• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hanya di Aplikasi KESAN, Bisa Belajar Ilmu Agama Islam dan Tanya Kiyai secara Daring

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 3 November 2021 - 22:58
in Nasional
aplikasi kesan

Chief Executive Officer (CEO) Kedaulatan Santri (KESAN), Hamdan Hamedan di sela Podcast Ngaco (Ngobrol ala Indoposco) di Studio Ngaco, Rabu (19/10). Foto: Yoga/Indoposco

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dengan perkembangan teknologi, model pembelajaran secara jarak jauh semakin mudah didapatkan. Lewat aplikasi Kedaulatan Santri (Kesan), masyarakat yang notabenenya beragama muslim, dapat belajar ilmu-ilmu islam dengan bisa melakukan tanya jawab dengan kiyai.

Aplikasi itu akan memandu bukan hanya membaca Al-Quran dan Shalawat, tetapi juga mengadirkan fitur ilmu tafsirnya. sehingga penggunanya dapat memahami betul mulai dari sejarah turunnya ayat Al-Quran dan maksud dari ayat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

BacaJuga:

Birokrasi Unggul Jadi Motor Kemajuan dan Daya Saing Bangsa

Kolaborasi BCA Syariah-IPB-LPPOM Cetak Pengurus Masjid Paham Kurban Higienis dan Ramah Lingkungan

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Sinergi Perlindungan Jemaah Indonesia

Baca Juga :  Santri dan Pemuda Motor Penggerak Persatuan Bangsa

Chief Executive Officer (CEO) Kedaulatan Santri (KESAN), Hamdan Hamedan mengatakan, Indonesia merupakan negara muslim terbesar di dunia. Dari jumlah 270 juta jiwa, sekitar 55 persen usia penduduknya dalam masa produktif. Sehingga Indonesia punya bonus demografi.

Dengan kondisi itu, seharusnya yang berjaya adalah aplikasi islami buatan anak negeri. Hal inilah yang melandasi Kesan lahir.

“Santri sudah berdaulat. Kedaulatan santri tujuannya untuk mendorong di bidang islami dan ekonomi. Makanya kita membuat marketplace (pasar daring) yang ramah terhadap muslim dan santri,” atanya saat podcast di Indoposco yang dikutip, Rabu (3/11/2021).

Baca Juga :  Menag Ajak Santri Miliki Komitmen Bela Tanah Air di Sepanjang Hidupnya

Ia menyebutkan, pengguna aplikasi Kesan saat ini didominasi oleh pengguna yang berumur 25 sampai 34 tahun. Kemudian, generasi mudanya mulai dari 18 sampai 24 tahun, yang dominan 25-34 tahun.

“Alhamdulilah generasi milenial dan alfa merespon baik. Dunia terjadi pergeseran. Digital tidak dapat menggantikan ofline. Pembelajaran santri dari kiyai tidak akan pernah tergantikan oleh mesin,” ujarnya.

Menurutnya, rata-rata pengguna Kesan untuk membaca Al-Quran dan mendengarkan shalawat. Berdasarkan data, sampai saat ini sudah ada 500 ribu pendownload.

“Ada (dari luar Indonesia). Tapi kadang kalau orang bawa hp dari Indonesia, Kesan sudah ada di 40 negara, Arab, Quwait, Amerika Serikat,” ungkapnya.

Kemudian dilihat dari grafik, tren penggunanya terus meningkat. Pengguna juga dapat bertanya langsung pada fitur tanya kiyai. Nantinya, yang dipertanyakan pengguna, akan dijawab oleh kiyai secara chat.

“Secara umum pendownload naik. Marketplace meningkat, ada fitur tanya kiyai. Tanya soal keagamaan. Setiap hari ada ratusan chat. Kebutuhan bertanya itu meningkat,” jelasnya. (son)

Tags: aplikasi kesanhamdan hamedankedaulatan santripemudasantri

Berita Terkait.

rini
Nasional

Birokrasi Unggul Jadi Motor Kemajuan dan Daya Saing Bangsa

Minggu, 24 Mei 2026 - 05:50
bca
Nasional

Kolaborasi BCA Syariah-IPB-LPPOM Cetak Pengurus Masjid Paham Kurban Higienis dan Ramah Lingkungan

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:11
dedi
Nasional

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Sinergi Perlindungan Jemaah Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:30
kambing
Nasional

Arahan Prabowo, Daging Dam Jemaah Haji Indonesia Bakal Dikirim ke Palestina

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:42
ut
Nasional

BUMDesMa dan UMKM Desa, Butuh Penguatan Peran Tata Kelola Organisasi dan Aset

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:25
Indonesia Dinilai Bisa Jadi Magnet Investasi Migas Dunia, Ini Kuncinya
Nasional

Menteri PANRB Soroti Transformasi Digital yang Berkeadilan dan Berbasis Realitas Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:46

BERITA POPULER

  • Berawan

    Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1292 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2829 shares
    Share 1132 Tweet 707
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1123 shares
    Share 449 Tweet 281
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.