• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Santri dan Pemuda Motor Penggerak Persatuan Bangsa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 3 November 2021 - 21:55
in Nasional
aplikasi kesan

Chief Executive Officer (CEO) Kedaulatan Santri (KESAN), Hamdan Hamedan (kiri) bersama Host Rachman Aldo (kanan), saat Podcast Ngaco (Ngobrol ala Indoposco) di Studio Ngaco, Rabu (19/10). Foto: Yoga/Indoposco

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Santri dan pemuda dipercaya menjadi tombak utama dalam kemajuan sebuah Bangsa. Jika santri dan pemudanya tak berdaya, maka nasib sebuah negara akan suram.

Sebab pada tangan kreatif dan inovatif santri dan pemuda, Indonesia mampu bersaing dengan negara lain.

BacaJuga:

Ryeowook Super Junior Buka Suara Terkait Insiden Kecelakaan Konser yang Mengerikan

Wamenko Polkam: Ketahanan Nasional Fondasi Utama Hadapi Dinamika Global

Ketua DPD RI: RUU Kesejahteraan Sosial Harus Perkuat Ketahanan Bangsa

Namun pada era saat ini, tantangan setiap santri dan pemuda menghadapi era digital. Santri dan pemuda harus mampu mengelaborasi kemampuannya dengan kemajuan teknologi.

Baca Juga :  Hadapi Bonus Demografi, Pemerintah Siapkan Beasiswa untuk Seribu Santri

Chief Executive Officer (CEO) Kedaulatan Santri (KESAN), Hamdan Hamedan mengatakan, era digital ini bergeser pada ekonomi yang berbasi sumber daya manusia. Artinya, kekuatan ekonomi tergantung pada kemampuan manusia.

Indonesia harus meminimalisirkan ketergantungan dari sumber daya alam, yang dianggap akan memajukan negara. Mengingat, kekayaan alam memiliki batasan.

“Di era sekarang kita bergeser pada ekonomi yang berbasis sumber daya alam. Ekonomi berbasil karena ilmu pengetahuan digital. Arahnya semunya pada ekonomi berbasis sumber daya alam. Sebab kalau sumber daya alam akan habis,” katanya, saat Podcast Ngaco (Ngobrol ala Indoposco), di Studio Ngaco, Rabu (19/10).

Baca Juga :  Pesantren Didorong Mampu Beradaptasi dengan Perubahan Zaman

Jika mengingat historis, lanjut dia, santri dan pemuda merupakan penggerak persatuan Bangsa. Dimana tahun 1928, pemuda mendeklarasikan untuk bersatu melawan kolonialisme.

Kemudian pada 1945, santri bergerak mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang henak direnggut kembali oleh penjajah.

“Santri dan pemuda pemudi pergerakan bangsa, dulu 1928 dipelopori pemuda. Peran santri 1945 dalam mempertahankan kemerdekaan. Jadi motor penggerak persatuan Bangsa,” ungkapnya.

Pihaknya berpesan kepada generasi muda, agar memaksimalkan waktu selagi sanggup. Pemuda harus ditempa agar mandiri, kuat, dan maju.

“Maksimalkan waktu selagi itu sanggup. Kalau ingin maju kita harus ditempa, gagal beberapa kali. Sampai tuhan bersumpah dengan waktu, demi masa,” paparnya. (son)

Tags: aplikasi kesanhamdan hamedankedaulatan santripemudasantri

Berita Terkait.

rye
Nasional

Ryeowook Super Junior Buka Suara Terkait Insiden Kecelakaan Konser yang Mengerikan

Rabu, 8 April 2026 - 07:07
wamenko
Nasional

Wamenko Polkam: Ketahanan Nasional Fondasi Utama Hadapi Dinamika Global

Rabu, 8 April 2026 - 04:40
sultan
Nasional

Ketua DPD RI: RUU Kesejahteraan Sosial Harus Perkuat Ketahanan Bangsa

Rabu, 8 April 2026 - 01:11
masoud
Nasional

Masoud Pezeshkian Nyatakan Siap Berkorban Nyawa demi Kedaulatan Iran

Rabu, 8 April 2026 - 00:30
jalan
Nasional

Survei Indikator: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Selasa, 7 April 2026 - 23:53
sudding
Nasional

Di MK, DPR Tegaskan Status Bencana Sudah Sesuai Konstitusi dan Berbasis Data Objektif

Selasa, 7 April 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1139 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    661 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.