INDOPOSCO.ID – Olimpiade Sains Nasional (OSN) kembali menjadi ruang untuk mengembangkan talenta murid, bukan sekadar ajang berburu medali. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan pembinaan berkelanjutan agar murid berprestasi dapat terus mengasah kemampuan hingga berpeluang ke kompetisi sains internasional.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikdasmen Suharti mengatakan, OSN merupakan bagian dari upaya menemukan, mengembangkan, sekaligus mengaktualisasikan talenta murid.
Karena itu, lanjutnya, capaian dalam OSN tidak semestinya berhenti pada perolehan medali, tetapi menjadi pintu masuk bagi pengembangan potensi talenta dan pendidikan murid ke tahap berikutnya.
“OSN adalah ruang untuk menemukan, mengembangkan, dan mengaktualisasikan talenta para murid dan semangat inilah yang menjadi dasar manajemen talenta murid,” ujar Suharti dalam keterangan, Kamis (17/9/2026).
Dia menambahkan, peserta OSN dengan capaian terbaik berkesempatan mendapatkan pembinaan lanjutan untuk mewakili Indonesia dalam olimpiade sains internasional. Selain itu, prestasi OSN juga dapat membuka peluang mengikuti seleksi Beasiswa Talenta Indonesia.
Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Maria Veronica Irene Herdjiono menambahkan, minat murid mengikuti OSN Dikmen 2026 meningkat. Tahun ini jumlah pendaftar mencapai 297.955 peserta, naik 12,33 persen dibandingkan 2025 yang tercatat 265.251 peserta.
“Artinya, setiap tahun tingkat persaingan OSN ini semakin tinggi. Luar biasa adik-adik sudah sampai tahap final,” tuturnya.
Ia mengatakan, pengembangan talenta juga diperluas melalui Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA) yang digelar Puspresnas bersama Cakrawala University. Pendaftar EKKA 2026 mencapai 2.317 peserta dari 37 provinsi, meningkat 72,01 persen dibandingkan 1.347 peserta pada 2025. Sebanyak 26 finalis dari 10 provinsi akan mengikuti babak final.
“Sejalan dengan Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid, OSN menjadi bagian dari ekosistem pengembangan prestasi secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Diketahui, pelaksanaan OSN Dikmen 2026 berlangsung pada 14–20 September di UMM dengan total 566 murid peserta OSN dan EKKA. Peserta diharapkan tidak hanya mengejar prestasi nasional, tetapi juga melanjutkan perjuangan menuju ajang internasional seperti IMO, IPhO, IOI, hingga IOAI. (nas)














