara yang meyakinkan. Bermain jauh...

SelengkapnyaDetails
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    3086 shares
    Share 1234 Tweet 772
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1186 shares
    Share 474 Tweet 297
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.