• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Jabat Sekwil PPP DKI, Gus Najmi: Organisasi dan Ngumpul Itu DNA Saya

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 11 November 2021 - 13:26
in Nasional
gus najmi

Sekretaris Wilayah (Sekwil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany (kiri), saat diwawancarai usai menjadi tamu pada Podcast NGACO (Ngobrol ala Indoposco), di Kantor Redaksi INDOPOSCO, Kamis (28/10/2021). Foto: Yoga/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia yang menjalankan sisitem demokrasi dalam menentukan pemimpin, tidak bisa lepas dari politik. Semua warga negara memiliki hak memilih dan dipilih.

Biasanya, untuk menjadi pimpinan daerah, baik eksekutif maupun legislatif, didorong lewat jalur partai.

BacaJuga:

Dugaan Penyekapan 10 Calon ART di Surabaya, Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Potensi TPPO

Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

2 Tahun Kabinet Merah Putih, ATR/BPN Hadir Lebih Dekat Lewat Mobil Layanan Keliling

Pada era milenial ini, ada anak muda yang berusia 24 tahun sudah menduduki jabatan Sekretaris Wilayah (Sekwil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta.

Baca Juga : Sekwil PPP DKI Kunjungi Kantor Redaksi INDOPOSCO

Sosok itu bernama Najmi Mumtaza Rabbany. Dia diminta langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau Haji Lulung untuk sama-sama menjadikan Jakarta jadi lumbung suara PPP.

Selain itu, penunjukan Gus Najmi, sapaan karibnya, sebagai Sekwil, salah satu upaya mengubah paradigma PPP yang dicap ‘partai orang tua’ menjadi kaum muda.

Gus Najmi mengatakan, ketertarikannya dalam dunia politik sudah melekat sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Kemudian, ilmu-ilmu politik itu didalami pada saat kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Fakultas Sosial Ilmu Politik.

Baca Juga : Jelang Sumpah Pemuda, Politikus Muda PPP Ingatkan Pemerintah Agar Serius Memperhatikan Keamanan Siber

“Awalnya itu ketakutan, tapi dimaknai sebagai peluang dan saya kuliah di UGM. Saya di Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik di UGM,” katanya saat jadi pembicara di Podcast NGACO (Ngobrol Ala Indoposco), belum lama ini.

Haus dengan keilmuan, Gus Najmi memutuskan untuk kuliah lagi di Universitas Islam Indonesia (UII) dengan mengambil hukum. Alasannya, politik tidak bisa lepas dengan hukum.

“Saya berpikir politik ada kaitannya dengan hukum, pertanyaan yang muncul hukum melahirkan politik, apa politik melahirkan hukum, karena produk UU (Undang-Undang) melahirkan politik. Akhirnya saya nggak ambil pusing, saya ambil dua-duanya dan mengambil (hukum) ke Kampus UII,” ujarnya.

Selama masa kuliah, pihaknya mempelajari betul tentang teori-teori politik. Bahkan, dirinya pernah mencalonkan diri sebagai Presiden Mahasiswa di UGM pada tahun 2018.

“Pernah nyalon, jadi kalah. Sama istilahnya BEM atau Presiden Mahasiswa. Itu di tahun 2018, memang skala politik berbarengan dengan nasional, dipengaruhi. Nyemplung (politik) di kampus,” paparnya.

Namun pada saat itu, Najmi mengukir sejarah karena belum pernah sebelumnya anak internasional mencalonkan diri jadi Presiden Mahasiswa. Biasanya selalu diwarnai oleh anak-anak reguler.

“Ada anak reguler dan anak internasional (di UGM). Dalam perjalanannya, belum pernah anak internasional menyalonkan untuk maju Pemilu mahasiswa. Ini pertama kali saya mencalonkan diri,” ucapnya.

Ia menuturkan, berorganisasi dan berkumpul melakukan diskusi memang sudah menjadi hobi. Masuknya dalam partai politik semata-mata ingin merubah pandangan bahwa wajah politik itu kotor.

Selain itu, pihaknya ingin menjadi bagian penyalur aspirasi dari kalangan milenial. Mengingat, suara terbesar di Indonesia adalah kaum milenial.

“Saya senang ngumpul, investasi terbaik itu silaturahmi, demen ngobrol. Jadi organisasi dan ngumpul itu DNA saya. Saya nggak bisa seharian di rumah terus, stres. Akhirnya saya memanfaatkan itu (berorganisasi),” tuturnya. (son)

Tags: Gus NajmiNajmi Mumtaza Rabbanyppp dki jakartaSekwil PPP DKI

Berita Terkait.

Dugaan Penyekapan 10 Calon ART di Surabaya, Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Potensi TPPO
Nasional

Dugaan Penyekapan 10 Calon ART di Surabaya, Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Potensi TPPO

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:32
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah
Nasional

Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:47
BRMS Perkuat Kinerja Kuartal III 2026, Bidik Peningkatan Produksi Emas
Nasional

2 Tahun Kabinet Merah Putih, ATR/BPN Hadir Lebih Dekat Lewat Mobil Layanan Keliling

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:07
Polri Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Nasional

Danantara Akuisisi Hotel di Makkah, Komnas Haji Soroti Efisiensi Biaya Jemaah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:07
Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan
Nasional

Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:15
Polri Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Nasional

Wamendiktisaintek Dorong Kampus Jadi Pusat Solusi Persoalan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:05

OLAHRAGA

Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah
Olahraga

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Editor Dilianto
Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

INDOPOSCO.ID - Persoalan tata kelola kembali membayangi kompetisi futsal profesional Indonesia. Pergantian struktur organisasi hingga perubahan nama menjadi Asosiasi Futsal...

SelengkapnyaDetails
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5149 shares
    Share 2060 Tweet 1287
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1262 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.