• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemendukbangga Gulirkan 5 Program Prioritas Perkuat Ketahanan Keluarga Demi Indonesia Emas 2045

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 17 September 2026 - 07:39
in Nasional
Wihaji

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd. memaparkan program prioritas. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembangunan kualitas bangsa harus dimulai dari fondasi terkecil, yakni lingkungan keluarga. Berbeda dengan pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan rusak yang bisa terlihat instan, pembinaan keluarga memerlukan proses bertahap dan berkelanjutan.

​Prinsip tersebut ditekankan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd. Menurutnya, pembenahan suatu negara wajib diawali dengan memperkuat ketahanan di tingkat keluarga.

BacaJuga:

Kemendikdasmen: OSN Jadi Ruang Pengembangan Talenta Murid

Waspadai, Konflik Kepentingan Jadi Pintu Penyalahgunaan Wewenang

Reformasi Pajak Berbasis Bukti Jadi Kunci Kemenkeu Hadapi Tantangan Ekonomi Digital

​”Mengurusi masalah keluarga tidak bisa seperti memperbaiki jalan rusak yang bisa dilihat langsung hasilnya, tapi secara bertahap. Jika ingin memperbaiki negara, harus dimulai dari keluarga,” ujar Wihaji.

​Guna menjawab berbagai dinamika dan tantangan tersebut, Kemendukbangga/BKKBN menggulirkan lima program prioritas. Kelima program itu meliputi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), serta sarana digital Super Apps Keluarga Indonesia.

​Pada program GENTING, Kemendukbangga/BKKBN memfokuskan intervensi pada Keluarga Berisiko Stunting (KRS) demi mengoptimalkan bonus demografi. Hingga 3 September 2026, tercatat sebanyak 159.587 Orang Tua Asuh (OTA) telah terlibat dengan perkiraan nilai bantuan mencapai Rp72 miliar, yang berhasil menjangkau 1.053.046 KRS melalui edukasi, pemenuhan nutrisi, penyediaan air bersih, pembenahan rumah layak huni, hingga saniatasi sehat.

​Di sektor pengasuhan anak bagi orang tua bekerja, hadir program TAMASYA dengan empat layanan pendampingan di Taman Penitipan Anak (TPA). Program ini mencakup pemantauan tumbuh kembang anak, peningkatan kapasitas pengasuh, hingga fasilitasi rujukan, yang kini telah menjangkau 3.449 TPA di seluruh Indonesia.

​Sementara itu, untuk menekan angka fatherless yang mencapai 25,8 persen berdasarkan Pendataan Keluarga (PK) 2025, program GATI diluncurkan untuk memperkuat peran aktif ayah dalam pengasuhan. Melalui menu KOMPAK TENAN, DEKAT di Kampung KB, dan SEBAYA, program ini sukses memberikan edukasi kepada 99,85 persen dari target 2,7 juta ayah dan calon ayah di tahun 2026, di mana menu DEKAT menjadi penyumbang terbesar dengan menjangkau 1,2 juta jiwa.

​Perhatian terhadap lansia ditunjukkan melalui program SIDAYA demi mewujudkan lansia yang mandiri, sehat, dan produktif. Per 14 September 2026, sebanyak 793.527 lansia telah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, 60.513 lansia mengikuti Sekolah Lansia di 3.806 titik, serta 125.884 kader Bina Keluarga Lansia (BKL) mendapatkan pelatihan Perawatan Jangka Panjang (PJP).

​Sebagai pelengkap, Kemendukbangga/BKKBN juga segera meluncurkan layanan digital Super Apps Keluarga Indonesia serta ekosistem SIAP Impact untuk membekali generasi muda menghadapi bonus demografi. Seluruh program strategis ini dijalankan dengan mengandalkan sinergi lintas pemangku kepentingan dan masyarakat demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.(ney)

Tags: bkkbnKemendukbanggaKetahanan KeluargaWihaji

Berita Terkait.

bali
Nasional

Kemendikdasmen: OSN Jadi Ruang Pengembangan Talenta Murid

Kamis, 17 September 2026 - 16:06
pemilu
Nasional

Waspadai, Konflik Kepentingan Jadi Pintu Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 17 September 2026 - 15:19
ITC
Nasional

Reformasi Pajak Berbasis Bukti Jadi Kunci Kemenkeu Hadapi Tantangan Ekonomi Digital

Kamis, 17 September 2026 - 13:05
Sakti-Wahyu
Nasional

Menteri Trenggono Beberkan Cetak Biru Pengelolaan Laut di Singapura, Targetkan Kawasan Konservasi 30 Persen pada 2045

Kamis, 17 September 2026 - 12:04
Mendagri
Nasional

Mendagri Dorong Pemda Terdampak Karhutla Segera Gunakan Bantuan Anggaran Penanganan

Kamis, 17 September 2026 - 11:03
Calon-Praja
Nasional

Jangan Sampai Gagal! Ini Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026 dan Rincian Soalnya

Kamis, 17 September 2026 - 08:10

OLAHRAGA

Pemain-Persib
Olahraga

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 17 September 2026 - 08:20

INDOPOSCO.ID - Persib Bandung membuka kiprahnya di AFC Champions League 2 (ACL Two) 2026/27 dengan cara yang meyakinkan. Bermain jauh...

SelengkapnyaDetails
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    3520 shares
    Share 1408 Tweet 880
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1200 shares
    Share 480 Tweet 300
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.