• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengamat Sebut Ambang Batas 20 dan Nol Persen Dinilai Murni Kepentingan Politik

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 20 Desember 2021 - 10:42
in Nasional
pt o persen

Pengamat Komunikasi Politik Nasional, Emrus Sihombing

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Polemik Presidential Threshold (PT) atau ambang batas dinilai hanya bermuatan politik bagi elit partai dalam menempuh kekuasaan.

Pengamat Komunikasi Politik Nasional, Emrus Sihombing menuturkan, pengajuan Judicial review kepada Mahkamah Kontitusi (MK) merupakan hak dari setiap warga negara.

BacaJuga:

Legislator DPR Ajak Mahasiswa Turun Tangan, Kolaborasi Atasi Darurat Sampah

Pemeriksa Fakta Kupas Cara Kerja Hoaks di Era Digital

Menu MBG Berbelatung, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

Namun dalam persoalan ambang batas nol persen, pihaknya sulit gerakan itu adalah murni dari politik. Karena bisa saja itu bagian dari suara dari partai-partai kecil.

Baca Juga : Isu PT 20 dan Nol Persen Pertarungan Merebut Kekuasaan

“Bisa saja mereka ada di relasi partai suara kecil. Tidak ada tindakan mereka bermaksud politik. Kalau menjelang pemilu, itu politis meskipun hak politik mereka,” tuturnya.

Melihat pro kontra diantara partai, Emrus tidak mau ambil pusing. Analisa sederhananya, partai yang mendekati 20 persen kursi di legislasi, pasti cenderung setuju dengan PT yang berlaku saat ini.

“Kalau kedaulatan di tangan rakyat tidak perlu 20 persen yang bisa mengusung presiden. Tapi jika mereka kursi yang hampir memadai pasti berada di pihak 20 persen. Oleh karena itu tidak bisa lepas dari politik,” imbuhnya.

Baca Juga : Idealnya PT 30 Persen agar Berjalan Seiring dengan Multi Partai Sederhana

Ia menyebutkan, meskipun ambang batas nol persen, pasti tidak dapat lepas dari persolan. Terlebih, jika muncul calon pasangan banyak, itu harus ada pengulangan pemungutan suara karena harus mencapai lebih dari 50 persen.

“Bisa 10 Paslon, harus berapa putaran itu karen harus 50 persen. Kalau 3 pasang murni bertarung, sangat bagus. Kalau 4, 5 pasang, mereka kalah di putran awal mereka memobilisasi,” ucapnya.

Menurutnya, ambang batas nol persen bisa dilakukan jika kesadaran demokrasi masyarakat Indonesia sudah matang.

Sejauh ini, kata dia, kesadaran politik di Indonesai belum tinggi. Karena elit politik tidak pernah mendewasakan politik, hanya bagaimana memenangkan suara.

“Andai nol persen, semua partai bisa mengusung. Itu hanya bisa diberlakukan matang demokrasinya dan partainya terbatas. Kalau semua mengajukan, akan menjadi maslah baru lagi yang dihadapi,” pungkasnya. (son)

Tags: Ambang BatasPresidential ThresholdPT 0 Persen

Berita Terkait.

sampah
Nasional

Legislator DPR Ajak Mahasiswa Turun Tangan, Kolaborasi Atasi Darurat Sampah

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:16
Pemeriksa Fakta Kupas Cara Kerja Hoaks di Era Digital
Nasional

Pemeriksa Fakta Kupas Cara Kerja Hoaks di Era Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:31
Menu MBG Berbelatung, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Menu MBG Berbelatung, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:51
Pertamina Bidik Lonjakan Produksi Migas Lewat Kolaborasi Global dan Inovasi Teknologi
Nasional

Pertamina Bidik Lonjakan Produksi Migas Lewat Kolaborasi Global dan Inovasi Teknologi

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:31
Penampilan Lisa di Ajang Met Gala 2026 Sukses Mencuri Perhatian dan Perdebatan Untuk Kalangan Pencinta Fashion.
Nasional

Dinamis Setiap Hari, Wamenkeu Jelaskan Kenapa SiLPA Tak Pernah Diam

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:51
Wali Kota Jaktim Tekankan Literasi Digital dan Tanggung Jawab Moral di Era AI
Nasional

Wali Kota Jaktim Tekankan Literasi Digital dan Tanggung Jawab Moral di Era AI

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:41

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3691 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.