• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Di Tangan Keji Militer, Puluhan Warga Myanmar Tewas Dalam Keadaan Hangus

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 25 Desember 2021 - 23:03
in Headline
illustrasi myanmar

Sejumlah warga Myanmar yang tinggal di Thailand dan relawan membantu membagikan bantuan bagi para pengungsi, yang lari menyelamatkan diri dari pertempuran antara tentara Myanmar dan pemberontak etnis minoritas, di pusat donasi sementara di distrik Mae So, Provinsi Tak, Thailand, Sabtu (18/12/2021). Foto : Antara /Reuters/Athit Perawongmetha/PRAS/djo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lebih dari 30 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dan jasad mereka hangus terbakar di Kayah, negara bagian yang dilanda konflik di Myanmar, Jumat (24/12/2021), menurut warga setempat serta laporan media dan kelompok hak asasi manusia (HAM).

Kelompok pembela HAM Karenni mengungkapkan bahwa mereka menemukan jenazah-jenazah pengungsi, termasuk lansia, perempuan, dan anak-anak dalam keadaan hangus di dekat Desa Mo So di Kota Hpruso pada Sabtu (25/12/2021).

BacaJuga:

Pertemuan Menteri Ekraf–Dubes Korsel Bahas Kemitraan Strategis Percepat Kolaborasi Bidang Ekonimi Kreatif

Aksi Demo Mahasiswa di Jakpus, 4.151 Personel Aparat Gabungan Dikerahkan

Kutip Pesan Damai Semua Agama, Doli Kurnia Dorong Diplomasi Parlemen Cegah Konflik Global

Mereka tewas di tangan militer yang memerintah Myanmar, kata kelompok tersebut. “Kami mengecam keras pembunuhan tidak manusiawi dan brutal itu, yang melanggar HAM,” kata kelompok tersebut di akun Facebook, Sabtu (25/12/2021).

Baca Juga : Pelanggaran HAM Berat di Myanmar Semakin Gawat

Militer Myanmar mengaku telah menembak dan membunuh sejumlah “teroris dengan senjata” dari angkatan bersenjata kubu oposisi di desa tersebut, kata media pemerintah.

Militer Myanmar tidak langsung dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Sejumlah foto yang dibagikan oleh kelompok HAM dan media setempat memperlihatkan potongan-potongan tubuh hangus di truk yang terbakar.

Pasukan Pertahanan Nasional Karenni, salah satu milisi sipil terbesar penentang junta yang memimpin kudeta 1 Februari, mengatakan bahwa korban tewas bukanlah anggota mereka, tetapi warga sipil yang mencari perlindungan.

“Kami syok melihat semua jasad dengan berbagai ukuran, termasuk anak-anak, perempuan dan lansia,” kata komandan kelompok itu kepada Reuters melalui Antara.

Seorang warga, yang meminta identitasnya dirahasiakan, menyebutkan bahwa ia mengetahui ada nyala api pada Jumat malam, namun dirinya tidak bisa mendatangi ke lokasi kejadian sebab penembakan sedang berlangsung.

Myanmar terjebak ke dalam konflik sejak militer menggulingkan pemerintah terpilih peraih penghargaan Nobel Aung San Suu Kyi hampir 11 bulan yang lalu, dengan alasan bahwa pemilihan pada November tahun lalu yang dimenangi partai Suu Kyi berlangsung dengan penuh kecurangan.

Sejumlah pemantau asing mengatakan bahwa pemilu Myanmar tersebut berlangsung secara adil. Para warga sipil yang geram dengan kudeta dan penindakan keras terhadap pengunjuk rasa kemudian mengangkat senjata.

Banyak warga setempat yang kemudian membentuk pasukan perlawanan terhadap junta militer.

Militer telah menganggap banyak penentangnya sebagai kelompok- kelompok terlarang dan mengecap mereka sebagai pengkhianat atau teroris, termasuk terhadap kelompok Pemerintah Persatuan Nasional yang berupaya melobi komunitas internasional dan mencegah junta memperkuat cengkeramannya. (mg2)

Tags: junta militerMyanmarThailand

Berita Terkait.

Teuku-Riefky-Harsya
Headline

Pertemuan Menteri Ekraf–Dubes Korsel Bahas Kemitraan Strategis Percepat Kolaborasi Bidang Ekonimi Kreatif

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:10
Aksi-Demo
Headline

Aksi Demo Mahasiswa di Jakpus, 4.151 Personel Aparat Gabungan Dikerahkan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:39
kaukus
Headline

Kutip Pesan Damai Semua Agama, Doli Kurnia Dorong Diplomasi Parlemen Cegah Konflik Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:02
bpjs
Headline

BPJS Kesehatan Boncos Rp2 Triliun Sebulan, DPR Ingatkan JKN Jangan Hidup dari ‘Napas Buatan’

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42
Triliunan untuk MBG: Saut Situmorang Soroti Perencanaan Ambisius dan Risiko Politik
Headline

Triliunan untuk MBG: Saut Situmorang Soroti Perencanaan Ambisius dan Risiko Politik

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:33
Saatnya Rencanakan Liburan Sekolah, BWH Hotels Indonesia Tawarkan Beragam Keuntungan
Headline

Kasus Korupsi MBG, LPSK Tunggu Pengajuan JC dari Sony Sonjaya

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1225 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1462 shares
    Share 585 Tweet 366
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    892 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    851 shares
    Share 340 Tweet 213
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.